Saturday, October 10, 2020

Kalam Hikmah

Hari ini tanggal 10 Oktober 2020, kalau ditulis seperti ini 1010-2020 menjadi unik ya .. sungguh kalimat pembuka yang tidak penting he...he. Bingung mau menulis topik apa di blog ini,  inginnya sih setiap bulan minimal ada satu tulisan ... yang paling gampang mungkin copy paste saja ya ... ada sharing yang bagus dari grup WA mesjid di lingkungan tempat tinggalku yang bisa kita laksanakan.
 
Wasiat Nabi Adam 'Alaihi Salam

Diriwayatkan bahwa nabi Adam 'alaihi salam  pernah berwasiat kepada anaknya,  tentang 5 perkara.
Nabi Adam juga berpesan agar nasihat itu kelak disampaikan kepada anak cucunya.

Pertama
"Jangan merasa aman dan tenang hidup didunia, sebab aku merasa aku merasa tenang hidup disurga yang bersifat abadi, ternyata aku dikeluarkan juga dari sana."

Kedua
"Jangan berbuat menurutkan hawa nafsu istri-istrimu, karena aku berbuat demikian menuruti hawa nafsu istriku, akibatnya aku memakan buah dari pohon terlarang, lalu aku menyesal."

Ketiga
"Setiap perbuatan yang kau lakukan, renungkanlah terlebih dahulu akibatnya, seandainya aku dahulu merenungkan sebelum berbuat, tentu tidak akan tertimpa musibah seperti ini."

Keempat
"Ketika engkau merasakan kegamangan terhadap sesuatu, hendaknya segera ditinggalkan.... sebab, ketika aku hendak makan buah kholdi hatiku merasa gamang, tetapi aku tidak mendengarkan bisikan nurani sehingga aku benar-benar menemui penyesalanٜ"

Kelima
"Jika menemui masalah, hendaknya engkau musyawarahkan, karena seandainya aku dahulu bermusyawarah dengan para malaikat, tentu aku tidak menyesal dan tidak terkena musibah seperti ini."

[IMAM AL-GHAZALI : AL-MAHABBAH]
kalam hikmah ulama
 
Merencanakan Bahagia Saat Tutup Usia

Bahagia di usia senja dan
husnul khatimah ketika menutup mata / meninggal, siapa yang tidak mau? Semua orang umumnya ingin mendapatkannya, termasuk Anda bukan? Bahagia itu letaknya di hati bukan di harta. Hati yang lembut, hati yang selalu mengingat Allah SWT adalah sumber kebahagiaan hidup.

Ada pepatah Bahasa Arab yang mengatakan: "Bunga yang indah tidak akan tumbuh di batu yang keras". Bunga yang indah hanya akan tumbuh dan berkembang di tanah yang baik. Begitu pula kebahagiaan, tidak akan tumbuh di hati yang lalai, kasar, keras membatu.

Ada kisah yang menarik yang disebutkan dalam Sunan Ibnu Majah 3810. Seorang shahabiyah bernama Umu Hani, nama aslinya Fakhitah binti Abi Tholib binti Abdil Mutholib. Ia datang kepada Rasulullah seraya berkata: "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku satu amalan, sesungguhnya diriku telah menginjak usia senja, tua, dan badanku sudah mulai lemah."

Maka bersabda Rasulullah:
"Bertakbirlah 100 kali, bertahmidlah 100 kali, bertasbihlah 100 kali. Sesungguhny pahala dari kalimat tersebut lebih baik dibandingkan dengan mempersiapkan 100 kuda pilihan untuk jihad fi sabilillah, lebih baik dibandingkan dengan menyembelih 100 ekor unta lalu dibagikan dagingnya kepada fakir miskin, lebih baik dibandingkan membebaskan 100 budak.

Subhanallah. Membaca hadits ini, membuat pembaca yang sudah lanjut usia mestinya terus semangat dalam beribadah kepada Allah. Jika saat ini usia Anda sudah menginjak 40 atau 50 tahun, berhati-hatilah ... karena Anda sudah berada dalam tawanan Allah.

Bagaimana cara kita merencanakan husnul khatimah (akhir hidup yang baik) ?

Berikut ini antara lain langkah-langkahnya:
 
  • Membiasakan melakukan ketaatan. 
Agar wafat dalam ketaatan kepada Allah, meninggal saat sujud dalam sholat, meninggal saat umroh atau haji, menuntut ilmu, zikir dan ketaatan-ketaatan lainya. 
  • Membayangkan beratnya kematian atau beratnya sakaratul maut.
Sakaratul maut dirasakan seperti kambing yang dikuliti hidup-hidup. (hadits shahih Muslim).

Ibnu Abas menyebutkan Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya malaikat maut datang kepada kalian 70 kali setiap hari, tapi kalian tenggelam dalam gelak tawa.

Jika sehari 70 kali malaikat maut menjeguk kita itu artinya setiap 21 menit sekali malaikat maut mendatangi kita. Sudahkah Anda menyadarinya?
  • Membayangkan mati sebelum mati. 
Cara ini banyak di lakukan para ulama terdahulu.
  • Memohon kepada Allah 
Berdoa dengan doa-doa agar meninggal dunia dalam keadaan istiqomah sampai akhir hayat.
  • Bergaul dengan orang orang soleh 
Karena sikap seseorang itu sedikit banyak terpengaruh dengan siapa dia berkawan.
  • Meminta taufiq kepada Allah SWT.
  • Menjauhi kebiasaan buruk.
  • Melazimkan zikir pagi dan petang
Banyak berzikir kepada Allah SWT, jangan tinggalkan juga sayyidul istighfar.
  • Membiasakan berwudhu sebelum tidur.
Agar saat nyawa kita diambil, kita dalam keadaan suci setelah berwudhu.  
  • Buang jauh-jauh sifat mudah marah.
Pesan Nabi: "La taghdob walakal jannah" Jangan marah dan untukmu adalah surga!

Mudah-marah juga menunjukkan rendahnya kualitas kita. Penelitian terkini,   mudah marah membuat pembuluh darah mudah pecah dan cepat membawa pada kematian.

Semoga kita semua diwafatkan Allah dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin ya Rabbal'Aalamiiin.
 
Salam Ina