Monday, May 16, 2016

Kekuatan Doa Ibu

Sebagai seorang ibu, seringkali aku galau dan dihinggapi kekhawatiran tentang masa depan  anak-anakku mengingat saat ini persaingan dan kompetisi antar sesama semakin besar, jumlah manusia yang semakin banyak sedangkan sumber daya semakin berkurang  serta semakin berkurangnya rasa sosial dan tolong menolong antara sesama ... bahkan saat ini berkomunikasi lewat gadget lebih disukai anak-anak dibandingkan berkomunikasi secara nyata face to face.  Rasanya memang tidak banyak yang dapat aku lakukan selain memperbanyak berdoa kepada Allah SWT, mohon perlindungan dan bimbinganNya agar anak-anakku diberi keselamatan iman, memperoleh kehidupan yang  baik, sukses dan bahagia di  dunia & akhirat, Aamiin Ya Rabbal'alamin.

Banyak tulisan yang mengupas tentang kekuatan sebuah doa dan keutamaannya. Nah doa ibu adalah doa yang dipandang sebagai doa makbul seperti  sabda Rasulullah SAW, "Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi (kemakbulannya), yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi." (HR Abu Daud).

Doa orangtua terlebih ibu amat didengar oleh Allah SWT ... berikut  hasil searching   di internet tentang kisah imam besar Masjidil Haram Syaikh Abdurrahman As-Sudais. Syaikh Sudais dengan suara merdunya tatkala membaca Al-Quran amat dikenal di Indonesia.  Menjadi imam masjidil haram yang di dalamnya terdapat ka'bah yang merupakan kiblat kaum muslim seluruh dunia tentunya sebuah kemuliaan yang tinggi. Dibalik nama besarnya sebagai seorang imam masjid, terukir kisah masa kecilnya yang unik.

As-Sudais kecil saat berusia 12 tahun, menurut informasi  ... dikenal sebagai anak yang sangat nakal.  Ulahnya sering membuat jengkel sang Ibu, akan tetapi ibunda Sudais bukanlah tipe ibu yang marah-marah dengan mengumbar kata-kata kasar... saat memarahi Sudais akibat  kenakalannya, ibunya justru melantunkan doa.

Pada suatu hari saat Sudais sedang bermain pasir, di rumah kedatangan tamu rekan orang tuanya.  Seperti biasa Ibunya menyiapkan hidangan untuk  memuliakan sang tamu. Hidangan itu berupa sajian kambing siap santap. Nah di saat hidangan tersebut hendak disajikan ke tamu, Sudais kecil dengan kenakalannya malah menaburi masakan itu dengan pasir.

Waaah… kalau kita bagaimana jengkelnya ya? Ibunda Sudais juga geram kepada anaknya tapi ia mencoba menahan diri dari berkata buruk, ia malah berujar begini    “Pergilah Nak,   semoga Allah menjadikan kamu Imam Masjidil Haram”.   Subhanallah.... ucapan baik dari seorang Ibu bisa menjadi doa untuk anak-anaknya.

Sebuah contoh  doa orang tua yang mustajab. Sudais yang dikenal nakal pada masa kecilnya, kini menjadi imam besar Masjidil Haram. Suaranya yang merdu  didengar bukan hanya di Makkah, melainkan menggema di seluruh dunia.  Sungguh tak terlintas dalam benak si Ibu, bagaimana mungkin anak yang nakal dan malas belajar bisa menjadi Imam Masjidil Haram ?

Ada lagi kisah lainnya  dari hasil searching  dan  beredar di WA grup yaitu  tentang  tulisan  Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait yang pernah menulis di Twitter  tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu, jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu telah mengubah jalan hidup banyak orang. Copas Isi twitternya sebagai berikut:

"Aku menyumpahmu demi Allah wahai setiap Ibu, agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah dan mengabariNya bahwa engkau Ridho atas anak-anakmu seridho-ridhonya, dan aku menyumpahmu demi Allah agar engkau tidak menghijab/menghalangi RidhoNya kepada anak-anakmu. Dan aku memintamu wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing.

Begini doanya: "Allahumma innii usyhiduka annii roodhiyah 'an ibnii/ibnatii (sebut nama anak-anakmu satu persatu) tamaamarridho wa kamaalarridho wa muntahayirridho. Fallahumma anzil ridhwaanaka 'alaihim biridhooii 'anhum"

Artinya: "(Ya Allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku (sebutkan nama anak-anak........) dengan ridho paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkan ya Allah keridhoanMu kepada mereka demi ridhoku kepada mereka)."

Kemudian setelah berselang beberapa minggu setelah Twitter tersebut tersebar, tiba-tiba aku dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata bahwa aku telah mengubah kehidupannya secara total, dan sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat doa itu terhadap dia dan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun. Maka berceritalah si Ibu itu:

Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah sholat dan bahkan jarang mandi, dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya. Maka ketika membaca twittermu aku berkata : mungkinkah omongan ini benar? tampaknya masuk akal?? dan seterusnya.... dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba anjuranmu walaupun aku tak yakin bahkan mentertawaimu.

Lalu setelah seminggu, mulai berubah nada suara putraku kepadaku, dan pertamakali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian, dan didalam diriku ada sedikit syak? Dan kemudian kudapati putraku mandi , padahal aku tak menyuruhnya..

Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu, ia membukakan pintu untukku dan menyapaku "Apa kabar ibu?" dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu. Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali.

4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya: "Bu, aku disamping masjid dan aku baru akan sholat waktu ibu menelponku….”

