Monday, March 06, 2017

Impurities/Contaminant dalam Gas Alam



Impurities/Contaminant dalam Gas Alam
 
Gas Asam (Acid Gas) ~ CO2 and H2S
·       Gas Alam  dapat dikategorikan sebagai gas asam yang juga disebut subquality gas bila mengandung CO2 dan H2S pada tingkat tertentu. Beberapa pakar menyebutkan bahwa apabila kandungan H2S dalam gas alam lebih dari 5.7 mg per meter kubik, sudah dikategorikan "gas asam”. Subquality gas selain beracun juga sangat korosif serta mempunyai kontribusi terhadap emisi SO2 yang berbahaya bagi lingkungan.
·      Untuk dapat dijual, maka gas alam yang mengandung gas asam tersebut harus ditreatment/dimurnikan sampai pada tingkat yang sesuai dengan yang diperlukan bagi costumer pada umumnya.
·       Biasanya kandungan H2S harus diturunkan sampai pada tingkat maksimum sebesar  4 ppmv sedangkan CO2  yang juga sebagai bahan penyebab korosi harus diturunkan sampai pada tingkat maksimum sebesar 5% mole, bahkan untuk kepentingan tertentu seperti sebagai feed gas ke LNG Plant harus diturunkan sampai maksimum 50 ppmv.
 
Senyawa Sulphur (Sulphur Compound)
·      Senyawa sulphur walaupun dalam jumlah yang relative kecil (biasanya dalam hitungan ppmv), sangat susah dipisahkan dan untuk menurunkan kandungan setiap senyawa sulphur memerlukan technologi yang berbeda.
·       Senyawa sulphur selain sangat beracun juga mempunyai kontribusi terhadap emisi SO2.
·      Apabila konsentrasi H2S dalam gas alam  tinggi, maka dapat dipastikan akan terdapat kandungan senyawa sulphur dalam gas tersebut sangat significant, maka senyawa tersebut juga harus dipisahkan dari gas alam bersama sama dengan H2S sampai kandungan total sulphur sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki.
 Yang termasuk senyawa Sulphur adalah sebagai berikut:
·         Mercaptan (RSH), yang terdiri dari methyl, ethyl, propyl, iso propyl, butyl mercaptan
·         Carbonil Sulfide (COS)
·         Carbon Disulfide (CS2)
·         Alkyl Sulfides (RSR), yang terdiri dari di-methyl, methyl, ethyl, diethyl, dll
·         Disulfides (RS2), yang terdiri dari di-methyl, methyl, ethyl, di-ethyl, dll
  
Carbonil Sulfida dan Carbon disulfida (COS/CS2)
Carbonil Sulfida dan Carbon disulfida (COS/CS2) merupakan kontributor terhadap kandungan total S dalam sweet gas yang juga relatve sulit untuk dipisahkan dalam feed gas.  Beberapa solven dapat menyerap sebagian COS dan CS2, tetapi beberapa jenis solven sama sekali tidak dapat menyerap unsur tersebut. Untuk itu diperlukan tambahan peralatan lainnya seperti molecular sieve dan juga Reclaimer.

Kandungan Carbonil Sulfida dan Carbon disulfida (COS/CS2), FeSO2, Free O2 dan kontaminann lainnya akan merusak larutan Amine, selain itu endapan terlarut, partikel solid, garam2 terlarut dan produk2 terdegradasi akan menyebabkan foaming dan korosi. Untuk itu dapat diatasi dengan memasang reclaimer yang merupakan bagian integral dari sistim AGRU yang dipasang pada aliran lean amine yang keluar setelah botom kolom stripper/regenerator, sebagian lean amine (3 – 5 %) setelah dari Rebioler dialirkan ke Reclaimer pada temperatur antara 300 – 350 derajat Celsius, dimana sebagian besar lean amine akan ke reclaimer over head kecuali Amine yang terdegradasi akan dikeluarkan melalui reclaimer dump.
 
Mercaptants (RSH)
·       RSH dapat diadsorbsi pada De-H2O mole sieve beds. RSH yang diadsobssi tersebut kemudian di recycle ke AGRU dan diasumsikan akan mengalir seluruhnya kedalam Sales Gas or  LNG product.
·       Sales Gas or LNG product  mengandung total sulfur maksimum 21 ppmv , atau sama dengan 15 ppmv didalam feed gas.
·       Apabila data sampel feed gas  dari berbagai sumber gas mengandung campuran RSH, COS and CS2  lebih besar dari 20 ppmv, maka perlu di lakukan treatment / pemurnian dengan menggunakan salah satu metode sbb:
·       Memasang molecular sieve sulfur guard bed. (Bed disposal atau bed regeneration akan  menjadi masalah ikutan  dan memerlukan tambahan sistim treatmen lebih lanjut)
·       Menggunakan  metode  proses  AGRU alternative (mis., Physical Solvent Proces)  yang dapat menjamin eliminasi RSH, COS dan CS2. , dimana Chemical  digantikan dengan Physical solvent  jika gas alam mengandung  RSH , COS and CS2 lebih dari 20 ppmv.

Seperti kandungan H2S yang mempunyai kontribusi terhadap emisi SO2, maka senyawa sulphur harus diturunkan sampai pada tingkat maksimum Total Sulphur sebesar 30 ppmv, bahkan untuk kepentingan tertentu seperti sebagai feed gas ke LNG Plant harus diturunkan sampai maksimum 17.5 ppmv.

