Saturday, November 22, 2014

Catatan dari buku Wisdom & Success Andrie Wongso

Pertengahan bulan Nopember 2014 yang lalu, perusahaan tempatku bekerja mengadakan forum sharing dan lesson learnt dari fungsi-fungsi yang ada dalam naungan Development Director, kebetulan aku ikut sebagai peserta forum tersebut yang diadakan di salah satu hotel di Bandung. Pada acara tersebut ada beberapa narasumber dari luar perusahaan yang ikut memberikan pencerahan bagi peserta forum, salah satunya adalah Andrie Wongso, yang dijuluki motivator nomor satu di Indonesia.

Nah teamnya Andrie Wongso juga membawa buku-buku karya beliau untuk dijual kepada Peserta, lumayan juga dapat beberapa buku yang ditulis Andrie Wongso dengan harga hanya Rp 150.000,-. Ada 2 buku yang sudah selesai kubaca yaitu 15 Wisdom & Success dan 22 Wisdom & Success, ke dua buku ini berisi cerita-cerita klasik yang mengandung muatan pembelajaran yang dapat membangkitkan motivasi dan semangat dalam meraih kesuksesan. Berikut ini summary atau intisari dari setiap cerita yang biasanya dituliskan di akhir setiap cerita, yang aku tuliskan kembali di blog ini yang mungkin bermanfaat untuk diriku sendiri dan pembaca yang mengunjungi blog ini.

Catatan dari Buku 15 Wisdom & Success :
  1. Miliki keteguhan hati, selama kita memiliki kemauan, keuletan dan keteguhan hati, besi batanganpun bila digosok terus pasti akan menjadi sebatang jarum.
  2. Hadapi dengan berani setiap batu penghalang, di balik setiap batu penghalang pasti ada hikmah yang tersembunyi.
  3. Jangan pernah menyerah, jangan takut mencoba, jangan takut memulai. Bila telah diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, hasilnya sukses atau gagal, sesungguhnya semangat perjuangan itu telah memiliki nilai kesuksesan tersendiri.
  4. Kebiasaan yang terlatih akan melahirkan keahlian, mari pelihara dan kembangkan kebiasaan berpikir sukses, bersikap sukses, sehingga terbentuk karakter sukses yang akan membawa kita pada puncak kejayaan.
  5. Ketrampilan berkomunikasi secara baik dan positif merupakan syarat mutlak bagi setiap orang yang ingin meraih kesuksesan dalam bidang apapun yang digeluti.
  6. Miliki keberanian menetapkan target, yakin dan percaya bahwa anda bisa sukses, wujudkan melalui perjuangan nyata, anda bisa menjadi seperti yang anda inginkan.
  7. Kasih dan perhatian adalah kekuatan, jika setiap hari kita mau memberikan kasih dan perhatian kepada orang-orang di sekeliling kita, hidup akn terasa bahagia dan lebih bermakna.
  8. Kesalah-pahaman dan permusuhan timbul gara-gara ucapan yang tidak pada tempatnya. Bisa mengendalikan diri, tahu kapan harus diam dan tahu kapan harus berbicara adalah sikap yang bijak.
  9. Tekad merupakan sumber motivasi bagi kemajuan dan kesuksesan. Mereka yang memiliki tekad yang kuat, bisa menciptakan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.
  10. Jati diri kita adalah sama-sama manusia. Tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika orang lain bisa sukses, kitapun bisa sukses.
  11. Sesungguhnya kekayaan dan kebahagiaan sejati ada di dalam rasa syukur. Saat sukses kita bersyukur, saat gagalpun kita bersyukur.
  12. Kegigihan adalah semangat pantang menyerah yang harus kita miliki. Dengan bekal kegigihan dan usaha yang konsisten, kesuksesan yang kita peroleh pasti berkualitas dan membanggakan.
  13. Kesabaran adalah mutiara kehidupan. Ketika menghadapi orang yang sedang emosi, kita butuh kesabaran, lebih-lebih saat kita sendiri tersinggung dan marah, kita butuh kesabaran.
  14. Kekuatan dari kebiasaan yang terlatih dan fokus pada tujuan, akan mampu mengubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, apa yang tidak bisa menjadi bisa.
  15. Jadikan keraguan dan ejekan sebagai cambuk untuk memperkuat tekad dan perjuangkan dengan segenap kemampuan yang ada, buktikan semua mimpi dapat menjadi kenyataan.
   Catatan dari Buku 22 Wisdom & Success :
  1. Jika manusia mampu meredam ego dan mau mengakui kesalahan dan memohon maaf, maka banyak masalah pertengkaran dan permusuhan bisa diredam.
  2. Saat kita maju tidak perlu tinggi hati, justru saat itulah kita harus tetap rendah hati dan terus menerus memoles diri agar kualitas sukses kita makin berarti.
  3. Kita akan menjadi manusia yang berbahagia, jika mampu berbuat, melihat dan bersyukur atas hal-hal baik di kehidupan ini dan senantiasa mencoba untuk memaafkan dan kalau mungkin melupakan hal-hal buruk yang pernah terjadi.
  4. Sehebat apapun kita hari ini, jangan pernah lupa pada siapapun mereka yang pernah mendukung kita dan menjadikan kita seperti saat ini.
  5. Sebagai manusia yang telah dikaruniai oleh Tuhan dengan segenap kelebihan, kita harus berani mengembangkan diri untuk berpikir, bertindak, belajar dan berjuang.
  6. Hanya dengan action dan belajar dan action lagi, manusia akan bisa mencapai pertumbuhan mental yang sehat dan meraih kesuksesan seperti yang diidam-idamkan.
  7. Kerja adalah kehormatan bagi setiap manusia. Setiap tetes keringat bagi mereka adalah sebuah nilai yang tak bisa diimbangi dengan materi semata.
  8. Dengan melaksanakan sepenuh hati setiap tanggung jawab yang diberikan, maka kita akan jadi mutiara indah yang akan terus mengkilap dalam setiap episode kehidupan yang dijalankan.
  9. Kita boleh miskin kantong, tetapi jangan miskin mental. Kita boleh melarat materi, tetapi jangan melarat mental.
  10. Seperti pepatah mengatakan, kita tidak jatuh karena gunung yang tinggi, tetapi manusia jatuh karena kerikil yang kecil.
  11. Kita akan menjadi lemah kalau kita hidup hanya dengan menunggu, apalagi menggantungkan belas kasihan orang lain. Ingat, jati diri manusia ditandai dengan keberanian bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.
  12. Apapun keadaan diri, kita harus senantiasa belajar bersyukur dan tetap bangga menjadi diri sendiri.
  13. Jika ingin meraih prestasi yang gemilang atau ingin mendapatkan hasil yang maksimal dari sebuah pekerjaan ada 'harga' yang harus kita bayar. Semua butuh diperjuangkan dan akan melalui proses yang melelahkan serta membutuhkan waktu, fokus dan kesungguhan hati..
  14. Jika kita punya satu nilai keyakinan dalam diri bahwa sukses adalah hak saya, maka jalan kesuksesan pasti akan selalu terbuka.
  15. Apapun yang telah terjadi, kita harus bisa menerima dengan jiwa besar dan jika kita memang ingin mengubah keadaan itu, ubahlah dengan cara yang positif.
  16. Bisa menerima kita apa adanya hari ini adalah kebijaksanaan dan mau berusaha memulai dari apa adanya kita hari ini dengan kejujuran dan kerja keras adalah keberanian.
  17. Dengan kelebihan yang bisa kita maksimalkan, niscaya setiap peristiwa dan kesialan berupa ujian dan cobaan yang menimpa, pasti akan mampu kita lewati dengan kesungguhan untuk berjuang.
  18. Mampu bersyukur sejatinya adalah salah satu sumber kebahagiaan, karena itu jadikan setiap hari penuh rasa syukur, sehingga hidup akan jauh lebih bernilai.
  19. Jika dilandasi dengan kesungguhan dari dalam hati, lambat laun keyakinan dan kepercayaan diri tersebut akan tumbuh menjadi bekal kehidupan yang luar biasa.
  20. Sesungguhnya tidak ada pekerjaan yang terlalu berat, jika dikerjakan dengan landasan keikhlasan dan niat yang mulia, lakukan semua dengan cinta.
  21. Tetap bijak dalam bertindak, landasi ketulusan dalam bersikap, maka bantuan dan pertolongan yang kita berikan akan membawa hidup penuh berkat.
  22. Hukum kesuksesan paling sederhana sebenarnya adalah mau berjuang sepenuh hati dengan penuh keuletan dan siap belajar dari masalah yang mendera. Ingat, semua butuh diperjuangkan, semua butuh pengorbanan dan tak ada sukses yang diraih tanpa melalui proses kerja nyata.
Semoga kita bisa meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Ayo semangat dan konsisten untuk memperjuangkannya.