Maka akupun tak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin ia yang tak pernah sholat bisa mulai sholat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar ?? Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai sholat? Jawabnya; “Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku di dekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk sholat……………….”

Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat, dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku. Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian…..

Ibu adalah harta karun yang kita sia-siakan. Betapa tidak? Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya, sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya.
Padahal justru Doa Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat.

Jangan pernah bilang: "Ah anakku masih kecil, ngapain didoakan? Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa, dan menjadi tua, disaat mereka lebih butuh akan doa-doamu, padahal mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi?

Jadi doakan anak-anakmu mulai sekarang, dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka. Allah telah mengkaruniai kita para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka. Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau, dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau dan Allah tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur. Semoga doa setiap ibu untuk kebaikan anak-anaknya dikabulkan Allah SWT.

Salam Ina.

Friday, April 22, 2016

Diet GM

Kali ini aku akan bercerita tentang diet yang pernah aku jalani pada bulan Maret dan April 2016 yaitu Diet General Motor atau dikenal dengan Diet GM. Artikel tentang Diet GM ini aku temukan ketika googling dan ada juga yang sharing artikel ini di facebook. Salah satu alasan mengapa aku tertarik melakukan diet ini adalah karena dari menu dietnya kita tidak dibuat lapar he...he boleh makan sekenyang-kenyangnya dengan menu diet harian tersebut.

Menurut arikel yang kutemukan di internet, Diet GM dirancang untuk menurunkan berat badan sekitar 5-8 Kg dalam satu minggu. Diet GM juga bersifat detoksifikasi serta memperbaiki pola makan serta emosi. Diet GM merupakan program diet selama 7 hari penuh dengan menu jenis makanan yang berbeda setiap harinya. Selama masa diet harus minum air putih minimal 10 gelas setiap hari dan tidak minum alkohol selama program diet berlangsung. Berikut ini adalah pola diet yang harus dijalankan selama satu minggu.
  • Hari Pertama: Buah-buahan, kecuali pisang. Di hari pertama ini hanya dibolehkan makan buah-buahan. Buah apa saja kecuali pisang. Boleh makan hingga kenyang. Sangat disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak buah melon dan semangka.
  • Hari Kedua: Sayur-sayuran. Hari kedua hanya dibolehkan makan sayur-sayuran. Apa saja baik mentah maupun matang. Bisa dimasak tumis, sup ataupun rebus. Tidak ada batasan jumlah ataupun tipe sayuran dan boleh makan hingga kenyang.
  • Hari Ketiga: Sayur dan Buah. Di hari ketiga bisa mencampur menu sayuran dan buah-buahan. Tidak ada batasan jumlah dan boleh sebanyak yang diinginkan. Tetapi tetap tidak boleh mengonsumsi buah pisang.
  • Hari Keempat: Pisang dan Susu. Di hari keempat konsumsi pisang sejumlah 8 buah pisang serta 3 gelas susu. Tidak mengonsumsi jenis makanan lain.
  • Hari Kelima: Daging dan Tomat. 500 gr daging sapi dan 6 buah tomat menjadi menu utama di hari kelima. Hamburger dibolehkan. Tingkatkan konsumsi air putih untuk membersihkan sistem pencernaan. Daging sapi bisa diganti dengan daging ayam tanpa kulit atau tempe bagi yang vegetarian.
  • Hari Keenam: Daging dan Sayuran. Di hari keenam boleh memakan kombinasi sayuran dan daging dalam jumlah yang tidak dibatasi.
  • Hari Ketujuh: Beras Merah, Jus buah, dan Sayuran. Di hari terakhir diet mulai kembali ke pola makan yang biasa dengan menu beras merah, jus buah serta sayuran.
Setelah aku menjalani diet ini 2x yaitu 7 hari di bulan Maret 2016 dan 7 hari di bulan April 2016 … hasilnya bagaimana ? ternyata berat badanku tidak turun banyak, paling sekitar 1 kg saja, namun aku merasa tubuh lebih fit, mungkin karena diet ini berfungsi juga sebagai detoksifikasi.

Pada bulan April 2016, setelah melakukan diet ini, aku melakukan test laboratorium untuk parameter kolesterol dan baru kali ini hasil pemeriksaan darah untuk parameter HDL tinggi sekali 71 mg/dl, biasanya dalam range 40 - 60 mg/dl. Hasil darah terkait parameter kolesterol lainnyapun cenderung membaik dibandingkan dengan data test darah sebelumnya, dimana  untuk parameter tersebut sering berada di luar batas normal he…he. Apakah ini karena diet GM tersebut, entahlah … walaupun berat badan belum turun2 juga, perubahan yang aku rasakan, sepertinya lemak tubuh (gelambir) yang ada di punggung dan perut rada berkurang nih :)
 
Berikut sharing hasil test darah tgl 6 April 2016:

  • Total Kolesterol : 234 mg/dl (batasan < 200 mg/dl)
  • HDL : 71 mg/dl (batasan 40 - 60 mg/dl)
  • LDL : 137 mg/dl (batasan < 150 mg/dl)
  • Trigeliserida : 129 mg/dl (batasan 50 - 150 mg/dl)
  • LDL/HDL : 1.93 (batasan < 2.5)
  • Total Kolesterol/HDL : 3.30 (batasan < 4.5)
  • Trigeliserida/HDL : 1.82 (batasan < 5)
Rumus total Kolesterol = LDL + HDL + 1/5 Trigeliserida, jadi berdasarkan rumus ini walaupun LDL dan Trigeliserida masih dalam range normal, tapi karena HDL nya tinggi, total kolesterolnya jadi tinggi juga. Apakah berbahaya kalau HDL di atas range normal seperti yang kualami ? googling dulu ah … nanti kalau sudah dapat artikelnya akan dishare di blog ini.