Air (H2O)
Keberadaan natural gas (gas alam) di dalam perut bumi tidak dapat terpisahkan dari air. Pada umumnya gas alam yang baru keluar dari perut bumi kandungan uap airnya tinggi atau dalam kondisi saturated (jenuh). Dengan kandungan air yang tinggi akan menyebabkan timbulnya hidrat maupun korosi pada perpipaan sehingga gas tersebut akan membuat permasalahan dalam pengoperasian maupun akan menurunkan nilai jual maupun nilai ekonomis.

Dehydration sangat penting dalam tiga aspek :
·     Gas Gathering. Air harus dihilangkan untuk mengurangi korosi perpipaan dan mengurangi penyumbatan pipa (line blockage) karena pembentukan hidrat. Dew point air haruslah lebih rendah daripada temperatur perpipaan terendah untuk mencegah terbentuknya air bebas (free water).
·       Product dehydration. Baik produk gas dan liquid memiliki spesifikasi kandungan air (water content) tersendiri. Sales gas dari plant biasanya dalam kondisi kering apalagi jika digunakan untuk cryogenic hydrocarbon liquid recovery. Kebanyakan dari spesifikasi produk gas pipa mensyaratkan free water content < 10 lb/MMscf. Untuk liquid, kandungan air adalah 10 – 20 ppmv
·      Proses Cryogenic. Untuk gas plant yang menggunakan proses cryogenic untuk pencairan gas (LNG) dan jika gas asam dihilangkan dengan menggunakan proses penggunaan amine, maka gas yang keluar akan mengandung air dalam kondisi saturated (jenuh). Untuk mencegah terbentuknya hidrat dalam unit cryogenic ini, maka konsentrasi air hendaknya kurang dari 0,1 ppmv.

Kandungan air pada umumnya dinyatakan dalam beberapa cara :
·         Massa air per volume gas, lb/MMscf (mg/Sm3)
·         Temperatur dew point, oF (oC)
·         Konsentrasi, parts per million by volume (ppmv)
·         Konsentrasi, parts per million by mass (ppmw)
 
Proses gas dehydration yang umum dipakai dalam industri gas adalah absorpsi, adsorpsi, dessicant, dan membrane. Dalam proses absorpsi, pada umumnya digunakan absorbent ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG), triethylene glycol (TEG), tetraethylene glycol (TREG), dan propylene glycol. Sedangkan tiga tipe komersial adsorbent yang biasa digunakan adalah silica gel yang dibuat dari SiO2, activated alumina (dari Al2O3), dan molecular sieve terbuat dari aluminosilicate

Nitrogen (N2)
Nitrogen (N2) juga secara alamiah merupakan impurities yang terkandung dalam gas alam.  Impurities jenis ini akan menaikan volume transportasi juga akan mengurangi calorific atau heating value dari gas alam tersebut, karena harga jual gas alam terutama untuk bahan bakar dihitung berdasarkan nilai kalornya yang disebut US$/mmBtu. Adanya Nitrogen dalam gas alam apabila akan digunakan sebagai feed gas ke LNG Plant harus diturunkan sampai maksimum 1.0 % mole.

Mercury (Hg)
Mercury  (Hg) dalam gas alam pada umumnya berbentuk elemental dan karena merupakan logam berat yang berbahaya bagi kesehatan manusia  dan juga berbahaya bagi peralatan proses maupun pipa transmisa gas , maka harus dibatasi. Adanya Mercury dalam gas alam apabila akan digunakan sebagai feed gas ke LNG Plant harus dibatasi sampai dengan maksimum 0.001 ppbv.

Oxygen (O2)
Sesungguhnya tidak lazim adanya gas Oxygen (O2) dalam natural gas. Oxygen dalam natural gas pada awalnya diketemukan oleh salah satu Process Lisensor Pemurnian Gas di USA pada beberapa reservoir di Amerika Serikat dan oleh karena itu tidak didapatkan tipikal konsentrasi oxygen yang terkait dengan komponen lainnya dalam natural gas. Kebanyakan konsentrasi oxygen tidak lebih dari 100 ppmv, tetapi ada juga yang sampai 3500 ppmv baik pada gathering system tekanan vacuum, tekanan rendah maupun tekanan tinggi.

Pada tingkat kandungan oxygen diatas 10 ppmv saja, akan menyebabkan masalah pada peralatan sbb:
·         Molesieves Dehydration
·         Mempertinggi kerusakan pada peralatan proses, korosi dan HC losses di AGRU
·         Akan membentuk elemental Sulphur (bila terdapat H2S dalam gas alam).
 
Oleh karena itu adanya kandungan oxygen (O2) dalam gas alam, merupakan salah satu komponen yang harus juga dihilangkan sama sekali sampai 0 ppmv atau diturunkan sampai level tertentu. 

Benzene, Toluene dan Xylene (BTX)
Komponen Benzene, Toluene dan Xylene (BTX) merupakan masalah penting yang berkaitan dengan penurunan CO2 maupun H2S dalam Acid Gas Renoval Unit yang menggunakan solven jenis Amine apa saja, karena BTX akan berkompetisi dengan CO2 dan H2S dalam proses absorbsi, sehingga akan memerlukan lebih banyak solven yang digunakan dibandingkan dengan apabila tidak mengandung BTX dalam gas alam, hal tersebut  akan berakibat menaikkan kapasitas AGRU untuk menurunkan CO2 dan H2O dengan jumlah yang sama.

Demikian juga pada unit penurunan mercaptan (RSH) bila menggunakan molesieve, karena akan berkompetisi dengan mercaptan untuk mempercepat kejenuhan unit molesieve, sehingga memerlukan kapasitas yang lebih besar untuk mereduksi mercaptan dengan jumlah yang sama apabila tidak mengandung BTX dalam gas alam.