Salam Ina

Friday, October 31, 2014

Perjalanan ke Italy

Pada minggu ke tiga bulan Oktober 2014 aku ditugaskan ke kota Florence atau Firenze - Italia, untuk menghadiri FAT (Factory Acceptance Test) peralatan compressor yang akan digunakan pada proyek gas yang sedang kutangani. Senang juga mendapat tugas ke luar negeri apa lagi ke negara atau kota yang belum pernah kukunjungi sebelumnya.
@ Firenze Airport
Persiapan perjalanan dimulai dengan pengurusan Visa Schengen di kedutaan Italia melalui VFS Global yang berkantor di Kuningan City. VFS Global merupakan agen yang ditunjuk oleh beberapa kedutaan untuk proses pengajuan Visa, sehingga kita tidak perlu datang ke kedutaan negara tersebut. Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan Visa dapat dilihat pada website VFS Global. 

Untuk penyerahan berkas, kita harus membuat perjanjian melalui website atau bisa juga melalui travel agent. Jika waktunya cukup antara pengurusan visa dan keberangkatan, lebih baik mengurus sendiri ke VFS, biayanya lebih murah karena travel agent akan menambahkan biaya pengurusan tersebut yang besarnya bervariasi. Visa Schengen selesai sekitar 4 hari setelah penyerahan berkas yang telah lengkap. Setelah semua dokumen perjalanan beres, hari Rabu tanggal 22 October 2014 dini hari aku berangkat naik pesawat Garuda dari Jakarta ke Amsterdam, lalu dilanjutkan dengan KLM dari Amsterdam ke Florence.

Florence
Tiba di Florence sudah sore hari, langsung menuju hotel Best Western Rivoli yang telah dibooking sebelumnya. Kegiatan sore ini adalah istirahat karena masih jet-lag berat. Hotel Rivoli ini terletak di sekitar Piazza Santa Maria Novella, dekat dengan stasiun KA dan stasiun bus serta dekat pula dengan San Lorenzo market, untungnya info tentang pasar ini tahunya belakangan, kalau tidak ... bisa gawat bakalan cuci mata terus ke sini :)
Duomo
Sesuai tujuan utama ke Florence ini, besoknya hari Kamis tanggal 23 Oktober 2014 pagi, kami ke kantor GE (Nuovo Pignone) untuk menghadiri Performance Test Compressor, test ini dilakukan untuk menguji kurva operasi dan titik surging dari compressor yang telah dibuat sebelumnya. Nah aturan di kantor GE ini, setiap visitor harus didampingi oleh pekerja GE ketika beraktifitas termasuk ke toilet. Urusan ke toilet ini bisa jadi siksaan tersendiri, kami harus kompak bareng2 ke toilet walaupun metabolisme tubuh berbeda-beda karena kami nggak enak sama pendampingnya jika dia harus bolak balik mengantarkan kami ke toilet, bayangkan kami ada 7 orang (4 orang dari Rekind, 1 orang dari skkmigas, 1 orang dari PJIT dan aku mewakili PEP).

