Friday, September 26, 2008

Pulang

Hari-hari di minggu terakhir bulan Ramadhan ini banyak orang sudah berangkat mudik ... pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar, betapa bahagianya. Dulu ... waktu masih kuliah, aku juga ikut hiruk pikuk mudik dari Bandung ke Aceh setiap lebaran, kebetulan pula waktu itu ... lebaran jatuhnya di bulan Juni - Juli, jadi sekalian libur panjang. Beberapa tahun belakangan ini kami tidak mudik lagi … karena orang tua kami semuanya sudah berpulang ke Rahmatullah, sedih dan cemburu rasanya melihat orang2 pada sibuk mudik, he..he.

Kak Malis juga sudah pulang ke Aceh pada hari Kamis kemaren, semoga Fathur tidak sakit “malarindu” seperti waktu dia kecil saat ditinggal Kak Malis pulang kampung. Sabtu besok, Insya Allah Mbak Tini dan Mbak Yani juga pulang .. tinggal kami berlima di rumah. Terbayang hari-hari yang “melelahkan” dalam 2 minggu yang akan datang, cuci piring, masak, bersih-bersih rumah, ngurus anak-anak juga suami … he…he. Terpaksa minta cuti tambahan nggak masuk kantor seminggu lagi. Hanya Mbak Neneng yang tidak pulang karena dia orang Betawi asli, hanya izin libur 2 hari saja. Alhamdulillah paling tidak cucian dan setrikaan tidak terlalu menumpuk.

Betapa aku bersyukur selama ini ditemani Mbak-mbak yang bekerja penuh dedikasi .. pagi-pagi sudah bangun beres2 rumah, mempersiapkan keperluan anak-anak untuk sekolah dan jika puasa mereka bangun dinihari untuk masak buat kami sekeluarga. Sungguh mulia pekerjaan tersebut terutama jika dikerjakan dengan ikhlas. Aku benar-benar lega kalau berangkat ke kantor pagi-pagi … karena keadaan di rumah tertangani dengan baik. Sungguh aku mungkin tidak dapat membalas budi baik mereka secara setimpal, semoga Allah SWT membahagiakan hidup mereka dunia dan akhirat.

Mbak Tini sudah ikut kami sekitar 7 tahun, Mbak Yani hampir 1 tahun sedangkan kak Malis, saudara jauh dari Aceh sudah mengurus Fathur sejak dia bayi berarti hampir 6 tahun. Yang paling lama ikut kami adalah Mbak Neneng … sejak kami pindah ke Jakarta berarti sudah 8 tahun lebih, Mbak Neneng bahkan jarang sekali absen kerja kecuali sakit dan ada keperluan penting lainnya seperti hari raya, kadang2 aku ngasih ijin lebaran lebih lama tapi Mbak Neneng sendiri yang bilang cukup 2 hari saja.

Momen lebaran ini merupakan saat yang tepat untuk Afifa dan Hifzhan berlatih mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan Fathur untuk mandiri mengurus keperluannya sendiri. Semoga kami semua dikaruniai kesehatan yang baik sehingga dapat menyelesaikan ibadah Ramadhan sampai tuntas dan dapat melaksanakan Shalat Idul Fitri dan silaturrahmi ke sanak saudara.

Teringat saat hari raya tahun 2004 …., malam hari raya aku jatuh sakit bersamaan dengan Fathur yang juga sedang sakit, sehingga pada saat lebaran, anak-anak dan bapaknya terpaksa masak dan makan indomie saja .. padahal Mbak-mbak sudah menyimpan makanan matang di kulkas tapi tidak ada yang bisa menghangatkannya .... karena aku tidak bisa bangun dari tempat tidur, siangnya Pizza Hut buka, langsung order delivery sehingga tidak kelaparan lagi.

Salam Ina

Friday, September 12, 2008

Terkenang Bapak dan Mamak

Hari ini 12 September 2008, tepat 7 tahun sudah bapakku tercinta berpulang ke rahmatullah ... Aku kangen bapak .. juga mamak. Saat menulis blog ini aku mendengar lagu ADA BAND tentang seorang ayah .. Yang Terbaik Bagimu ... dan lagunya MELLY tentang Bunda ... mata jadi berkaca-kaca ... Mereka berdua sudah tiada, betapa ingin aku memeluk mereka ... dan mengucapkan "Terima kasih atas segala jerih payahmu membesarkan dan mendidikku, Sungguh aku tidak akan mampu membalasnya sampai kapanpun ... Aku sayang kalian berdua dengan segenap jiwa ragaku". Hanya doa yang dapat kupanjatkan setiap saat memohon kepada Allah SWT.

Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa ke dua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku semenjak aku kecil. Ya Rahman .. Ya Rahim, jauhkanlah mereka dari siksa kuburMu dan jauhkan mereka dari siksa api nerakaMu. Ya Allah, Jadikanlah kuburan mereka menjadi taman-taman surgaMu dan masukkanlah mereka ke dalam surgaMu yang paling indah... bersama insan2 pilihan yang Engkau cintai dan ridhai. Ya Mujiib .. aku memohon padaMu dengan segenap jiwa dan ragaku, kabulkanlah Ya Allah ... pinta hambamu ini.