Karena aku merasakan hal yang positif bagi tubuhku dengan diet GM ini, rencananya akan aku jalani secara rutin setiap bulan selama 7 hari. Semoga memberi manfaat bagi kesehatanku ... jiwa dan raga. Aamiin Ya Allah.

Salam Ina

Monday, March 07, 2016

Gerhana Matahari 2016

Menurut pengamat Astronomi, pada tahun 2016 ini,  akan terjadi 2 gerhana matahari dan 2 gerhana bulan di wilayah Indonesia. Adapun salah satu gerhana matahari yang dimaksud adalah Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 mendatang. GMT merupakan peristiwa alam yang dikarenakan posisi matahari, bulan dan bumi berada pada satu garis. Kejadian ini dimulai pada saat bulan secara perlahan menutupi piringan matahari. Semakin lama semakin besar, area piringan matahari ditutupi secara total oleh bulan. Akibatnya, wilayah-wilayah yang dilintasi GMT tidak mendapatkan sinar matahari (gelap).

Gerhana matahari adalah fenomena langka yang jadi buruan manusia sejak dulu. Kali ini istimewa karena wilayah daratan yang dilalui gerhana total hanya Indonesia. Peneliti, masyarakat, turis, dan pemerintah mulai bersiap menyambut gerhana matahari total tersebut.

Jalur totalitas gerhana membentang dari Samudra India hingga utara Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Jalur gerhana itu selebar 155-160 kilometer dan terentang sejauh 1.200-1.300 kilometer, yang kali ini melintasi 12 provinsi di Indonesia. Provinsi-provinsi itu adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung. Selain itu, semua provinsi di Kalimantan (kecuali Kalimantan Utara), Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara juga dilintasi. Namun, tidak semua daerah di provinsi itu dilintasi jalur totalitas gerhana.

Di pusat jalur gerhana, gerhana total terpendek terjadi di Seai, Pulau Pagai Selatan, Sumatera Barat, selama 1 menit 54 detik dan terpanjang di Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, selama 3 menit 17 detik. Totalitas gerhana terlama terjadi di satu titik di atas Samudra Pasifik di utara Papua Niugini selama 4 menit 9 detik.

Di luar daerah yang dilintasi jalur totalitas gerhana akan mengalami gerhana matahari sebagian (GMS). Daerah yang mengalami GMS akan melihat Matahari berbentuk sabit. Pada tanggal 9 Maret 2016 nanti, seluruh wilayah Indonesia, di luar yang mengalami GMT, akan mengalami GMS, demikian menurut ketua Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional).
 

Hal-hal yang Dianjurkan Ketika Terjadi Gerhana

Pertama: perbanyaklah dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan bentuk ketaatan lainnya.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا
”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044)

Kedua: keluar mengerjakan shalat gerhana secara berjama’ah di masjid.
Ketiga: wanita juga boleh shalat gerhana bersama kaum pria.
Keempat: menyeru jama’ah dengan panggilan ’ash sholatu jaami’ah’ dan tidak ada adzan maupun iqomah.
Kelima: berkhutbah setelah shalat gerhana

Tata Cara Shalat Gerhana
Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua raka’at dan ini berdasarkan kesepakatan para ulama. Namun, para ulama berselisih mengenai tata caranya. Ada yang mengatakan bahwa shalat gerhana dilakukan sebagaimana shalat sunnah biasa, dengan dua raka’at dan setiap raka’at ada sekali ruku’, dua kali sujud. Ada juga yang berpendapat bahwa shalat gerhana dilakukan dengan dua raka’at dan setiap raka’at ada dua kali ruku’ dan dua kali sujud. Pendapat yang terakhir inilah yang lebih kuat sebagaimana yang dipilih oleh mayoritas ulama.  Hal ini berdasarkan hadits-hadits sbb :

“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.” (HR. Muslim no. 901).

“Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemudian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.” (HR. Bukhari, no. 1044).


Tata cara shalat gerhana sama seperti shalat biasa dan bacaannyapun sama, urutannya sebagai berikut:

[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.
[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
[3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:
جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaharkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)
[4] Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
[5] Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’
[6] Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
[7] Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
[8] Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).
[9] Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
[10] Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
[11] Tasyahud.
[12] Salam.
[13] Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. 

Semoga Bermanfaat.

Salam Ina

Monday, February 29, 2016

Tahun Kabisat 2016

Hari ini tanggal 29 Februari 2016 adalah tanggal yang istimewa karena hanya muncul empat tahun sekali, mungkin yang lahir pada tanggal ini bukan merayakan ulang tahun tapi ulang 4 tahun he...he. Tapi jangan khawatir, orang-orang yang berulang tahun pada tanggal 29 Februari dapat merayakannya pada 28 Februari atau 1 Maret. Sebuah hukum di Inggris tahun 1256 menghitung tanggal 29 Februari dan 28 Februari sebagai satu hari sehingga orang yang lahir di tanggal 29 Februari di Inggris dan Wales secara legal mencapai umur 18 atau 21 tahun pada tanggal 28 Februari. Bagaimana dengan Indonesia ? mungkin ikut cara Inggris juga ?.
Logo Google pada tanggal 29 Februari 2016
Tahun Kabisat menurut definisi ini ada sejak diluncurkannya kalender Gregorian (1582). Tahun kabisat (bahasa Inggris: Leap year) adalah tahun yang mengalami penambahan satu hari dengan tujuan untuk menyesuaikan penanggalan dengan tahun astronomi. Hal ini dikarenakan Bumi membutuhkan waktu 365,2422 hari untuk mengitari matahari, sementara kalender Masehi atau kalender Gregorian menggunakan 365 hari dalam satu tahun. Dengan demikian, setiap empat tahun sekali harus ditambahkan satu hari tambahan agar waktu revolusi Bumi terhadap matahari tetap akurat. 