Adanya BTX dalam gas alam apabila akan diproses melalui Acid Gas Removal Unit dengan solvent  Amine, Mercaptan Removal dengan molsieve type 13x, Dehydration Unit dengan Glycol dan turunannya (TEG) ataupun untuk feed gas ke Unit Sulphur Recovery seperti Thyopaq, maka BTX harus dibatasi sampai dengan maksimum 0.034 % mol.

Semoga Bermanfaat
 
Salam Ina 

Friday, February 17, 2017

Renungan Untuk Anak Adam

Kebesaran Sang Pencipta

Wahai anak Adam..
Aku jadikan engkau dalam perut ibumu dan aku tutup wajahmu dengan penutup supaya tak lemas engkau dalam rahim. Dan Aku jadikan engkau tenang dilindungi disebalik rahim ibumu. Aku cukupkan bagi engkau makananmu.

Dan Aku jadikan di samping kanan dan kirimu tempat berpaut. Di kananmu hati (liver) dan di kirimu empedu (spleen) ibumu. Setelah itu, Aku ajarkan engkau untuk tetap dan duduk di dalam badan ibumu. Adakah yang lain selain dariKu yang mampu menjadikannya sedemikian??

Setelah berakhir penciptaanmu dan disempurnakan kejadianmu, Aku arahkan kerajaanKu dengan penuh kasih dan sayang untuk mengeluarkanmu dari rahim, maka dikeluarkanlah dirimu. Tiada bagimu gigi untuk mengunyah, juga tanganmu belum bisa untuk menggapai, juga kakimu belum bisa untuk berdiri. Engkau belum mampu apa2.

Aku jadikan susu yang lengkap lagi bersih dari dada ibumu, yang sejuk di musim panas dan panas di musim sejuk. Dan Aku letakkan cinta dan kasih kepada engkau dalam diri kedua orang tuamu.

Tidak telungkup engkau sebelum mampu, tidak duduk engkau sebelum mampu, tidak merangkak engkau sebelum mampu, tidak berdiri engkau sebelum mampu. Apabila engkau telah kuat untuk berjalan,  sekarang engkau bermaksiat sa'at engkau berseorangan!! Dan engkau langsung tidak malu padaKu.

Maka Aku tetap peringatkan:

Jika engkau berdoa, Aku kabulkan.
Jika engkau meminta, Aku berikan.
Jika engkau bertaubat, Aku bawa engkau kepadaKu

Sungguh ajaib, engkau wahai anak Adam ..
Ketika dilahirkan kau diazankan dan di Iqamatkan tanpa disertai sholat.
Dan bila kau mati engkau disholatkan tanpa didahulukan azan.

Sungguh ajaib bagi mu wahai anak Adam..
Ketika lahir tidak kau ketahui siapa yang mengeluarkanmu dari tubuh ibumu
Dan ketika kau mati, tidak juga engkau ketahui siapa yang memasukkan engkau ke kuburmu.

Sungguh ajaib perihalmu anak Adam..
Ketika kau dilahirkan ada yang menggosok dan membersihkanmu dan setelah engkau mati ada juga yang menggosok dan membersihkanmu.

Sungguh ajaib perihalmu anak Adam..
Ketika lahir tidak kau ketahui siapa yang gembira dan tersenyum atas kelahiranmu, dan setelah ajalmu masih engkau tidak ketahui siapa yang menangisi dan bersedih atas kematianmu.

Ajaib sungguh perihalmu anak Adam..
Ketika engkau di perut ibumu, Aku jadikan engkau di dalam tempat yang sempit lagi gelap dan apabila mati dijadikan bagi engkau kubur yang sempit lagi gelap.

Ajaib sungguh perihalmu anak Adam..
Lahirmu terus engkau dibalut dengan kain untuk menutupimu, matimu juga engkau dikafankan dengan kain putih untuk menutupi mu.

Ajaib sungguh perihalmu anak Adam ..
Apabila engkau lahir ditanyakan manusia mengenai syahadah dan apa kabarmu.
Dan setelah engkau mati engkau ditanyakan malaikat  tentang amal2  engkau yang sholeh dan apa bekalmu untuk akhirat?

Paksakan untuk sebut di hati Dua Kalimah Syahadah.
Asyhaduan Laailahaillallah Waasyhaduanna Muhammadar Rasulullah.

Bacakan Juga Surah Al Ikhlas
Bismillah...
Qul hu'wallah hu Ahad.
Allah hussomad.  Lam yalid wa lam yuulad.
Wa lam yakullahu kufuwan Ahad 

Renungan Buat Calon Jenazah
 
Sesaat setelah rohku berpisah dengan jasad, yaitu ketika aku mulai memasuki alam kehidupan yang baru, apakah aku dapat tersenyum menjumpai malaikat yang memberikan salam kepadaku...

Wahai anak Adam, engkaukah yang meninggalkan dunia atau dunia yang meninggalkanmu?
Wahai anak Adam, engkaukah yang merengkuh dunia, atau dunia yang merengkuhmu ?
Wahai anak Adam, engkaukah yang mematikan dunia, atau dunia yang mematikanmu ?

Ketika jasadku menunggu untuk dimandikan, mampukah aku menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan malaikat kepadaku...

Wahai anak Adam, dimanakan tubuhmu yang kuat itu, mengapa kini engkau tidak berdaya?
Wahai anak Adam, dimanakah lisanmu yang lantang dulu, mengapa kini engkau terdiam ?
Wahai anak Adam, dimanakah orang-orang yang dulu mengasihimu, mengapa kini mereka membiarkanmu tergeletak sendirian tanpa daya ?

Sewaktu mayatku dibaringkan diatas kain kafan, siap dibungkus, mampukan aku menuruti apa yang dikatakan malaikat..