Bapak adalah sosok yang hangat yang membuat semua orang merasa akrab dengannya. Menurut kata saudara2ku, wajahku sangat mirip dengan bapak, sehingga jika aku bertemu dengan teman2 bapak, mereka dengan mudah bisa langsung menebak bahwa aku adalah anaknya. Bapak juga sosok yang gembira, suka bercanda ... tapi juga sangat tegas dalam soal agama. Sedangkan mamakku ... agak pendiam dan lembut, mereka berdua merupakan orang tua yang saling melengkapi satu sama lain.

Betapa aku bersyukur Allah memilih mereka menjadi orang tuaku ... orang tua yang selalu memberi contoh yang baik tentang kehidupan, selalu merasa cukup walaupun dalan kekurangan, yang mengajarkan bagaimana menjalankan perintah Allah SWT dengan istiqamah, yang mengajarkan tentang rasa syukur dan juga keharusan berbagi pada sesama ...

Semoga aku dan suamiku juga bisa menjadi orang tua yang baik dan dicintai oleh anak-anakku Afifa, Hifzhan dan Fathur.

Salam Ina.

Sunday, September 07, 2008

Puasa Hifzhan kecil

Halo! Eh udh lama nih nggak nulis, udh puasa lagi. Tapi thn ini mesti lebih baik dari thn lalu kan ?. Gw jd keingat 4 thn yg lalu pas gw kls 4 SD. Begini ceritanya pas itu kalau gak salah pertengahan bln puasa tepatnya antara jam 16:00/17:00, gw lupa pokoknya antara jam segitu lah, waktu itu lagi gerah2nya panas bete dah pokoknya. Gw yg waktu itu masih agak gituulah... jadi kedapatan ide pas ngeliat tas kain putih kanvas itu pas itu lagi jaman2nya Aqua rasa buah. Air itu ada didalam kulkas dan hampir beku di kulkas. Dalam benak gw terlintas kalau kamar gw di atas dan bisa buka diem2. terus gw ambil tas kanvas itu, trus gw ambil Aqua rasa buah itu gw masukin ke tas gw bawa ke kamar gw diatas.

Sampai di atas gw nyalain AC (Wuih pokoknya waktu itu gw ga bisa ngendaliin diri), trus gw berfikir dulu sekitar setengah jam. Mata gw berkaca – kaca, gw buka segelnya. Glek, langsung gw keluar dari kamar trus gw telepon ibu yg lagi dikantor,”Ma, adk udh buka diam2.” Tangis gw. Ibu gw agak kecewa didengar lewat helaan nafasnya.”Yah mau bagaimana lagi, ya udh adk kalau ga kuat sabar. Tapi kalau udh buka yah udh. Adek kan masih kecil. Lain kali jgn diulang lagi.”Kata ibu yg kecewa mendengar berita tsb. Terus gw makan sereal gara2 udh buka. Tapi itu kan dulu sekarang gw udh SMP. Gw bener2 mantep puasanya (ga ada bolong lagi) pas kls 5. udah dulu ya.

Salam Hifzhan

Saturday, September 06, 2008

3 dari Tetralogi Andrea Hirata

Awalnya aku belum tertarik untuk membeli tetraloginya Andrea Hirata, dimana 3 dari bukunya tersebut yaitu Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor selalu terpajang di dalam 10 besar buku best sellernya Gramedia. Aku memang sangat suka membaca ... tapi entah kenapa, mungkin faktor umur... sejak berusia kepala 4 ini, kog rada2 malas baca novel, aku lebih tertarik baca buku yang ada muatan pendalaman ilmu untuk akhirat .... Untuk novel aku nyerah, malah ada beberapa novel yang sudah kubeli sampai sekarang belum dibuka, bawaannya males aja.

Ketika melihat buku Laskar Pelangi itu, aku coba beli supaya anak2 mau membacanya jangan komik melulu ... bukunya kuserahkan Afifa untuk membacanya terlebih dahulu, eh ternyata udah seminggu Afifa baru baca beberapa halaman saja. Penasaran aku coba baca ... ternyata sangat menarik sehingga aku lanjutkan baca sampai selesai, waktu baca buku itu aku sering tertawa2 sendiri, yang paling lucu menurutku... klimaks dari petualangan si Ikal dkknya ketika mereka ke tempat orang sakti untuk minta jampi2 buat Mahar dan Flo yang hampir DO dari sekolah. Afifa jadi penasaran juga ... lihat aku sering senyum2 sendiri, aku bilang baca deh buku ini .... bagus, baru Afifa ikutan baca sampai selesai.

Akhirnya saudara2 ... kami penasaran untuk membaca buku2 berikutnya Sang Pemimpi dan Edensor langsung dibeli dan dibaca sampai selesai dalam waktu yang tidak lama ... Afifa, bahkan rela begadang menyelesaikan baca buku itu. Tinggal satu buku lagi yang belum kami baca yaitu Maryamah Karpov, karena minggu lalu tidak ada di Gramedia.. atau memang belum terbitkah ?

Siapakah Maryamah Karpov itu ? aku dan Afifa menerka2 apakah A Ling ? cinta pertamanya si Ikal atau Nurmi anaknya saudara si Ikal yang jago main biola ? karena di cover buku itu ada gambar perempuan sedang menggesek biola. Penasaran deh, semoga besok2 buku itu sudah ada di Gramedia Bintaro.

Salam Ina