Hari Jum'at tidak ada kegiatan yang harus kami lakukan di kantor GE karena GE harus melakukan persiapan untuk Mechanical Test Run yang dijadwalkan hari Senin tanggal 27 Oktober 2014. Kesempatan waktu luang ini kami manfaatkan untuk menjelajahi sebagian kota Florence yg indah ini, yang dapat dilakukan dengan berjalan kaki mulai dari Piazza Santa Maria Novella dekat hotel tempat kami menginap ... menuju Piazza Del Duomo yang ada bangunan penting Duomo (katedral gaya Italia) yang cukup indah untuk dijadikan objek foto2. Sayangnya sebagian gedung di Piazza Del Duomo sedang direnovasi, banyak terpasang perancah yang mengganggu keindahan bangunannya.
kota Florence (dari Piazzale Michelangelo)
Perjalanan dilanjutkan ke Palazzo Vecchio yang merupakan istana berupa benteng, tak jauh dari sini ada Ponte Vecchio yaitu jembatan tua (tahun 1333) yang melintasi sungai Arno, yang merupakan jembatan satu-satunya yang selamat dari pemboman tentara Jerman pada Perang Dunia II. Saat ini jembatan Ponte Vecchio tertutup bagi kendaraan, di atas jembatan ada koridor yang menghubungkan Uffizi ke Palazzo Pitti. Di sepanjang jalan menuju tempat2 wisata di Florence ini banyak toko2 yang menjual produk dari kulit, souvenir maupun restoran2.

Oh ya kami juga sempat mengunjungi mesjid yang ada di Florence ini namanya mesjid At Taqwa, lokasinya di Borgo Allegri tidak jauh dari Piazza Santa Croce dan kami ikut sholat Jum'at di sini. Bangunan mesjid ini berupa rumah yg dijadikan tempat ibadah. Dari luar tidak terlihat ada kubah, menara atau tanda bulan bintang yang menjadi ciri khas mesjid. Khutbah Jum'at dilakukan dalam 2 bahasa yaitu Italia dan Arab. Untuk perempuan disediakan ruangan terpisah yang tertutup dan ada kamar mandi/toilet untuk wudhuk. Jama'ah wanita yang ikut sholat Jum'at sekitar 10 orang, namun setelah itu ada datang beberapa jama'ah wanita untuk sholat dzuhur.

Keindahan kota Florence dapat dilihat dengan jelas dari Piazzale Michelangelo yang terletak di seberang sungai Arno, lokasi ini merupakan taman yang lebih tinggi dari tempat lainnya dan merupakan salah satu tujuan wisata yang populer. Lumayan capek jalan kaki dan naik tangga ke sini, tapi kelelahan ini terbayar setelah sampai ke atas dan melihat pemandangan kota Florence yang indah.  

Roma
Hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2014, perjalanan di lanjutkan ke Roma dengan menggunakan KA cepat, ongkosnya pp sekitar 86 euro, karena kami beli tiketnya mendadak, ketika perjalanan menuju Roma kami tidak dapat tempat duduk, padahal harga tiketnya lumayan mahal untuk  perjalanan sekitar 2 jam.  Di stasiun KA Roma Termini aku sempat ketemuan dengan teman kuliahku di TK83-ITB yang sedang liburan bersama istrinya. Temanku itu mengingatkan kami agar hati-hati karena dia sudah pernah kecopetan selama di Roma.

Untuk memudahkan kunjungan ke tempat-tempat wisata, kami membeli tiket bus hop on hop off seharga 20 euro, sayangnya pada hari tersebut di Roma terjadi demo buruh yang lumayan besar dan banyak jalan yang ditutup sehingga bus tersebut tidak dapat berjalan sesuai rute yang seharusnya. Bus hanya dapat berjalan menuju lokasi Vatican City dan Fontana Di Trevi saja.

Di Vatican City kami tidak turun, karena pengen cepat-cepat menuju Colloseum, namun apa daya ternyata busnya tidak dapat berjalan ke Colloseum, disarankan kami turun di Fontana Di Trevi saja, lalu jalan kaki ke Colloseum, kesal juga sih uang 20 euro jadi terbuang percuma. Di Fontana Trevi kami hanya melihat2 saja dan tidak jadi berfoto ria karena bangunan tersebut sedang direnovasi, tidak ada pancaran air mancurnya, akhirnya kami malah hanya belanja-belanja souvenir saja dan numpang BAK di warung kopi yang ada di sini.
Colloseum
Dari Fontana Di Trevi kami berjalan kaki menuju Collosseum dengan mengandalkan peta dan bertanya pada orang-orang yang kami jumpai. Di sepanjang jalan menuju Collosseum banyak bangunan2 kuno yang bagus dijadikan objek foto-foto narsis. Akhirnya sampai juga kami ke Collosseum, setelah mengambil beberapa foto dan ada teman yang ikut masuk ke Colloseum, kami segera kembali ke stasiun KA karena jadwal kami pulang ke Florence pk 18.20, mengingat kami belum sempat sholat dzuhur dan ashar.