Wahai anak Adam, bersiaplah engkau pergi jauh dari tanpa membawa bekal!
Wahai anak Adam, pergilah dari rumahmu dan jangan kembali!
Wahai anak Adam, naikilah tandu yang tidak akan pernah engkau nikmati lagi setelah itu!

Tatkala jenazahku dipikul diatas keranda, sanggupkah aku bersikap anggun seperti seorang raja yang di tandu prajurit, ketika malaikat berseru kepadaku...

Wahai anak Adam, berbahagialah engkau apabila engkau termasuk orang-orang yang bertaubat!
Wahai anak Adam, berbahagialah engkau apabila selama di dunia engkau selalu taat pada perintah Allah dan RasulNYA!
Wahai anak Adam, berbahagialah engkau apabila yang menjadi teman abadimu di alam kubur adalah redho Allah, celakalah engkau apabila teman abadimu adalah murka Allah!

Ketika aku dibaringkan untuk disholati, akankah diriku mampu bersikap manis tatkala malaikat berbisik ditelingaku..

Wahai anak Adam, semua perbuatan yang telah engkau lakukan akan engkau lihat kembali!
Wahai anak Adam, apabila selama ini engkau tenggelam dalam amal sholeh, maka bergembiralah!
Wahai anak Adam, apabila selama ini engkau tenggelam dalam kemaksiatan menuruti nafsu, maka sambutlah penderitaan akibat keenggananmu mengabdi kepadaNYA!

Sewaktu jasadku berada di tepi kubur siap untuk diturunkan ke liang lahat, akankah lidahku kelu menjawab pertanyaan malaikat yang berbisik lirih..

Wahai anak Adam, kedamaian apakah yang engkau bawa untuk menempati rumah cacing ini ?
Wahai anak Adam, cahaya apakah yang engkau bawa untuk menempati rumah yang gelap ini ?
Wahai anak Adam, siapakah temanmu yang kau ajak menemanimu dalam penantian panjang ini?

Tatkala aku sudah diletakkan di liang kubur, masih mampukah aku tersenyum menjawab ucapan selamat datang yang disampaikan bumi kepadaku :

Wahai anak Adam, ketika berada di punggungku engkau bergelak tawa, kini setelah berada di perutku apakah engkau akan tertawa juga ataukah engkau akan menangis menyesali diri ?
Wahai anak Adam, ketika berada di punggungku engkau bergembira ria, kini setelah berada di perutku apakah kegembiraan itu masih tersisa ataukah engkau akan tenggelam dalam duka nestapa?
Wahai anak Adam, ketika berada di punggungku engkau bersilat lidah, masihkah kini engkau bernyanyi ataukah engkau akan diam membisu seribu bahasa bergelut dengan penyesalan ?

Setelah aku sendiri terbujur kaku dihimpit bumi tanpa daya dalam liang lahat, sementara sanak keluargaku beserta teman-teman karibku pulang kerumahnya masing-masing, akankah kecemasan menguasai diriku ketika dihisab : 
“Wahai anak Adam, sekarang engkau terasing sendirian. Mereka telah pergi meninggalkan engkau dalam kesempitan dan kegelapan. Padahal dulu engkau membangkang tidak mau taat kepada Sang Pencipta semata mata untuk kepentingan mereka. Balasan apa yang engkau peroleh dari mereka ? Masih pantaskah engkau mengharapkan syurga ?”

Semoga bermanfaat.

Salam Ina 

Note : tulisan di atas copy paste dari forward di WA grup

Wednesday, January 11, 2017

Liburan ke Surabaya dan Semarang

Mendekati akhir masa liburan sekolah semester ganjil tahun 2016/2017 ini, anakku yang bungsu mulai bertanya, “Ma .. kog kita nggak pergi liburan ?” waduh .. mama dan papa belum bisa ambil cuti kantor dan juga kakak masih ada ujian. Repotnya mencari waktu untuk bisa berlibur bersama-sama karena kegiatan anak2 dan waktu liburan sekolah sudah berbeda. Akhirnya disepakati liburannya mulai tanggal 6 Januari sampai dengan tanggal 10 Januari 2017, sehingga si bungsu harus minta izin guru sekolahnya untuk tidak masuk sekolah.

Liburan kali ini, seperti biasa, suamiku yang bertindak sebagai travel agent yang merencanakan dan membeli segala keperluan liburan baik transportasi maupun akomodasi, kami tinggal duduk manis mengikuti arahannya he…he. Rute liburan dimulai dari kota Surabaya lalu lanjut ke kota Semarang serta kota-kota kecil di sekitarnya Kudus, Demak, Ambarawa. 

Surabaya dan sekitarnya
Kami berangkat dari Jakarta tanggal 6 Januari 2017 pk 7.35  dan tiba di Surabaya sekitar pukul 9:00 an, setelah beres pengambilan bagasi, kami segera naik mobil sewaan menuju mesjid Nasional Al Akbar Surabaya untuk persiapan sholat Jum’at berjamaah. Mesjid ini lumayan besar dan bagus … di sekitar mesjid banyak penjual makanan dan minuman, kami sempat mencicipi minum es kelapa muda di sini selesai sholat Jum’at, haus soalnya karena cuaca yang panas.

Perjalanan berikutnya adalah menuju Madura melalui jembatan Suramadu yang menghubungkan kota Surabaya dan pulau Madura, anak-anakku baru pertama kali mengunjungi Madura. Tujuan utama adalah untuk untuk makan siang dengan menu nasi dan lauk bebek goreng he..he. Ada dua resto bebek yang terkenal di Bangkalan Madura yaitu bebek Sinjay dan bebek Songkem. Akhirnya kami memilih makan di resto bebek Songkem pak Salim dengan pertimbangan di resto ini juga tersedia menu ayam sehingga suamiku yang tidak suka bebek bisa memilih menu ayam. Bagaimana rasa bebeknya ? menurut aku sih biasa saja, malahan lebih enak bebek2 garing yang ada di warung/resto di Jakarta he..he.

