Thursday, July 26, 2007

Untuk Anak-anakku tersayang

Anak-anakku sayang Afifa, Hifzhan & Fathur,
Pagi ini mama membaca terjemahan surat Luqman (QS:31) dan ingin menyampaikan sebagian isi dari surat Luqman tersebut yang merupakan Firman Allah SWT. Luqman adalah seorang hamba Allah yang diberikan banyak hikmat oleh Allah SWT dan merupakan hamba Allah yang selalu bersyukur. Pesan/Nasehat Luqman kepada anaknya seperti yang tercantum dalam AlQuran sbb:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Hai anakku, janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukanNya adalah kezaliman yang besar. (QS:31, Ayat13).

Hai anakku, sungguh jika ada kebaikan seberat biji sawi, kemudian tersimpan dalam batu atau di langit maupun di bumi, niscaya Allah akan mendatangkan balasannya. Sesungguh Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS:31, Ayat 16).

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat kebaikan dan laranglah mereka dari kemungkaran dan bersabarlah atas apa-apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah urusan yang diutamakan. (QS:31, Ayat 17).

Dan Janganlah engkau palingkan pipimu kepada manusia dan janganlah berjalan dengan sombong di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi congkak. (QS:31, Ayat 18).

Dan sederhanalah dalam berjalan dan lunakkan suaramu, sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai. (QS:31, Ayat 19).

Di surat Luqman tersebut, (QS31, Ayat 14 & 15), Allah SWT memerintahkan agar manusia berbuat baik kepada ibu bapaknya. Ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah dan makin lemah dan menyapihnya dalam 2 tahun. Hendaknya manusia bersyukur kepada Allah SWT dan kepada ke dua ibu bapaknya. Hanya kepada Allah SWT lah tempat kembali. Dan apabila keduanya memaksamu supaya menyekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak ada bagimu ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi mereka dan pergaulilah mereka dengan baik di dunia dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada Allah SWT. Hanya kepada Allahlah tempat kembali dan Allah akan mengabarkan apa-apa yang telah kamu kerjakan.

Maha benar Allah atas segala FirmanNya.

Semoga anak-anak mama dapat menjalankan perintah Allah SWT tersebut diatas ....

Peluk cium
mama

Sunday, July 15, 2007

Liburan ke Bali





Liburan semester ini lumayan panjang, tante2nya di Aceh yang berencana liburan ke Jakarta batal karena ada kesibukan, anak2 mulai bosan setelah lebih dari 2 minggu berada di rumah aja, mereka cuma main game melulu dan ngemil, kasihan juga … akhirnya kami memutuskan ambil cuti dan bikin rencana liburan ke Bali. Papanya mulai hunting tiket dan cari informasi hotel, karena perjalanan liburan tidak dirancang jauh2 hari, hotel pada full semua terutama yang di area Kuta, akhirnya kami dapat hotel Grand Mirage di daerah Benoa dekat Nusa Dua. Hotelnya lumayan bagus bintang 5 sih katanya, kami ambil kamar suite … agar cukup berlima sehingga dapat tidur dengan nyaman.

Kami berangkat hari Senin 10 Juli 2007 jam 22:05 malam naik Garuda, sampai di Bali sudah pukul 1 dinihari, untung dijemput oleh Hotel. Hari pertama di Bali kami berkunjung ke Tanah Lot, sekadar foto2 dan cuci mata dan belanja oleh2 dengan menyewa mobil selama 5 jam dengan biaya Rp 200.000,-. all in termasuk bensin dan supir, siangnya makan di warung Padang Sederhana yang terletak di daerah Kuta, jauh2 ke Bali tetap masakan Padang yang dicari he…he.

Hari ke dua anak2 pengen bermalas2an dan menikmati fasilitas hotel sampai siang hari, siangnya baru kami sewa mobil dengan supir yang sama yaitu ibu Rosa, kami hanya jalan2 ke Kuta ... ternyata jalanan di Kuta itu macet he…he sama dengan di Jakarta. Kami makan siang di restoran Pelengkung yang menjual masakan Jawa dengan harga yang terjangkau. Di Kuta kami juga belanja kaos Rock Art yang desainnya lumayan keren, dengan harga mulai dari Rp 95.000 untuk ukuran kecil sampai Rp. 135.000 untuk ukuran besar, lumayan mahal … tapi sebandinglah dengan desain dan bahan kaosnya … semoga saja kaosnya tidak nyusut kalau dicuci he…he.

Hari ke tiga kami berangkat ke Kintamani, perjalanannya lumayan jauh sekitar 2 jam, singgah di Tampak Siring, ada kolam air suci yang digunakan para pengunjung untuk mandi atau sekadar cuci muka. Untuk masuk ke area Pura … kita diharuskan memakai sarung dan selendang. Oh ya kalau mau belanja oleh2, di Tampak Siring ini banyak kios2 yang menjual dengan harga yang terjangkau, rata2 Rp. 10.000 an. Perjalanan dilanjutkan ke Kintamani, sampai disana wah kita diserbu ama penjual yang maksa2 untuk membeli dagangannya … lumayan mengganggu. Setelah foto2 dengan latar belakang gunung Batur dan danaunya… kami pulang melalui Ubud karena kami berencana makan siang di restoran Bebek Bengil yang terkenal itu.

Sampai di restoran Bebek Bengil sekitar jam 2:30, nggak bisa langsung makan lho … tempatnya penuh, kita harus daftar dulu seperti berobat ke ke dokter dan nunggu di panggil untuk mendapatkan tempat duduk. Tadinya aku pikir restoran ini hanya menjual makanan unggas2an seperti bebek dan ayam .. ternyata juga jual makanan ”pork”, wah hampir hilang nih selera makan ... berhubung sudah siang dan rasa penasaran dengan rasa masakannya .. aku dan anak2 pesan masakan bebek crispy sedangkan papanya pesan ayam. Rasa masakan bebeknya memang enak … tapi ayamnya kata suamiku biasa aja. Mau balik lagi ke restoran ini ? bagiku nggak deh … karena aku ragu atas kehalalannya. Oh ya … bebek bengil itu terjemahannya “dirty duck” he…he.

Hari terakhir di Bali, kami hanya main2 di hotel dan sekitar pantai, daerah Benoa ini digunakan untuk “water sport”, anak2 dan papanya naik Banana Boat dan papanya juga naik parasailing, anak2 nggak berani … apalagi mamanya yang penakut habis…he..he. Sayangnya kami nggak bisa mandi2 di laut karena pantainya agak kotor dengan rumput laut .. rupanya di Bali ini ada musim2nya pantainya bersih, umumnya kalau mau main2 di pantai dan mandi air laut sebaiknya nginap di Kuta sedangkan di Benoa ini … baru bulan Desember sampai Januari pantainya bersih, begitu kata petugas hotel.

Jumat, jam 13:40 dijadwalkan berangkat ke Jakarta, airport Ngurah Rai sangat penuh untuk dapat tempat duduk di ruang tunggu, perlu perjuangan tersendiri … he..he, karena pesawat yang kami naiki Boeing 747-400 berpenumpang lebih dari 400 orang, proses boarding memakan waktu lumayan lama … akhirnya pesawat baru take off sekitar pukul 14:20, sekitar pukul 15:30 WIB kami sampai di Jakarta. Selamat datang kembali hari2 penuh kesibukan.

Salam
Ina