Agar bisa sholat, kami berusaha mencari mesjid sambil bertanya pada penjual kaki lima yang kami duga beragama Islam, mereka mengatakan bahwa mesjid terletak di sekitar via Cavour tidak jauh dari stasiun KA. Karena waktu sholat sudah hampir lewat, kami berlari-lari sambil melewati restoran halal food, di sini kami kembali bertanya di mana letak masjid karena kami akan sholat, ternyata yang punya restoran mempersilahkan kami sholat di restorannya, waduh lega banget rasanya dan terima kasih untuk pemilik restoran yang telah berbaik hati pada kami.

Setelah sholat, kami memesan makanan dan makan siang sekaligus makan malam di restoran ini karena waktu telah menunjukkan pukul 17 lewat. Aku memesan spagetti sea food, baru di sinilah aku makan spagetti.... makanan asli Italia, di tempat lainnya nggak berani beli karena tidak tahu pasti kehalalannya. Hampir setiap hari selama di Italia ini kami makan makanan Turki berupa roti atau nasi kebab. Lucu juga kalau dipikirkan, di negeri asal spagetti dan pizza ini bahkan kami tidak pernah mencicipi makanan tersebut, terutama yang asli buatan orang Italy. Kami tiba kembali ke Florence sekitar pukul 21.00.

Pisa
Hari Minggu tanggal 26 Oktober 2014, kami berkunjung ke Pisa dengan naik KA sekitar 1.5 jam perjalanan dengan biaya tiket 8 euro atau 16 euro pp. Sampai di Pisa kami berjalan kaki menuju menara miring Pisa yang terkenal itu, lumayan jauh lokasi menara dari stasiun KA, tapi karena di kanan kiri jalan banyak toko-toko souvenir jadinya nggak terasa sampai juga ke menara tersebut. 
Menara Pisa
Di sini sudah sangat banyak wisatawan yang melakukan aksi foto-foto di depan menara Pisa tersebut dengan berbagai gaya. Kamipun ikut juga mencari spot foto, sampai-sampai masuk ke pelataran rumput yang dilarang untuk memasukinya, tapi karena banyak orang yang masuk, kamipun ikut masuk juga. Setelah foto-foto sebentar, tiba-tiba datang polisi mengusir kami dan orang-orang yang sedang berfoto ria di rumput tersebut, aduuh malu juga he...he

Setelah puas berfoto ria dan belanja souvenir di Pisa, kami kembali ke Florence, sambil jalan ke stasiun KA kami singgah di salah satu restoran dan kembali makan kebab lagi ha...ha. Sholat dzuhur dan ashar kami lakukan di dalam kereta api, karena tidak ada tempat untuk sholat selama di Pisa.

Florence lagi
Hari Senin tanggal 27 Oktober 2014, kami kembali ke kantor GE untuk menghadiri Mechanical Test Run, test ini berlangsung sampai sore hari. Setelah selesai test, kami mencari makan malam, lagi-lagi makan nasi kebab dan setelah itu singgah di supermarket Coop. Supermarket ini tutup jam 20:00, ternyata pada jam 20:00 ini taxi sudah tidak dapat dipesan lagi (sudah tutup), sehingga kami terpaksa pulang menggunakan bus. Kios-kios yang menjual tiket bus (biasanya ada tulisan Tabacchi) sudah pada tutup, tapi nggak perlu khawatir, tiket bus dapat dibeli pada supir busnya seharga 2 euro, sedikit lebih mahal dibandingkan beli tiket di kios yang harganya 1.2 euro.
di toko souvenir, ada pinokio
Keesokan harinya, tanggal 28 Oktober 2014 yang merupakan hari terakhir kami di Florence, dimanfaatkan untuk mencari oleh-oleh di San Lorenzo market yang ternyata lokasinya dekat dengan hotel kami. Di sini banyak toko-toko dan kaki lima yang menjual produk-produk kulit dengan harga yang relatif murah, kaos-kaos serta souvenir lainnya. Waduh kalap juga melihat produk-produk kulit dengan berbagai kualitas dan harga, harus pintar-pintar menawar dan memilih produk agar tidak tertipu he..he. Aku sempat beli jaket kulit, tas serta dompet kulit buat keluarga dan saudara-saudara dekat. Gawat juga kalau tahu lokasi belanja ini dari awal, bisa bolak balik belanja dan cuci mata di sini.

Tanggal 29 Oktober 2014 siang, kami berangkat ke Amsterdam menggunakan pesawat KLM dan dilanjutkan dengan pesawat Garuda dari Amsterdam ke Jakarta. Tiba di Jakarta tanggal 30 Oktober 2014 sekitar jam 15:00. Alhamdulillah urusan di imigrasi dan bea cukai berjalan lancar dan senang sekali tiba kembali di rumah dengan dengan selamat. Alhamdulillah atas karunia Allah SWT dan terima kasih untuk PEP yang telah memberikan kesempatan yang baik ini untuk aku dapat berkunjung ke Italia.

Salam Ina

Sunday, September 21, 2014

Bubuk Daun Kelor, si pohon ajaib

 
Berawal dari perbincangan ngalor ngidul di grup Whatsapp teman kuliahku TK'83, diskusi tentang khasiat daun kelor sampai berlangsung sekitar 5 jam lebih, yang tentu saja diselingi dengan canda dan tawa. Akhirnya beberapa orang dari kami sepakat untuk memesan kapsul bubuk daun kelor pada teman kami Jan Daniel Sitorus yang diam2 punya ilmu tentang daun kelor. 

Pertengahan September yang lalu pesanan kapsul daun kelorpun tiba, Aku dan keluarga mulai mengkonsumsinya, semoga penyakit-penyakit yang ada bisa sembuh dan kami sekeluarga sehat wal afiat. Aamiin. Penasaran juga untuk searching tentang daun kelor ini, ini dia sebagian hasil googling dari wikipedia tersebut. 

Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter. Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang, juga dapat disayur. Nama umum Indonesia: Kelor, limaran (Jawa) Inggris : Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree Melayu : kalor, merunggai, sajina. Vietnam : Chùm ngây, Thailand : ma-rum, Pilipina : Malunggay.

Bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengkonsumsi daun kelor. Perbandingan gram, daun kelor mengandung: 7 x vitamin C pada jeruk; 4 x calcium pada susu; 4 x vitamin A pada wortel; 2 x protein pada susu; 3 x potasium pada pisang. Organisasi ini juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia. 

Pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika, Amerika Latin, dan Asia. National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera. 

Manfaat utama daun kelor adalah:
  1. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
  2. Menyegarkan mata dan otak
  3. Meningkatkan metabolisme tubuh
  4. Meningkatkan stuktur sel tubuh
  5. Meningkatkan serum kolesterol alamiah
  6. Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
  7. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
  8. Memperindah kulit
  9. Meningkatkan energi
  10. Memudahkan pencernaan
  11. Antioksidan
  12. Memelihara sistem imunitas tubuh
  13. Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
  14. Bersifat anti-peradangan
  15. Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
  16. Mendukung kadar gula normal tubuh
Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya. 

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Transkrip diskusi tentang daun kelor di grup WA TK'83 didokumentasikan di sini, semoga bisa diambil intisari diskusinya :
Diskusi ini diawali ketika Dhani mengeluh tentang kesemutan pada telapak tangannya karena didiagnosa Carpal Tunnel Syndrome.