Di sini kami juga sempat lihat-lihat batik di galery Pesona Batik Madura dan aku ketemuan dengan teman SMA-ku dulu di Lhokseumawe yang kebetulan tempat tinggalnya tidak jauh dari galery tersebut, wow senangnya bisa bersilaturrahmi plus dapat oleh-oleh kain batik pula … terima kasih ya teman.

Kami hanya menginap satu malam di Surabaya yaitu di hotel Varna, keesokan harinya kami sempatkan jalan-jalan di kota Surabaya antara lain ke monumen tugu pahlawan, monumen kapal selam dan tentu saja wisata kuliner seperti mencicipi rawon setan, soto ayam cak To dan es krim tempo dulu di resto Zangrandi. Karena kami di Surabaya hanya sebentar, tidak banyak objek wisata yang bisa dikunjungi, semoga lain kali bisa berkunjung ke kota-kota lainnya di Jawa Timur.

Semarang dan sekitarnya
Hari Sabtu tanggal 7 Januari 2016 sore hari kami terbang ke Semarang dan tiba di Semarang sudah mendekati waktu sholat maghrib, kami dijemput oleh mobil yang disediakan oleh hotel Gumaya, tempat kami menginap selama di Semarang. Malamnya kami mencari makan di sekitar hotel … ternyata banyak resto dan warung yang menjual menu makanan yang mengandung babi, waduh kami harus hati-hati memilih resto/warung dan bertanya detail sebelum memutuskan masuk ke resto/warung untuk makan.

Esok harinya, hari Minggu tanggal 8 Januari 2017, dengan mobil sewaan kami menuju kota Demak sekitar 1.5 jam dari kota Semarang, di sini kami berkunjung ke masjid Agung Demak dan foto-foto di alun-alun yang ada tulisan Demaknya. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Kudus, di sini kami berkunjung ke mesjid Menara Kudus, banyak peziarah yang berkunjung ke sini karena di area yang sama terdapat makam salah satu wali songo yaitu Sunan Kudus atau Raden Jafar Sadiq. Karena di tempat ini terlalu rame, kami memutuskan sholat dzuhur di mesjid Agung Kudus yang terletak di sekitar alun-alun.

Kami singgah makan siang di resto Sari Rasa yang menjual menu garang asem, makanan khas Kudus yang konon katanya resto ini favoritnya pak SBY presiden ke 6 RI. Garang asem dapat digolongkan sebagai sop ayam yang dibungkus daun pisang. Satu porsinya disajikan bersama sepiring nasi putih panas. Sensasi pertama ketika mencicipi garang asem Sari Rasa adalah pedasnya yang menggigit, bagi yang tidak tahan pedas bisa memilih menu lainnya, misalnya nasi dengan ayam goreng, menu ini enak banget.


Oh ya di Kudus ini juga terkenal dengan dodolnya yang sering disebut jenang Kudus, salah satunya yang terkenal adalah merk Mubarok, kami membeli oleh-oleh jenang Kudus di gerai Mubarok karena aku penggemar dodol. Di Kudus juga kami sempatkan foto2 narsis di alun-alun yang ada tulisan Kudusnya he..he. Ternyata di tiga kota yang kami datangi, landmark kota tertulis di persimpangan sekitar alun-alun, mulai dari Semarang yang terkenal dengan “Simpang Lima Semarang”, lalu Demak  dengan landmark “Simpang Enam Demak”, berikutnya Kudus dengan “Simpang 7 Kudus”, unik juga bisa berurutan begitu jumlah persimpangannya, apakah kota2 berikutnya ada “Simpang 8, 9 atau bahkan 10” ? entahlah, ntar coba digoogling.

Berikutnya, acara jalan-jalan di sekitar objek wisata yang ada di kota Semarang yaitu gedung Lawang Sewu yang artinya seribu pintu karena gedung ini memiliki pintu yang sangat banyak walaupun tidak mencapai seribu buah. Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV Dipenegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Perhubungan Jawa Tengah.
Pada masa perjuangan, gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Sejak tahun 1992, Pemerintah Kota Semarang  telah memasukkan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi. Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero.

Tempat lainnya yang kami datangi di kota Semarang adalah Mesjid Agung Jawa Tengah, mesjid ini sangat besar ,,, berdiri di atas lahan sekitar 10 hektar dengan luas bangunan induk sekitar 7700 m2. Mesjid ini berarsitektur perpaduan Jawa dan Yunani dan dilengkapi dengan 6 buah payung besar elektrik seperti yang terdapat di Mesjid Nabawi Madinah, yang dibuka jika jamaah sholat cukup banyak seperti pada hari Jumat atau hari raya. Sayangnya saat ini bagian luar mesjid tampak kusam dan juga kondisi taman/halaman kurang terawat mungkin karena lahannya sangat luas.

Selanjutnya kami menuju kota Ambarawa untuk melihat museum kereta api. Pada masa kolonial Belanda, Ambarawa merupakan sebuah kota militer. Melalui komando dari  Raja Willem I, dibuatlah sebuah stasiun di Ambarawa yang digunakan untuk mengangkut tentara Belanda ke Semarang. Setelah Belanda tidak lagi berkuasa, stasiun ini tidak lagi difungsikan sebagai stasiun militer.