Mengapa Februari yang mendapatkan hari tambahan?

Alasan dibalik mengapa bulan Februari mendapatkan kehormatan untuk memiliki hari kabisat memang cukup unik. Awalnya, Februari memiliki hari yang sama dengan bulan lainnya, yaitu 30 hari. Namun, pada saat Julius Caesar berkuasa, ia ingin agar bulan dengan namanya, yaitu Juli, ditambahkan satu hari.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Augustus Caesar yang juga meminta menambahkan satu hari untuk bulan Agustus. Alhasil Februari lah yang menjadi "korban" dan untuk "menyeimbangkan" perhitungan kalender, maka tahun kabisat "dihadiahkan" ke bulan Februari.

Dalam satu tahun yang tidak secara persis terdiri dari 365 hari, tetapi 365 hari 5 jam 48 menit 45,1814 detik. Jika tidak dilakukan penambahan hari tersebut, maka setiap 4 tahun akan kekurangan hampir 1 hari (tepatnya 23 jam 15 menit 0,7256 detik). Untuk mengkompensasi hal ini, setiap 4 tahun sekali (tahun yang bisa dibagi 4), diberi 1 hari ekstra yaitu 29 Februari. Tetapi karena 5 jam 48 menit 45,1814 detik kurang dari 6 jam, maka tahun-tahun yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900), bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000). Terdapat algoritma mudah untuk menentukan apakah suatu tahun termasuk tahun kabisat atau bukan sebagai berikut:
  • Jika angka tahun itu habis dibagi 400, maka tahun itu sudah pasti tahun kabisat, contohnya tahun 1600,  2000.
  • Jika angka tahun itu tidak habis dibagi 400 tetapi habis dibagi 100, maka tahun itu sudah pasti bukan merupakan tahun kabisat, contohnya tahun 1700, 1800, 1900. 
  • Jika angka tahun itu tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100 akan tetapi habis dibagi 4, maka tahun itu merupakan tahun kabisat, contohnya tahun 2016
  • Jika angka tahun tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100, dan tidak habis dibagi 4, maka tahun tersebut bukan merupakan tahun kabisat.
Berdasarkan algoritma di atas, berikut ini urutan tahun-tahun kabisat pada periode tahun 1800 sampai dengan tahun 2400 :

Semoga Bermanfaat

Salam Ina

Tuesday, February 16, 2016

Rindu Anak-anakku

Sebenarnya aku belum dapat inspirasi untuk tulisan di blog ini, namun karena tanggal hari ini adalah tanggal cantik, yang kalau dituliskan dalam bentuk angka 16-02-16, maka dengan bersusah payah mulailah mengarang bebas, mungkin tepatnya curhat  di sini ha...ha.

Beberapa bulan terakhir ini, tepatnya sejak bulan Agustus tahun 2015, ada beberapa keadaan yang berubah di rumah kami, anakku yang ke 2 (cowok) memutuskan untuk kembali kuliah di Bandung, Alhamdulillah dia diterima di jurusan seni rupa UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), artinya dia kembali merantau, tinggal seorang diri di Bandung. Aku berdoa semoga anakku betah dan mampu bertahan untuk serius kuliah di tempat tersebut. 

Bagi seorang ibu, walaupun anaknya sudah besar, naluri keibuan untuk selalu melindungi anaknya tetap ada, sering kali aku rindu pada anakku dan setiap kali melewati kamar tidurnya yang kosong, air mataku sering  muncul tanpa dapat kutahan. Agar aku dapat setiap hari memantau keadaannya, aku minta anakku minimal 2 kali per hari harus memberi kabar yaitu pagi setelah sholat subuh dan ketika dia sudah kembali dari kegiatannya, biasanya sore atau malam hari. Jika pada waktu yang dijanjikan dia belum memberi kabar, maka aku yang akan mencari tau keberadaannya ... lebay ya he...he.

Kemudian sejak Januari 2016, tiba giliran anakku yang sulung (cewek) yang pergi merantau, karena dia sudah mulai bekerja, kebetulan ditugaskan di Karawang dan hanya hari sabtu dan minggu dia kembali ke rumah. Sekarang setiba di rumah ketika pulang dari kantor, untuk menuju kamar tidurku ... aku harus melewati 2 kamar anak-anakku yang kosong, waduh sedihnya .... rasanya ingin kembali pada keadaan ketika anak-anakku masih kecil dan kami selalu berkumpul bersama2.

Meskipun lokasi merantau anak-anakku tersebut Bandung dan Karawang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami di Jakarta coret maksudnya di perbatasan Jakarta dengan Banten, namanya merantau ... ya sama saja, tetap aku tidak melihat wajah mereka setiap hari,  apalagi kalau merantaunya jauh ya, bisa bulanan dan tahunan nggak ketemu ? Sekarang aku dapat merasakan perasaan ke dua orang tuaku, ketika dulu aku kuliah di Bandung, sedangkan mereka tinggal di Aceh dan kami bertemu setahun sekali ....  rindu, perih dan pedih tentunya, apalagi waktu itu alat komunikasi belum secanggih dan semudah seperti saat ini.