28/08/14 13.31: Jan Daniel Sitorus tk83: Eh Dan, mungkin ente bisa coba konsumsi daun kelor.
28/08/14 13.32: Evie Siahaan tk83: di rebus Niel daun kelornya
28/08/14 13.33: Dhani Prasetyawan: Ya elo janji mana Bray....
28/08/14 13.34: Ida Yusmiati (personal): Daun kelor khasiat nya apa? Di rumah ada pohon nya tp kecil
28/08/14 13.35: Jan Daniel Sitorus tk83: Bisa dibuat teh. Atau banyak lagi prosesnya. Bahasa keren dari daun kelor itu Moringga. Disebut sebagai miracle tree. Dapat menyembuhkan lebih dr 350 penyakit
28/08/14 13.37: Dhani Prasetyawan: Dimana Nel beli bibitnya....
28/08/14 13.37: Jan Daniel Sitorus tk83: Aku mengkonsumsi itu setiap hari dan staminanya ok, padahal gue capek kali perjalanan terus.
28/08/14 13.39: Jan Daniel Sitorus tk83: Gue sdh melakukan riset dg CPu centra philippine university di Ilo Ilo. Skrg lg kembangin tanamannya di pekanbaru, kupang dan kamboja
28/08/14 13.41: Jan Daniel Sitorus tk83: Bibit gua punya di pku. Tapi gampang aja kok. Kalau Ida punya pohannya, bisa dikembangkan. Tanamnya cepat, seperti taman ubi aja. Tapi kalau tumbuh bisa tinggi lebih dr 10 meter
28/08/14 13.42: Jan Daniel Sitorus tk83: Coba kalian baca di internet apa itu Moringga
28/08/14 13.42: Dhani Prasetyawan: Ok Nel...
28/08/14 13.47: Jan Daniel Sitorus tk83: Aku baru balik dr kamboja dan transit mau ke jkt dulu dan bandung
28/08/14 13.57: Dhani Prasetyawan: Ini ya Nel...?
28/08/14 13.57: Dhani Prasetyawan: Image
28/08/14 14.06: Jan Daniel Sitorus tk83: Right
28/08/14 14.10: Dhani Prasetyawan: Kalau mau rebus daun sendiri bagaimana patokan jumlah daun & jumlah airnya? Daun dikeringkan dulu atau langsung rebus?
28/08/14 14.53: Ida Yusmiati: Dhan, konon di sayur bening enak dan segar
28/08/14 14.54: Ida Yusmiati: Niel, thanks, aku gak sengaja punya pohon kelor, lagi nanam binahong, pakai batang kelor untuk rambatannya, eh tumbuh si kelor. Btw Binahong juga katanya banyak khasiatnya
28/08/14 14.55: Dhani Prasetyawan: Ok Da...
28/08/14 15.06: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Tapi pertanyaan ilmiahnya, knp bisa ada pepatah, "dunia tdk selebar daun kelor" ? Apa krn saktinya daun kelor bagi penyembuhan medis, jadinya selebar daun kelor sdh cukup mahal sehingga orang nggak mau liat daun tipe lain biar dikasih selebar gajah ?...😎
28/08/14 15.08: Ida Yusmiati: Pastinya karena daun kelor itu kecil2 Juna... jd dunia itu sama sekali tdk sempit
28/08/14 15.09: Benny Rahmantio tk83: Wah kalo pohon kelor jaman gue kecil buahnya suka dibuat sayur asam ama ibu gue tuh...enak tuh dalam buahnya yg panjang.....pengganti melinjo. Daunnya unt sayur seperti buat sayur katuk. Pohonnya kalau ditanam di depan dan belakang rumah dipercaya unt nolak bala/magic.......
28/08/14 15.09: Ida Yusmiati: Dan pastinya karena jaman dulu daun kelor itu populer, misalnya dibanding daun pete
28/08/14 15.10: Ida Yusmiati: Salah satu alasan populer krn kepercayaan tolak bala itu..
28/08/14 15.11: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Ya makanya, knp nggak ada pepatah "dunia tdk selebar daun bayam" padahal bayam lebih terkenal dari kelor...😎
28/08/14 15.22: Ida Yusmiati: Juna, pusing kali pulaakk memikirkan bayam Vs Kelor. Kedua nya enak dibuat sayur bening, tapi daun kelor lebih kecil, yang namanya pepatah kan harus rada lebay..
28/08/14 15.24: Agoes Mugianto TK83 G83: Benny daun kelor bukannya nama lainnya daun katuk, Kata orang2 tua dulu , kalau ada yg sakti / punya ilmu kebal...dia akan lemah / hilang kekebalannya kalau dipukul pakai batang pohon kelor
28/08/14 15.25: Agoes Mugianto TK83 G83: Tp sayur bening daun kelor enak banget kalau dibuat menu makan siang + sambal + lapar....
28/08/14 15.34: Dadang Surya tk83: Agus kebanyakan baca komik silat
28/08/14 15.35: Agoes Mugianto TK83 G83: Hhheee.....iya kali....😄
28/08/14 15.35: Dadang Surya tk83: Yg jelas klw dipukul daun kelor satu kuintal pastinya sakit
28/08/14 15.36: Ida Yusmiati: Beda atuuuh daun katuk dg daun kelor
28/08/14 15.38: Gusnida tk83: Daun katuk jangan dimakan Gus.. Bisa2 loe pake BH😀😁
28/08/14 15.41: Agoes Mugianto TK83 G83: Wah....daun katuk aku gak tau. Kalau daun kelor...aku dulu pernah makan...😄😄😄😄😄....
28/08/14 16.13: Jan Daniel Sitorus tk83: Sorry, tadi naik pswt. Yg paling efektif, daun kelor itu dibuat bubuk dan dimasukkan ke kapsul, baru dimakan rutin bagi yg suka bepergian
28/08/14 16.14: Jan Daniel Sitorus tk83: Pohon kelor itu bukan hanya daunnya yg berkasiat. Biji, akar dan rantingnya juga bermanfaat
28/08/14 16.15: Dadang Surya tk83: Rakus amat Daniel semuanya dimakan😆
28/08/14 16.18: Jan Daniel Sitorus tk83: Manfaatnya beda2
28/08/14 16.18: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Ya, itulah kita membahas hebatnya daun kelor, shingga ada peribahasa "dunia tdk selebar daun kelor"...kan nggak ada peribahasa "dunia tdk selebar daun katuk, daun bayam, daun melinjo, daun kelapa,.daun sawi", dsb...
28/08/14 16.20: Jan Daniel Sitorus tk83: Kalau bijinya bisa utk menumbuhkan rambut, mencerahkan mata sehingga bisa membantu penyembuhan mata minus dsb, bahkan bisa menghitamkan rambut.
28/08/14 16.21: Jan Daniel Sitorus tk83: Akarnya effektif untuk menaikan tekanan darh rendah dll. Rantingnya untuk darah tinggi dll
28/08/14 16.22: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Tapi Niel, bukannya kelapa nggak kalah hebat dgn kelor ? Akar sampai batang sampai santannya, semua tau kehebatan kelapa....😄