Pada tahun 1976 gubernur Jawa Tengah waktu itu, Soepardjo Roestam mengalih fungsikan stasiun ini menjadi museum kereta api. Di Museum Kereta Api Ambarawa kita dapat melihat koleksi-koleksi lokomotif kereta api beserta peralatan komunikasi kuno sebagai pendukungnya. Di museum ini kita juga bisa naik kereta wisata yang melayani rute Ambarawa-Bedono pp serta Ambarawa-Tuntang pp. Namun sayangnya karena kami datang pada hari kerja, kereta wisata tersebut tidak beroperasi. Akhirnya kami hanya foto-foto saja di sini mumpung pengunjungnya tidak banyak.

Ketika kembali ke kota Semarang, kami sempat melihat Sam Koo Pong, yang merupakan tempat persinggahan dan pendaratan Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He/Cheng Ho. Tempat ini biasa disebut Gedung Batu, karena bentuknya merupakan sebuah gua batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Hampir di keseluruhan bangunan bernuansa merah khas bangunan China, sekarang tempat ini dijadikan kelenteng.


Di kota Semarang juga banyak terdapat bangunan-bangunan tua yang terletak di kawasan kota lama yang dulu pernah ramai dan menjadi pusat ekonomi di Semarang. Bangunan-bangunan vintage tersebut kini menjadi objek wisata yang cukup digemari oleh masyarakat Semarang dan sekitarnya. Beberapa tempat di Kota Lama juga menjadi spot kesukaan para penggemar fotografi di Semarang karena lokasinya memang sangat fotogenik.

Oh ya cerita kuliner di Semarang ,, kami sempat mencicipi Bakmie Jowo Pak Gareng yang cukup dikenal di Semarang, Warungnya memang sederhana, namun rasa bakmienya maknyus terutama kuah kaldunya … asli dari kaldu ayam kampung yang diolah dari resep turun temurun. Cara memasaknya yang khas, menggunakan tungku tanah liat dan bara arang, membuat bakmi ini lebih istimewa baik dari segi aroma maupun rasanya.

Hari Selasa tanggal 10 Januari 2017 kami kembali ke Jakarta. Ada kejadian yg tidak menyenangkan ketika check in di counter Garuda bandara Ahmad Yani Semarang, untuk anakku yang bungsu yang belum punya KTP, dimintakan KK, mana pernah liburan kita bawa KK ? Terus ortu diminta membuat surat pernyataan dan harus bayar materai Rp 6000, eh biaya materai dinaikkan jadi Rp 10000, jengkel banget rasanya karena kami sudah sering terbang dengan anak2 ke beberapa kota di Indonesia, baru kali ini mengalami hal ini, apakah ini aturan baru atau spesifik untuk Semarang saja ?  ada yg punya pengalaman yg sama ?

Demikianlah sekilas cerita liburan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Rasanya sudah pengen liburan lagi dan ingin mengunjungi provinsi2 lainnya di negeri tercinta ini yang pemandangannya indah2 dan juga ingin mencicipi kuliner khas daerah masing-masing.

Salam Ina

Monday, December 26, 2016

12 tahun Tsunami Aceh


Doa untuk ibunda, kakanda, ponakan2, sanak saudara dan handai tolan yang menjadi korban tsunami di Aceh, 26 Desember 2004.

Ya Allah, ampunilah mereka, kasihilah mereka, maafkanlah mereka, muliakanlah tempatnya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah mereka dengan air, salju dan embun. Sucikanlah mereka dari segala kesalahan sebagaimana pakaian disucikan dari najis. Gantikan untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, gantikan untuknya keluarga yang lebih baik dari keluarganya, gantikan untuknya pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Masukkanlah ke dalam surga dan lindungilah mereka dari azab kubur dan azab neraka.

Berikut kutipan dari berbagai sumber di internet tentang cara berbakti kepada orang tua yang telah meninggal dunia.

Salah satu diantara rahmat yang Allah berikan kepada orang yang beriman adalah mereka bisa saling memberikan kebaikan, sekalipun harus berpisah di kehidupan dunia. Karena ikatan iman Allah abadikan, sekalipun mereka sudah meninggal.

Doa mukmin yang hidup kepada mukmin yang telah meninggal, Allah jadikan sebagai doa yang mustajab. Doa anak soleh kepada orang tuanya yang beriman, yang telah meninggal, Allah jadikan sebagai paket pahala yang tetap mengalir. Ilmu yang diajarkan oleh seorang guru muslim kepada masyarakat, akan menjadi paket pahala yang terus mengalir, selama ilmu ini diamalkan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim 1631, Nasai 3651, dan yang lainnya).

Bahkan ikatan iman ini tetap Allah abadikan hingga hari kiamat. Karena ikatan iman ini, Allah kumpulkan kembali mereka bersama keluarganya di hari kiamat.


Bakti seperti apa yang bisa kita berikan kepada mereka? Berikut adalah cara berbakti pada orangtua yang sudah tiada:

1. Berusaha menjadi anak sholeh, taat kepada Allah dan RasulNya, karena doa dari anak sholeh pada orangtuanya merupakan amalan yang pahalanya tak akan terputus untuk orangtuanya.

Sebagaimana hadist yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam:

عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ رضي الله عنه أن رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه واله وسلم ‏ ‏قال: ‏ إذا مات الإنسان انقطع عنه عمله إلا من ثلاثة إلا من صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له (صحيح مسلم)

“Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang bedoa kepadanya (ibu bapaknya).” (HR. Muslim).

2. Menshalati jenazahnya, memohonkan ampun untuk mereka, memenuhi janji mereka, dan menyambung hubungan dengan orang yang dicintai seperti kedua orangtuanya, sahabat karibnya, dan kerabat-kerabatnya.

Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya cara berbakti kepada orangtua yang paling baik yaitu seseorang menyambung hubungan dengan orang yang dicintai bapaknya setelah meninggal.” (HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Suatu saat datang seorang laki-laki dari golongan Anshar dan bertanya, “Wahai Rasulullah! Apakah masih ada perbuatan bakti yang harus aku perbuat kepada kedua orangtuaku setelah mereka meninggal?”

Kemudian Nabi Shallallahu “alaihi Wassallam menjawab:
“Ya, ada empat perkara: menshalatinya dan memohonkan ampun kepada Allah untuk mereka, melaksanakan janji-janji mereka, memuliakan teman-teman mereka, dan menyambung tali kekeluargaan yang kamu tidak memiliki pertalian kecuali dari adanya pertalian itu, itu perbuatan bakti kepada mereka yang tersisa bagimu untuk kamu lakukan setelah mereka meninggal.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).

3. Bagaimana dengan menghadiahkan pahala sedekah terhadap orang tua yang sudah meninggal ?

Menghadiahkan pahala sedekah untuk orang yang sudah meninggal termasuk praktek yang dibolehkan dan pahalanya bisa sampai kepada orang tersebut. Di antara dalil tegas dalam masalah ini adalah hadis dari Aisyah radhiallahu ‘anha, bahwa ada seorang lelaki yang berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّ أُمِّيَ افْتُلِتَتْ نَفْسَهَا وَلَمْ تُوصِ، وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ، أَفَلَهَا أَجْرٌ، إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: «نَعَمْ تَصَدَّقْ عَنْهَا»

“Ibuku mati mendadak, sementara beliau belum berwasiat. Saya yakin, andaikan beliau sempat berbicara, beliau akan bersedekah. Apakah beliau akan mendapat aliran pahala, jika saya bersedekah atas nama beliau?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya. Bersedekahlah atas nama ibumu.” (HR. Bukhari 1388 dan Muslim 1004)

Dalam hadis yang lain, dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, bahwa ibunya Sa’d bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’d tidak ada di rumah. Sa’d berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا، أَيَنْفَعُهَا شَيْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا؟ قَالَ: «نَعَمْ»

“Wahai Rasulullah, ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya.” (HR. Bukhari 2756)

Hadis-hadis di atas menjadi dalil bahwa pahala sedekah atas nama mayit bisa sampai kepada mayit. Bahkan kata Imam Nawawi bahwa pahala sedekah ini bisa sampai kepada mayit dengan sepakat ulama. (Syarh Shahih Muslim, 7:90).

Semoga bermanfaat

Salam Ina

Friday, December 02, 2016

Wednesday, November 30, 2016

2 Hari dan 1 Malam di Palembang

Hari Sabtu dan Minggu tanggal 26 dan 27 November 20126 yang lalu, aku dan suami serta beberapa orang dari keluarga besar suami (bibik dan saudara sepupu) jalan-jalan ke Palembang, mereka tentunya selain wisata belanja dan kuliner, juga sekalian pulang kampung.

Hari Pertama 
Kami berangkat naik pesawat Citilink dari bandara Halim Perdana Kusuma pukul 6.45 pagi dan tiba di Palembang pukul 7.50, jumlah rombongan yang sama2 berangkat dari Jakarta sekitar 11 orang. Sambil menunggu bagasi, kamipun sempat foto-foto narsis he..he, tak pandang usia deh .. bibik-bibik yang usianya berkisar antara 60 - 80 tahun, semangatnya masih ok banget. Setelah bagasi terkumpul kami segera menuju bus yang sudah dibooking sebelumnya, agenda pertama adalah sarapan Mie Celor.

"mie celor"
Lokasi mie celor yang kami datangi adalah mie celor poligon ... menurut saudara sepupu ini yang paling top enaknya, lokasi warungnya terletak di komplek Bukit Sejahtera, jalan Bukit Sejahtera. Agak lama juga pak supir bus mencari lokasi ini, karena dia kurang paham dimana lokasi tepatnya ... ketahuan deh pak supir belum pernah makan mie celor poligon he...he. Akhirnya dengan bantuan om waze dan om google akhirnya sampai juga kami ke warung mie celor ini, langsung deh melakukan pemesanan dan disantap sampai tuntas.

Mie Celor sendiri mirip seperti mie rebus, tapi kuahnya kental yang merupakan perpaduan antara santan, udang dan telur. Mienya berukuran besar dan lurus seperti spaghetti dan disajikan bersama potongan telur rebus, serpihan daging udang dan bawang goreng. Rasa asin dan gurih yang aduhai langsung menyergap di suapan pertama, aroma udang dan telur begitu terasa. Rahasia kelezatan Mi Celor ini terletak pada penggunaan udang sebagai pelezat utama kuahnya. Yaitu kaldu udang dan daging udang (terutama udang galah / udang satang) yang dilembutkan sehingga bisa menghasilkan adonan kuah yang kental, lembut, gurih dan berwarna agak kemerah mudaan.

Setelah kenyang makan mie celor, kamipun menuju rumah uwak (kakak dari ibu mertuaku) di daerah Talang Semut untuk menjemput beberapa orang saudara yang sudah sampai ke Palembang lebih awal, sehingga total rombongan menjadi 15 orang. Agenda selanjutnya adalah wisata belanja di Pasar 16 Ilir yang terletak di belakang Ramayana, disinipun terjadi kehebohan dalam memilih berbagai kain batik khas Palembang yang namanya batik Jufri atau sering disebut kain bari (bari artinya lama/kuno). Kain-kain yang dijual disini bagus-bagus dan berharga relatif murah ... ada yang kain tipe jumputan, batik, songket dll, akupun sempat tergiur juga beli beberapa batik, jumputan dan selembar kain songket dengan harga sekitar Rp 2.5 jutaan.