Cerita kedaaan di rumah yang mendadak sepi ditinggal para anggotanya masih berlanjut, sejak pertengahan Januari 2016, suamiku ditugaskan kantornya untuk ikut melakukan evaluasi lelang EPC yang dipoolkan di suatu tempat, sehingga dia juga tidak pulang ke rumah pada hari kerja. Jadi hanya hari sabtu dan minggu, anggota rumah kami agak lengkap, sekali-kali anakku yang di Bandung juga pulang ke rumah pada libur weekend, duh senangnya. Tapi hal itu tidak berlangsung lama, hari Minggu sore atau Senin pagi, rumah kembali sepi, tinggallah aku berdua dengan anakku yang bungsu (cowok), nah anakku yang masih ABG ini juga sibuk sendiri, sering pergi ke rumah temannya karena ada tugas kelompok dan kalaupun dia ada di rumah, jika tidak ada tugas atau PR, diapun sibuk main game pula, tambah meranalah ibunya kesepian.

Kalau dulu ketika anak-anakku masih kecil .. mungkin akan menyanyikan lagu "aku sedih duduk sendiri, papa pergi .. mamapun pergi", ketika melihat ke dua orang tuanya pergi bekerja, sekarang giliran ibunya yang bernyanyi "aku sedih duduk sendiri, anakku yang lelaki pergi, yang perempuanpun pergi, nah yang bungsu sibuk pula main game sendiri" ... sambil ibunya tersenyum kecut.  Demikianlah cerita curhat seorang ibu yang mungkin agak lebay ....

Setiap hari aku berdoa untuk anak-anakku untuk kebaikan mereka dunia dan akhirat, berikut sebagian doa yang dicontohkan para nabi dan orang-orang sholeh dalam mendoakan anak dan keturunannya.

Doa Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam di mana beliau berdoa,
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ
“Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim: 35)
Lihatlah sifat ‘ibadurrahman (hamba Allah) yang berdoa,
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan: 74)
Semoga Allah memperkenankan doa kita sebagai orang tua yang berisi kebaikan kepada anak-anak kita. Semoga anak-anak kita berada dalam kebaikan dan terus berada dalam bimbingan Allah SWT di jalan yang lurus. 

Salam Ina

Wednesday, January 06, 2016

Surgical Menopause

Sejak selesai operasi histerektomi (pengangkatan rahim) pada bulan November 2015 yang lalu, berhenti pulalah kedatangan tamu bulananku (haid). Berhentinya haid ini disebut juga dengan menopause, walaupun menurut dokter kandunganku, berhentinya haid belum tentu mengalami menopause karena untuk kasusku, ovarium (indung telur) tidak ikut diangkat ketika operasi tersebut  dan masih berfungsi dengan baik. Apapun istilahnya, karena usiaku pada tahun ini (2016) mencapai 51 tahun, tentunya fungsi ovarium semakin berkurang dan menopause yang "real" akan segera terjadi, hm... maka lengkaplah sudah siklus kewanitaanku ini aku jalani  .. haid, menikah, hamil, melahirkan, menyusui, mengurus anak2 dan menopause.

Menopause yang terjadi karena operasi / pembedahan disebut juga dengan surgical menopause (menopause bedah) yang dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:
  • pengangkatan ke dua ovarium (Ooforektomi bilateral)
  • kegagalan ovarium karena trauma bedah seperti ketusakan pembuluh darah yang terhubung ke ovarium selama operasi histerektomi
  • kegagalan ovarium akibat radiasi atau kemoterapi
Perbedaan menopause alami dan menopause bedah 

Menopause alami dimulai ketika ovarium berhenti untuk memproduksi telur setiap empat minggu, menstruasi berhenti dan wanita tidak lagi mampu melahirkan anak. Post-menopause dimulai setelah menstruasi telah berhenti selama 12 bulan. Bagi wanita umumnya, proses ini biasanya terjadi pada rata-rata usia antara 35 dan 51 tahun. Ovarium mengurangi produksi estrogen dan progesteron dan perubahan fisik serta efek samping terjadi yang bertepatan dengan penuaan alami.

Sebaliknya, menopause bedah menyebabkan tahap menopause ini  langsung menuju ke tahap post-menopause setelah ovarium diangkat. Catatan bahwa jika operasi pengangkatan ovarium dilakukan setelah wanita mengalami menopause alami, maka tidak akan ada perbedaan hormonal dalam tubuhnya. Sedangkan jika operasi pengangkatan ovarium tersebut dilakukan sebelum wanita mengalami menopause alami, maka ketika siuman dari operasi tersebut  langsung menuju ke tahap post-menopause. Hal ini dapat menyebabkan wanita tersebut menjadi lebih tertekan dan juga akan merasakan gejala fisik hilangnya estrogen yang jauh lebih intens dibandingkan menopause alami. Gejalanya bisa berupa:

  • Hot flashes, flushes, berkeringat di malam hari dan / atau cold flashes, perasaan berkeringat
  • Serangan jantung berdetak cepat
  • Sifat lekas marah
  • Perubahan suasana hati, air mata yang tiba-tiba
  • Kesulitan tidur sepanjang malam (dengan atau tanpa berkeringat di malam hari)
  • Kehilangan libido
  • Kekeringan vagina
  • Merasa kelelahan
  • Kecemasan, perasaan tidak nyaman
  • Perasaan takut, cemas, merasa terhukum
  • Sulit berkonsentrasi, disorientasi, kebingungan mental
  • Penyimpangan memori
  • Gatal, kulit terasa seperti digigit serangga
  • Perubahan sakit kepala: tambah parah atau berkurang
  • Depresi
  • Sengatan sensasi listrik di bawah kulit dan di kepala
  • Kesemutan pada ekstremita
  • Osteoporosis
  • Perubahan kuku: lebih lembut, retak atau lebih mudah pecah        
Untungnya, kemungkinan besar seseorang tidak akan mengalami semua gejala di atas, gejala yang dialami akan bervariasi dalam derajat dan durasi. Kabar baiknya adalah bahwa alam menawarkan alternatif terhadap efek merusak dari terapi penggantian hormon konvensional. Isoflavon kedelai adalah phytochemical (bahan kimia alami tanaman) dalam produk kedelai. Beberapa isoflavon, seperti genistein dan daidzein, mengerahkan efek estrogenik ringan dan dengan demikian disebut fitoestrogen. Secara struktural  karena mirip dengan estrogen, isoflavon kedelai memiliki kapasitas untuk mengikat reseptor estrogen kosong dan meringankan gejala hormonal menopause seperti hot flashes. Dengan kemampuan untuk menurunkan penerimaan hormon ini yang tampaknya menjadi mekanisme dimana fitoestrogen seperti isoflavon kedelai dapat mencegah kanker karena pengaruh hormon.

Selain perubahan fisiologis yang terjadi selama histerektomi, dapat juga terjadi perubahan emosional dan psikososial setelah operasi. Pada menopause alami, terjadi transisi bertahap dari  peri-menopause ke post-menopause, sehingga wanita mempunyai kesempatan menyesuaikan diri dengan perubahan biologis dan emosional
secara bertahap, sehingga memudahkannya memasuki tahap berikutnya dari hidupnya. Wanita yang mengalami menopause bedah tidak memiliki kemewahan transisi bertahap seperti pada menopause alami. Sebaliknya, wanita itu akan menghadapi secara bersamaan tantangan dan kesempatan untuk membangun keseimbangan hormon yang baru dan membuat penyesuaian mental yang diperlukan, tidak hanya berurusan dengan kejutan operasi (seperti rasa sakit, nyeri), tetapi juga untuk membangun hubungan dengan tubuhnya yang baru dan berbeda dari sebelumnya.

Kapankah Menopause Bedah dimulai ? 


Jika ovarium sudah diangkat, setelah operasi Anda tidak akan mengalami peri-menopause atau menopause, langsung ke tahap postmenopause. Jika Anda menjalani histerektomi tanpa operasi pengangkatan indung telur atau radiasi / kemoterapi, dan ada pertanyaan apakah gejala yang dialami terkait dengan menopause, dokter akan melakukan Pap vagina dan tes darah untuk mendeteksi kadar FSH. Jika memang Anda berada di tahap menopause, Anda dapat mengambil penggantian hormon alami seperti kedelai Isoflavon yang dengan berjalannya waktu akan menyeimbangkan kembali hormon Anda.

Jika suplai darah yang menuju ke ovarium tidak rusak selama operasi, maka ovarium Anda tetap dapat menghasilkan cukup estrogen untuk tubuh Anda. Jika Anda mulai masuk ke kegagalan ovarium, gejala akan tergantung pada seberapa cepat ovarium tersebut gagal; Anda mungkin mengalami gejala yang lebih mirip dengan menopause alami, atau Anda mungkin mengalami gejala tiba-tiba seperti pengalaman menopause bedah. Berita baiknya adalah masih ada harapan, yaitu Isoflavon kedelai.

Semoga Bermanfaat

Salam Ina
Note : artikel di atas merupakan terjemahan dari hasil googling  (http://www.womenlivingnaturally.com)

Sunday, December 20, 2015

Penyembuhan Setelah Histerektomi

Berkat kemajuan teknologi medis, menjalani operasi histerektomi (pengangkatan rahim) relatif lebih tidak menyakitkan dibandingkan dulu. Tidak hanya ukuran sayatan yang berkurang, tapi waktu pemulihan juga telah meningkat secara signifikan. Namun, operasi ini tetap mempengaruhi kondisi tubuh dan tergantung pada jenis operasi histerektomi yang dilakukan, diperlukan waktu enam minggu atau lebih untuk merasa seperti kondisi semula. Hasil googling berikut ini adalah tip-tips yang dapat membantu tubuh untuk pulih lebih cepat setelah operasi histerektomi. 

Bergerak

Apapun jenis operasi histerektomi yang dijalani, setelah 24 jam dari operasi atau setelah mendapatkan lampu hijau dari dokter, segera bangun dan berjalan, bahkan bergerak sebaiknya tetap dilakukan walaupun masih membutuhkan bantuan. Bergerak dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pembekuan darah yang berbahaya di kaki, dikenal sebagai deep vein thrombosis (DVT). DVT dapat menyebabkan komplikasi yang mematikan seperti emboli paru, dimana bekuan terlepas dan melalui aliran darah ke paru-paru. 

Menunggu untuk Bekerja / Olah Raga

Tergantung pada jenis operasi histerektomi yang dijalani, dokter akan memberi rekomendasi spesifik tentang aktivitas fisik yang aman sesudahnya dan kapan dapat kembali melakukan pekerjaan / olah raga. Mungkin akan terlalu sakit selama minggu pertama setelah operasi, tetapi pada minggu kedua, mungkin sudah dapat melakukan aktivitas pekerjaan / olah raga ringan dan meningkatkan perlahan dari waktu ke waktu. 

