Monday, May 25, 2009

Cinta - Khalil Gibran

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya
dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,

Kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah
ketika kamu menitikkan air mata dan
masih peduli terhadapnya,
ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”

Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari.

Salam Ina

Wednesday, May 13, 2009

Ulang Tahun Hifzhan & Nasehat untuk anak-anakku


13 Mei 1995 ~ 13 Mei 2009
Anakku Hifzhan sayang ...
Selamat Ulang Tahun ya Nak,
Semoga Hifzhan selalu sehat, tambah rajin, tambah pandai, tambah taat pada Allah SWT & Rasul, berakhlak mulia, sayang sama mama & papa, kakak & adik, serta sayang pada sesama makhluk-Nya.
Semoga Allah SWT selalu melindungi dan mencurahkan rahmat & karunia-Nya untuk Hifzhan, dimanapun Hifzhan berada.
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan tuk Hifzhan dalam menggapai cita-cita .... menjadi anak yang sholeh, bermanfaat dalam kebaikan, sukses dan bahagia di dunia & akhirat. Banyak sekali doa yang ingin mama ungkapkan ... semoga Allah SWT mengabulkannya. Amin. Dia Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui dan Maha Mengabulkan.

Nasehat untuk Anak-anakku tersayang … Afifa, Hifzhan & Fathur,

Setiap orang tua pasti mengharapkan anaknya menjadi anak yang sholeh, taat pada Allah SWT & Rasul, hormat & sayang pada orang tua, selalu berbuat kebaikan, bermanfaat, berakhlak mulia, tidak sombong dan sayang pada sesama, sukses dan bahagia dunia & akhirat, mendapatkan akhir hidup yang baik (khusnul khatimah) dan pada akhirnya dapat masuk ke surga-Nya Allah SWT.

Mungkin sudah terlalu sering mama memberikan nasehat, mudah2an anak-anak tidak bosan mendengarnya. Mama menyadari nasehat yang paling tepat adalah memberikan contoh dan teladan kepada anak-anak, namun sebagai manusia biasa yang tidak luput dari berbagai kesalahan/kekeliruan, mungkin tanpa disadari, mama & papa selaku orang tua sering memberikan contoh/perilaku yang buruk bagi anak-anak, untuk itu mama mengharapkan anak-anak hanya mencontoh hal-hal yang baik2 saja dari orang tuamu dan janganlah melakukan hal-hal buruk yang telah kami lakukan. Maafkan kami jika ada perilaku kami yang membuat anak2 takut, kecewa dan sedih, sungguh kami sangat mencintai kalian dan tidak pernah bermaksud membuat kalian terluka.

Menurut pendapat mama, pesan dan nasehat yang paling ok dari orang tua kepada anaknya adalah seperti nasehat yang diberikan oleh Luqman kepada anaknya. Luqman adalah seorang hamba Allah yang diberikan banyak hikmah oleh Allah SWT, beliau merupakan hamba Allah yang sholeh, sangat taat kepada Allah SWT, selalu bersyukur dan bersabar dalam ujian kesenangan dan kesusahan yang menimpanya. Nama beliau diabadikan sebagai nama salah satu surat di dalam Al Quran.

Nasehat Luqman kepada anaknya tersebut tercantum di dalam Al Quran yang merupakan Firman Allah SWT yang harus kita yakini dan amalkan dalam kehidupan kita. Untuk itu mama mengutip beberapa ayat dari Al Quran surat Luqman tersebut, tentunya lebih baik lagi jika anak-anak mau membacanya sendiri, memahami dan mengamalkannya.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya dan dia mengajarinya, ”Hai anakku, janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukanNya adalah kezaliman yang besar. (QS 31;13)

Di surat Luqman tersebut, (QS31, Ayat 14 & 15), Allah SWT memerintahkan agar manusia berbuat baik kepada ibu bapaknya sebagai berikut:

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada ibu-bapaknya. Ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah dan makin lemah dan menyapihnya dalam 2 tahun. Hendaknya manusia bersyukur kepada-Ku dan ke dua ibu bapakmu. Hanya kepada-ku lah tempat kembali. (QS 31;14).

Dan apabila keduanya memaksamu supaya menyekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada bagimu ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi mereka dan pergaulilah mereka dengan baik di dunia dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembali kamu, lalu Aku khabarkan kepada kamu apa-apa yang telah kamu kerjakan. (QS 31;15).

(Luqman berkata), Hai anakku, sungguh jika ada (kebaikan) seberat biji sawi, kemudian tersimpan dalam batu atau di langit maupun di bumi, niscaya Allah akan mendatangkan balasannya. Sesungguh Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS:31;16).

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat kebaikan dan laranglah mereka dari kemungkaran dan bersabarlah atas apa-apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah urusan yang diutamakan. (QS:31;17).

Dan janganlah engkau palingkan pipimu kepada manusia dan janganlah berjalan dengan sombong di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi congkak. (QS:31;18).

Dan sederhanalah dalam berjalan dan lunakkan suaramu, sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai. (QS:31;19).