28/08/14 16.24: Jan Daniel Sitorus tk83: Jun, kalau kelapa itu bisa digunakan semua bagiannya, tapi bisa buat penyakit juga..kalau kebanyakan santan jdi kolesterol. Hehhe
28/08/14 16.25: Gusnida tk83: Apalagi kena sambit buah kelapa... Bisa pingsan
28/08/14 16.27: Sri Inayati tk83: Daniel, bagi2lah itu daun kelor yg sdh dibuat pil, ada dijual nggak di pasaran ?
28/08/14 16.30: Gusnida tk83: Produksi aja pilnya Daniel.. Aku juga mau
28/08/14 16.30: Ari Sofian tk83: Cara pakainya spy bisa menumbuhkan rambut gimana ? Bubuknya ditaburkan & direkatkan ke bgn kepala yg botak ?
28/08/14 16.33: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Ari, gw liat seminggu lalu...di TV, itu komedian Jeremy Teti (bekas penyiar SCTV) ikut terapi tanam rambut di kepalanya yg botak...cara begitu lebih efektif, kalee...😦
28/08/14 16.34: James Wiyaka: Jadi kelapa sama kelor bagus mana dong
28/08/14 16.36: Jan Daniel Sitorus tk83: Iya, team kami sdh produksi kapsulnya. Dan juga mereka sdh jual. Aku sdg menanam 5000 pohon kelor varietas dari thailand. Di pku aku siapin lahan 2 ha utk kelor, di bogor partner aku tanam 12 ha, di cambodia 4 ha, di filipina, 11 ha. Dan di kupang ada dimana2,
28/08/14 16.39: Ida Yusmiati (personal): Betul kata adikku waktu dia ada tugas di kampung2 kupang tiap hari org sana makan rebus daun kelor.. nah cb diselidiki apa ada efeknya buat org kupang?
28/08/14 16.40: Jan Daniel Sitorus tk83: Utk rambut, ya bijinya yg kering ditumbuk sampai halus dan dicampur dg sedikit minyak zaitun, sehingga jd kental dan dioleh kebagian rambut yg rontok atau botak. Kalau manfaat ini sdh dialami langsung oleh profesor yg jadi researcher aku di filipina. Dia tadinya sdh botak bagian atasnya dan skrg tumbuh kembali
28/08/14 16.41: Dadang Surya tk83: Mantap kali Daniel, ngalahin prof Hembing
28/08/14 16.41: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Hebat ya daun kelor...
28/08/14 16.41: Jan Daniel Sitorus tk83: Di kupang ada 2 pohon yg menyelamatkan penduduk disana dari berbagai masalah disana yaitu pohan lontar dan pohon kelor
28/08/14 16.42: Gusnida tk83: Jadi kapsulnya bisa beli dimana?
28/08/14 16.43: Jan Daniel Sitorus tk83: Mereka sering kekurangan air, paceklik, gagal panen dsb. Pohon lontar dan pohn kelor ini yg bisa bertahan tumbuh
28/08/14 16.43: Jan Daniel Sitorus tk83: Sabar Gusnida. Aman tuh..
28/08/14 16.44: Ida Yusmiati: ...🎺kabar gembira bagi kita semua..🎸daun kelor kini ada extract nya.🎷🎹. Bentar lagi Daniel bakal muncul di TV menyanyikan iklan tersebut..
28/08/14 16.45: James Wiyaka: Masdan gooood
28/08/14 16.45: Dadang Surya tk83: Daniel si Mat Kelor
28/08/14 16.46: Jan Daniel Sitorus tk83: Kalau bicara gizi, org di kupang tidak kenal gizi, namun kedua pohon itu membuat mereka sehat dan bisa survive. Bahkan bertahan sampai umur panjang
28/08/14 16.47: Bambang Praha TK83 G83: Akhirnya Daniel bikin film "Daniel biang kelor"
28/08/14 16.48: Sri Inayati tk83: Ha..ha, Daniel, pil kelor bisa dibeli dimana ?
28/08/14 16.48: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Niel, tp belum lengkap kalo blm ada analisis soal dua buah yg akhir akhir bersaing, jadi queen of fruit : manggis dan sirsak...mana yg lebih unggul ? keduanya diklaim sebagai makanan anti oksidan, makanan anti cancer...😐
28/08/14 16.49: Dadang Surya tk83: Kalau ada saya mau sirupnya atau minyak oles Kelor
28/08/14 16.49: Sri Inayati tk83: Mau dioles di roti Dang ?
28/08/14 16.49: Sri Inayati tk83: Selai daun kelor
28/08/14 16.50: Gusnida tk83: Dioles dipipi krn anti oksidan ya?
28/08/14 16.51: Dadang Surya tk83: Dibuat juga yg inhaler
28/08/14 16.51: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Di Kupang air juga kurang...katanya sering krisis air. Apa ada andil daun kelor juga?
28/08/14 16.51: Dadang Surya tk83: Kalo buat anak2 dibuat permen kelor
28/08/14 16.52: Jan Daniel Sitorus tk83: Program daun kelor ini kami kembangkan dengan tidak sengaja. Karena kegiatan gue berkeliling membantu desa2 miskin yg susah air, lalu gue punya beban untuk menolong kehidupan mereka dengan program.yg miurah dan efektif, kemudian ketika sampai di desa2 di kamboja dan filipina gue ketemu dg team yg sdg research moringga dan terjadilah paetnership itu.
28/08/14 16.52: Dadang Surya tk83: Hebat Daniel salut buat karya-nya
28/08/14 16.53: Sri Inayati tk83: Mantap kali Daniel 👍semoga kiprahnya bisa bermanfaat bagi masyarakat
28/08/14 16.53: Sri Inayati tk83: Pertanyaanku blm dijawab, dimana bisa membeli pil kelor itu ?
28/08/14 16.53: James Wiyaka: Hebat kali Daniel juragan kolor eh kelor
28/08/14 16.54: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Mantap kali 👍
28/08/14 16.54: Evie Siahaan tk83: Iya mantafff lah Daniel 👍👍...proud of you
28/08/14 16.54: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Daniel sdh mengkelorkan masyarakat, memasyarakatkan kelor...👍
28/08/14 16.55: Jan Daniel Sitorus tk83: Kalau untuk kekurangan air di ntt, ada supply dari pohon lontar. Ajaibnya yang gue lihat Tuhan itu timbuhkan.pohan2 ini didaerah yg sangat membutuhkan. Meminum sedikit air lontar sdh memberikan kekuatan bagi orangnya
28/08/14 16.55: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Tapi, soal manggis sirsak tadil gmana Niel ? Sayur tanpa buah,.tdk lengkap..keduanya ibarat saudara kembar...
28/08/14 16.55: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Thank God🙏
28/08/14 16.55: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Luar biasa ciptaanNya..