Jangan Mengangkat Beban Yang Berat

Mengangkat beban yang berat atau menggunakan otot-otot perut dapat menyebabkan stres dan tekanan pada sayatan operasi dan dapat meningkatkan risiko hernia selama pemulihan setelah histerektomi. Jangan mengangkat benda/beban yang beratnya lebih dari 5 kg dan jangan melakukan olah raga yang melibatkan perut selama setidaknya satu bulan setelah operasi dan mungkin lebih lama, tergantung pada jenis histerektomi yang dijalani.. Disarankan untuk tidak mengemudi sampai dua minggu setelah operasi karena refleks cepat yang diperlukan ketika mengendarai mobil dan menekan rem juga dapat memberikan tekanan pada sayatan operasi 

Merawat Luka Operasi

Hati-hati membaca petunjuk dari dokter dan ikuti panduan pemulihan sayatan operasi histerektomi yang direkomendasikan dokter. Disarankan untuk menjaga daerah sayatan operasi agar tetap bersih dan kering, membersihkan setiap hari dengan sabun dan air, dan memeriksa tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, bengkak, luka robek, pendarahan dan demam. Disarankan juga untuk memakai pakaian longgar sehingga tidak mengiritasi sayatan atau kulit di sekitarnya. 

Menunggu untuk Aktivitas Seksual

Tergantung pada jenis histerektomi yang dijalani, dokter akan merekomendasikan untuk menunggu enam sampai delapan minggu sebelum melanjutkan aktivitas seksual atau menempatkan sesuatu dalam vagina, seperti tampon. Gunakan pembalut jika mengalami perdarahan atau discharge setelah operasi histerektomi, hal tersebut normal selama pemulihan histerektomi. 

Mengatasi Sembelit

Sembelit bisa menjadi bagian paling tidak nyaman setelah operasi histerektomi, dan itu benar-benar penting untuk mencegahnya. Pasien disarankan untuk banyak minum dan minum obat pelunak faeses jika merasa sembelit selama pemulihan operasi histerektomi, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Dengarkan tubuh Anda

Melakukan kegiatan setelah operasi itu baik, tapi biarkan tubuh yang memberi petunjuk berapa banyak yang dapat dilakukan. Setelah operasi histerektomi, pasien harus merasa sedikit lebih baik dari hari ke hari. Jika terasa terjadi kemunduran, termasuk mengalami sakit, pendarahan, mual setelah makan, atau tanda-tanda infeksi, segera hubungi dokter. 

Semoga bermanfaat.

Salam Ina

Note : blog ini ditulis setelah sebulan dari operasi histerektomi yang aku jalani, rasa nyeri di perut terkadang masih muncul, semoga dapat sembuh sempurna. Aamiin Ya Allah. 


Saturday, November 28, 2015

Operasi Histerektomi

Alhamdulillah, hari ini dokter telah membuka benang jahitan luka operasi histerektomiku setelah sekitar 9 hari dari waktu pembedahan, kata dokter ... luka jahitannya sudah bagus dan menutup dengan baik. Cerita tentang operasi histerektomi ini merupakan kisah lanjutan dari cerita di blog ini setahun yang lalu tentang Miom atau Myoma Uteri.

Aku menjalani operasi histerektomi total (pengangkatan rahim dan serviks, tanpa ovarium dan tuba falopi) di RSPP tanggal 19 November 2015 pukul 13:00 oleh salah satu dokter kandungan di sana. Keputusanku untuk melakukan operasi ini dengan pertimbangan yang panjang dan matang dan tentu saja juga dianjurkan oleh dokter kandunganku, setelah sebelumnya (akhir tahun 2014), diketahui bahwa ada myoma di rahimku (jumlahnya 3 buah)  dan ternyata setahun kemudian jumlahnya sudah berlipat ganda, duh ngeri juga kalau operasi tidak dilakukan secepatnya.

Selain jumlah myoma yang makin bertambah, aku juga sudah mengalami gangguan waktu haid yang lebih panjang ... sampai 2 minggu atau bahkan lebih (ini terjadi sejak tahun 2012), juga mulai mengalami gangguan berkemih / buang air kecil (BAK). Jadi kelihatannya memang lebih baik rahimnya sekalian diangkat, karena jika hanya myomanya saja yang diangkat, dengan jumlah nyoma yang sangat banyak itu ... dikhawatirkan akan terjadi resiko pendarahan yg banyak  ketika dioperasi. 

Sewaktu aku menjalani operasi dan menginap di RSPP, putri tercintaku yang menemani dan mengurus aku dengan telaten selama di RS dan juga di rumah ketika kembali dari RS. Terima kasih ya nak ... semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan untukmu anakku, juga terima kasih untuk suamiku dan anak2ku tercinta atas dukungan dan doa-doanya. Terima kasih juga untuk sanak saudara dan teman-teman yang ikut menunggui ketika dioperasi dan mengunjungiku di RSPP maupun memberi dukungan  lewat media sosial WA, FB dll.

Ternyata rasa sakit luka sayatan pisau bedah untuk operasi histerektomi ini jauh lebih hebat dibandingkan dengan operasi caesar yang kujalani ketika melahirkan si bungsu tahun 2002, luka operasinya juga lebih panjang, mungkin sekitar 15 cm. Sampai saat inipun aku masih mengalami rasa nyeri ketika duduk agak lama, bangkit dari tempat tidur, berjalan ke kamar mandi maupun melakukan kegiatan-kegiatan seperti makan/minum, sholat, apalagi kalau batuk dan bersin, waduh sakit bingits. Semoga aku cepat sembuh, karena cuti istirahat dari RS akan berakhir pada tanggal 2 Desember 2015 dan aku harus masuk kantor pada tanggal 3 Desember 2015. Aamiin Ya Rabbal'alamin.