Maha benar Allah atas segala FirmanNya.

Semoga anak-anak dapat menjalankan perintah Allah SWT tersebut diatas dan perbanyaklah membaca Al Quran, memahaminya dan berusaha mengamalkannya.
I love you always ....

Peluk cium
mama,

Friday, May 08, 2009

Untuk Ibu & Bapak (Renungan Hari Lahir)

09 Mei 1965, di Medan ... 44 tahun yang lalu
Ibu berjuang mengatur nafas, mengedan ... melahirkan sang bayi
Perasaan Bapak bercampur antara bahagia dan cemas
Berharap sang bayi terlahir sehat & lengkap dan Ibu juga selamat
Lantunan doa terus bergema kepada Yang Maha Kuasa
Tempat melabuhkan segala asa dan pinta

Alhamdulillah segera terucap
Ketika mendengar tangis bergema, tanda bayi terlahir sehat
Senyum ibu segera terlihat dengan peluh sekujur tubuh
Jarum jahit yang bekerja sudah tidak terasa
Hilang semua rasa sakit ... berganti dengan rasa bahagia

Bapak segera bergegas, mengumandangkan azan di telinga
Sebagai kata-kata pertama yang harus diperdengarkan
Perkenalan dengan Sang Pencipta, Sang Pemilik Semesta Raya

Ibu & Bapak ... andai kita masih bersama
Hari ini sang bayi yang dulu terlahir
Telah beranjak menuju senja
Telah menjadi orang tua dari 3 orang titipan-Nya
Telah bisa merasakan pengalaman yang sama
Menjadi orang tua dengan segala suka, duka, sedih dan bahagia
Tugas mulia yang kelak akan diminta pertanggung jawaban
Di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala ... Sang Penguasa Alam Semesta

Ibu & Bapak tercinta
Terima kasih atas segalanya
Kasih sayang yang tidak terbatas yang telah kau curahkan
Walau kadang tak mendapatkan penghargaan yang layak dari sang anak
Yang belum menyadari betapa berat tanggung jawab sebagai orang tua
Maafkanlah anakmu yang tak tahu diri ini

Ibu & Bapak tercinta
Kusadari sebagai hamba-Nya, kita tak bisa memilih
Terlahir dari rahim dan benih siapa
Tapi yang pasti ...
Aku sangat bersyukur Allah SWT menitipkan aku pada Ibu & Bapak
Yang tidak pernah lelah menyayangi dan mendidikku
Memberikan teladan bagaimana menjadi seorang hamba
Yang tunduk dan patuh pada Sang Pencipta, Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Serta berakhlak dan beribadah seperti yang dicontohkan manusia mulia
Rasulullah Muhammad SAW, Shalawat & salam semoga selalu tercurah untuknya

Ibu & Bapak tercinta
Betapa aku merindukanmu, ingin memelukmu
Namun, saat ini kita berada di alam yang berbeda
Hanya doa yang selalu kupanjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Semoga Ibu & Bapak di alam sana mendapatkan seberkas cahayaNya

Rabbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa
Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa ke dua orang tuaku.
Dan sayangilah mereka sebagaimana mereka
Menyayangi dan mendidikku sejak aku kecil.

Ya Rabbi .. Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Luaskan dan lapangkanlah kuburan orang tua hamba
Jadikanlah kuburan mereka sebagai taman-taman surgaMu
Ya Rabbi, Masukkanlah mereka ke SurgaMu yang paling indah
Bersama2 dengan orang2 yang Engkau cintai dan ridhai.

Ya Rabbi, ampunkanlah dosa dan kesalahan mereka
Jauhkanlah mereka dari siksa dan murkaMu
Hindarilah mereka dari panasnya api nerakaMu
Duhai Yang Maha Melihat dan Maha Mendengar
Pertemukanlah kami kelak di SurgaMu

Salam Ina
"sang anak yang telah beranjak senja"

Thursday, May 07, 2009

Terbengkalai

Sudah lama banget tidak mengupdate blog ini ... jadi terbengkalai :-( soalnya aku dan anak2 lebih sering akses ke Facebook (FB) ... seperti mendapatkan mainan baru .. mainan yang lama disimpan dulu.

Sebenarnya banyak cerita yang ingin di share tapi saat ini waktunya belum tepat ... peristiwa yang terjadi dalam kehidupan keluargaku menguras begitu banyak energi termasuk energi airmata ... yang entah berapa banyak sudah tertumpah saat bersujud ke Sang Pemilik ... Allah SWT. Hanya kepada-NYA lah aku leluasa berkeluh kesah ... karena Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui apa yang terbaik buat hamba-hamba-NYA.

Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU dengan kemuliaan-MU. Berilah aku kesabaran untuk menyikapi setiap ujian-MU. Berilah aku jalan keluar dari setiap kesulitan dalam ridha-MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat. Aku hanyalah noktah hitam dalam Jagat Ciptaan-MU maka ampunilah kesalahan dan kekhilafanku.

Jika waktunya sudah tepat ... Insya Allah aku ingin kembali menulis di blog ini.

Salam Ina