Selanjutnya kami menuju lokasi makan siang yaitu  resto Sarinande Tempo Doeloe yang terletak di Jl Mayor Ruslan, disini tersedia makanan khas Palembang seperti Pindang Ikan patin, ikan Belida & pindang ikan Baung, juga ada pindang iga, selain pindang, juga di sediakan makanan siap saji khas Palembang lainnya seperti tempoyak, juga ada jamur goreng, kerang goreng dan asinan kedondong, wah mantap enaknya.

"model"
Setelah makan siang, kami menuju hotel Batiqa untuk check in dan sholat jamak qashar dzuhur dan ashar. Rupanya acara belanja belum terpuaskan, beberapa orang dari kami yang staminanya masih kuat ..  berangkat lagi menuju ke salah satu butik Pesona Bari Songket, di sini dijual berbagai macam songket, ada juga yang edisi lama, hanya saja harganya lumayan mahal.

Agenda malam hari adalah makan malam, rencana semula adalah di kampung Kapitan, namun berhubung untuk menuju ke sana bus yang gede nggak bisa masuk dan harus turun naik perahu, lokasi makanpun pindah ke Pempek Saga Sudi Mampir ... disini aku pesan menu model yaitu pempek dan tahu yang diberi kuah bening, selain itu juga ikutan cicip2 berbagai jenis pempek dengan miuman es kacang merah. Oh ya sebelum makan malam, kami sempat foto2 narsis dengan latar belakang jembatan ampera,

Hari Kedua
Agenda pada hari kedua, setelah sarapan di hotel kami menuju mesjid Muaraogan, mesjid ini memiliki sejarah sebagai masjid tertua, lokasinya di Kampung Kertapati, Kodya Palembang, kira-kira 3 km sebelah barat pusat kota Palembang. Menurut sejarah, masjid ini didirikan oleh seorang ulama bangsawan, namanya Masagung H. Abdul Hamid bin Masagung Mahmud alias Kanang bin Tarudin bin Komarudin bin Raden Wirakesuma bin Raden Perak. Masyarakat setempat biasa memanggil Msg. H. Abdul Hamid dengan sebutan Kiai Muara Ogan. Beliau berdakwah tidak hanya di kota Palembang saja, tetapi sampai ke dusun-dusun di pelosok desa dalam Provinsi Sumatra Selatan. Ketika berangkat mengajar, beliau sering menggunakan perahu yang didayung oleh santri-santrinya melalui sungai Musi.

Selanjutnya kami menuju rumah bari Bajumi untuk foto-foto ... Rumah Bari milik Bajumi Wahab ini awalnya dibangun pada tahun 1961, tepatnya di Tandjung Sedjaro Indralaya-Ogan Komering Ilir. Lantai rumah itu dibuat menjadi tiga tingkat sesuai dengan urutan keturunan masyarakat Palembang, yaitu raden, masagus, dan kiagus. Pada tahun 1962, rumah ini dipindahkan ke Palembang (tepatnya di Jl Mayor Ruslan) dan diangkut memakai perahu pesiar pada saat itu. Rumahnya gede banget dan indah, walau bentuknya sudah bercampur gaya modern tetapi khas limasnya tetap di pertahankan seperti ruangan yang ada di dalam rumah tersebut.

Setelah dari rumah bari Bajumi, kami menuju museum Al-Quran yang berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang. Di museum ini terdapat Al-Quran dalam ukuran besar yang diberi nama Al-Quran Al-Akbar atau yang juga dikenal dengan sebutan Alquran Raksasa. Ayat suci Al-Quran 30 juz ini berhasil dipahat/diukir ala khas Palembang dalam lembar kayu dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu trembesi (kayu Ulin), dimana masing-masing lembar, ukuran halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter yang menjadi pemandangan luar biasa yang akan mengundang decak kagum pengunjung museum Al-Quran.

Al-Quran ini terdiri dari 630 halaman yang juga dilengkapi dengan tajwid serta doa khataman bagi pemula. Setiap lembar terpahat ayat suci Al-Quran pada warna dasar kayu coklat dengan huruf Arab timbul warna kuning dengan ukiran motif kembang di bagian tepi ornamen khas Palembang yang sangat indah di pandang dan enak dibaca. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu relatif lama, sekitar tujuh tahunan, dengan biaya tidak kurang dari Rp 2 miliar, Belum seluruh lembaran Al-Quran dipajang di sini karena keterbatasan tempat, kalau tidak salah baru 15 Juz yang dipajang sedangkan 15 Juz lagi masih disimpan menunggu ketersediaan ruang pajang.
Lokasi makan siang di hari kedua ini adalah resto pempek 888 yang terletak di daerah Kenten, di sini kami juga membeli pempek dan kerupuk Palembang untuk dibawa ke Jakarta. Setelah makan siang, kami singgah di rumah tante istri dari almarhum om (adiknya bapak mertuaku), untuk silaturrahmi dan sekalian numpang sholat jamak qashar dzuhur dan ashar. Setelah selesai sholat, rombongan terpisah karena aku dan suami serta seorang saudara sepupu akan berangkat kembali ke Jakarta, maklumlah kami masih jadi pekerja yang agak sulit untuk bolos kerja. Sedangkan saudara-saudara yang lainnya masih melanjutkan wisata belanja dan kulinernya karena mereka baru kembali ke Jakarta pada hari Senin tanggal 28 November 2016. Demikianlah sekilas cerita tentang tour ke Palembang bersama keluarga besar .... seru banget.

Salam Ina