Oh ya, setelah dioperasi dan baru setengah sadar ... kata anakku aku terus merintih dan mengeluh karena mengalami rasa nyeri yang hebat dan juga dalam waktu lebih dari 24 jam aku belum juga buang angin (kentut) sehingga belum dibolehkan untuk makan dan minum secara oral. Ketika aku menceritakan hal ini ke grup WA SMAku dan ada salah satu temanku yang dokter spesialis anestesi, katanya kalau pasien mengalami rasa nyeri yang hebat sesaat selesai dioperasi dan nggak bisa kentut ... berarti dokter anestesinya kurang canggih he...he.

Entah ada hubungannya atau tidak .. antara dokter anestesi dengan rasa nyeri hebat dan kentut itu, memang ada sedikit kejadian kecil sebelum aku dioperasi, ketika itu aku sedang berada di ruang tunggu untuk dioperasi, aku mendengar suara telpon dari perawat yang menanyakan ke dokter "apakah pasiennya sudah bisa dibius ? dokter dimana ? di Depok ?" ... waduh aku langsung teriak "suster, apa dokter kandungannya masih di Depok ?", dalam hati aku cemas juga.. wah bakal ditunda lagi nih operasinya setelah sebelumnya ditunda ke jam 13:00 padahal jadwal semula jam 8:00 karena dokter kandunganku ada kegiatan lain yang lebih penting. Eh susternya ngomong "bukan dokter kandungannya bu, tapi dokter anestesinya yang masih di Depok, jadi ibu akan dibius oleh dokter anestesi lainnya yang ada di ruang jaga",

Apakah mungkin dokter anestesi yang ini belum sempat membaca data status medis difileku ? Dokter anestesi yang dijadwalkan untuk membiusku (yang sedang di Depok itu) telah menjenguk aku di ruang rawat inap pada malam sebelumnya. Aku sempat menyampaikan keluhan bahwa pernah mengalami "trauma anestesi" ketika operasi lutut (ceritanya ada disini) dan beliau menjelaskan prosedur anestesi tersebut dengan baik dan meyakinkanku bahwa In Syaa Allah semuanya akan baik-baik saja. Mungkin karena jadwal operasi yang sebelumnya digeser itu ternyata bentrok dengan jadwal kegiatan beliau di Depok ...  sehingga tidak bisa mendampingiku ketika aku dioperasi ?  Wallahua'lam. 

Untuk menambah pengetahuan tentang histerektomi, berikut hasil googling internet ... Apa itu histerektomi ?  Operasi Histerektomi atau pengangkatan rahim (uterus) adalah suatu prosedur operatif yang umum dilakukan dimana seluruh atau sebagian organ dari uterus diangkat. Operasi histerektomi dibagi dalam beberapa tingkatan yaitu :
  • Operasi Histerektomi total: pengangkatan rahim dan serviks, tanpa ovarium dan tuba falopi
  • Operasi Histerektomi subtotal: pengangkatan rahim saja, serviks, ovarium dan tuba falopi tetap dibiarkan.
  • Operasi Histerektomi total dan salpingo-oporektomi bilateral: pengangkatan rahim, serviks, ovarium dan tuba falopi.
Bila kasus yang dihadapi pasien adalah keganasan seperti kanker serviks, kanker rahim, atau kanker indung telur, dan sudah ditegakkan dengan hasil pemeriksaan laboratorium patologi anatomi, maka pilihan operasi histerektomi pengangkatan rahim merupakan pilihan terbaik yang dianjurkan untuk menyelamatkan jiwa pasien.

Apa saja penyebab seseorang harus menjalani operasi histerektomi (pengangkatan rahim) ? 
  • Tumor jinak pada rahim (mioma uteri). Walaupun tumor jinak, bila sudah terlalu besar biasanya menyebabkan rahim rusak yaitu menjadi tipis dan mungkin robek. Bila sudah demikian, tentunya sangat beresiko bila terjadi kehamilan sehingga harus diangkat.
  • Kanker serviks, rahim atau ovarium
  • Endometriosis, kondisi berupa pertumbuhan sel endometrium di bagian lain dari rahim
  • Adenomyosis, kelainan di mana sel endometrium tumbuh hingga ke dalam dinding rahim (sering juga disebut endometriosis interna)
  • Terjadi pendarahan yang berlebihan (blooding) saat melahirkan.
  • Inflamasi Pelvis karena infeksi
Operasi histerektomi yang dilakukan memiliki teknik dan klasifikasi beragam. Ada yang dilakukan dengan teknik pengangkatan melalui perut (abdominal histerektomi) adapula teknik pengangkatan melalui vagina (vaginal histerektomi), masing-masing teknik sesuai indikasi pengangkatan. Vaginal histerektomi dapat dilakukan bila kasus yang ditemui bukan kasus keganasan maupun perdarahan uteri. Kelebihan dari vaginal histerektomi, antara lain mengurangi tingkat rasa nyeri yang dirasakan pasien, terutama pasca operasi.

Operasi histerektomi adalah prosedur operasi yang aman, tetapi seperti halnya bedah besar lainnya, selalu ada risiko komplikasi. Beberapa diantaranya adalah pendarahan dan penggumpalan darah (hemorrgage/hematoma) pos operasi, infeksi dan reaksi abnormal terhadap anestesi.

Pemulihan dari operasi  histerektomi biasanya belangsung 2 - 6 minggu. Selama masa pemulihan, pasien dianjurkan untuk tidak banyak  bergerak yang dapat memperlambat penyembuhan bekas luka operasi. Dari segi makanan, disarankan untuk menghindari makanan yang menimbulkan gas seperti kacang buncis, kacang panjang, brokoli, kubis dan makanan yang terlalu pedas. Seperti setelah operasi lainnya, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan meminum cukup air yang akan membantu proses pemulihan.

Semoga Bermanfaat.

Salam Ina