28/08/14 16.56: Jan Daniel Sitorus tk83: Berdasarkan penelitian, daun kelor punya anti oksidan lebih ringgi dari manggis. Vitamin C dan E juga tinggi. Hanya tidak populer.
28/08/14 16.56: Ida Yusmiati: Daniel kita ganti aja namanya jadi Daniel Moringga, menyaingi Daniel Sparinga Jubir SBY
28/08/14 16.57: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: .kalo sirsak gmana Niel ?
28/08/14 16.57: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Daniel, dateng HBH kan? Nana pasti pengen banget dengerin sharing ttg Kupang. Dia sudah bbrp kali ke Kupang dan Atambua untuk edukasi anak2 di sana.
28/08/14 16.57: Jan Daniel Sitorus tk83: Ya, aku nggak sempat euh mengembangkan hal ini utk bisnis serius, krn waktuku habis utk sosial dan community developmen
28/08/14 16.58: Ida Yusmiati: Juga tentang program air bersih nya Daniel, Yuyun pasti tertarik
28/08/14 16.59: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Di foundation 83 juga u/sosial n community development..mungkin Daniel bisa bantu kasih masukan.
28/08/14 16.59: Jan Daniel Sitorus tk83: Ko, aku coba ya. Aku memang sabtu ada dibanding krn keponakanku anak kakak kami ada yg menikah di hari itu. Dia itu anak TK 2000 an, namanya Laura Priskila
28/08/14 17.00: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Ok👍
28/08/14 17.00: Ida Yusmiati: Kalau lontar Gw suka banget tuh buah Siwalan nya... khasiatnya enakk
28/08/14 17.01: Ida Yusmiati: Jangan dibuat extract nya ya Daniel utk buah Siwalan...
28/08/14 17.07: Sri Inayati tk83: Yg mana Da buat siwalan itu kalau "w" nya hilang jadi sialan 😃
28/08/14 17.11: Evie Siahaan tk83: Niel ke Kambodia yg kunjungi Orphanage itu ga ??? Gereja aku ikut ke sana
28/08/14 17.14: Ida Yusmiati: Wah Ina kudu jalan2 ke pasar mayestik....
28/08/14 17.18: Dhani Prasetyawan: Buah siwalan itu buat org hamil....memperkuat rahim kata org tua...
28/08/14 17.19: Jan Daniel Sitorus tk83: Daun kelor juga membantu memperkuat rahim dan memberi supply makanan ke janin
28/08/14 17.20: Jan Daniel Sitorus tk83: Kasiat vitamin E nya itu meningkat bila bubuk daunnya ditabur dinasi putih dan dimakan. Wah kulit bisa tambah bagus
28/08/14 17.21: Dhani Prasetyawan: Itu ditanya lho dimana bisa beli bubuknya Om....
28/08/14 17.23: Shri Arjuna Sriwijaya tk83: Sirsak gmana Niel ? Yg gw baca, para peneliti di Brazil sdh tau khasiat daun dan buahnya...tp.mereka sembunyikan hasil risetnya,...demikian jg penjajah Belanda,.para penelitinya sdh tau lama...tp jg disembunyikan hasil risetnya...baru terungkap di Indonesia 5 tahun terakhir ini...
28/08/14 17.26: Jan Daniel Sitorus tk83: Sirsak dan manggis sdh diteliti juga oleh istrinya prof yg adalah ahli pangan di CPu, dan daun kelor masih diatasnya. Ya memang daun kelor tidak ada dimana2. Di dunia ini ada 13 varietas daun kelor kebanyakan di asia dan afrika
28/08/14 17.27: Jan Daniel Sitorus tk83: Kalau mau bubuknya, aku bisa minta team.aku yg di kupang. Kemarin dari kamboja aku bawa bbrp kilo karena stok di pku habis. Buanyak kali yg minta disana.
28/08/14 17.29: Jan Daniel Sitorus tk83: 1 kg bubuk itu bisa jadi 5000 kapsul
28/08/14 17.29: Dhani Prasetyawan: Ya kita beli Niel....jangan gratisan kasihan petaninya...
28/08/14 17.31: Dhani Prasetyawan: Memangnya utk mbuat bubuknya pakai alat khusus atau teknologi khusus...bukan cuma dioven/jemur trus diblender...?
28/08/14 17.33: Gusnida tk83: Mau beli dong niel
28/08/14 17.33: Jan Daniel Sitorus tk83: Iya, sangat sederhana, tapi. 1 kg hasil itu banyak sekali daun yg hrs diproseskan
28/08/14 17.35: Jan Daniel Sitorus tk83: Sabar ya Gusnida. Nanti ku cek dulu
28/08/14 17.35: Dhani Prasetyawan: Sehari berapa kapsul sebaiknya diminum...?
28/08/14 17.40: Jan Daniel Sitorus tk83: Tergantung kebutuhannya, bisa 1 sampai 4 kapsul sekali makan dan bisa 3 kali makan sehari. Kalu hanya untujk maintain ya bisa 2 kapsul sehari.
28/08/14 17.41: Gusnida tk83: Yg jadi bubuk buah daun batang atau ranting? Jangan sampai tekanan darah naik ... Kacau nanti
28/08/14 17.42: Dadang Surya tk83: Nah Nida belum apa2 sdh nail tek darahnya😆
28/08/14 17.42: Dhani Prasetyawan: Daun Nid.....
28/08/14 17.42: Jan Daniel Sitorus tk83: Bapak aku umur 79 tahun sudah sakit gula lebuh dr 40 tahun. Kadar gulanya sktr 400. Mengkonsumsi kelor 3 kapsul sekali makan dan 3 kali sehari. Dalam 2 bulan kadar gulanya stabil dibawah 200. Dan tidak minum obat gula lagi skrg kecuali kelor
28/08/14 17.42: Ari Sofian tk83: Kalo dikunyah lama lama, ntar gigi jadi bisa tumbuh rambut ga ?
28/08/14 17.43: Jan Daniel Sitorus tk83: Yg dibubuk urk dimakan iti ya daunnya lah
28/08/14 17.43: Dhani Prasetyawan: Ok aku mau juga bubuknya....bisa diseduh ya kayak buat teh?
28/08/14 17.43: Rudy Tavinos TK83 G83: Buah pete juga buah dr segala buah krn vitamin yg di kandungnya luar biasa, terus daun kelor, brotowali, kunyit putih dll ini lah indonesia
28/08/14 17.44: Jan Daniel Sitorus tk83: Bisa juga Dan
28/08/14 17.46: Dhani Prasetyawan: Cocok nih bubuk kelor dicampur Martabak Ovomaltine/Nutella biar menetralkan gula...hehehe...
28/08/14 17.46: Rudy Tavinos TK83 G83: Pohon kelor utk 1 ha dapt berapa pohon idealnya dan?
28/08/14 17.47: Dhani Prasetyawan: Sekalian brp produksinya..
28/08/14 17.56: Hamid tk83: Utk rambut, ya bijinya yg kering ditumbuk sampai halus dan dicampur dg sedikit minyak zaitun, sehingga jd kental dan dioleh kebagian rambut yg rontok atau botak. Kalau manfaat ini sdh dialami langsung oleh profesor yg jadi researcher aku di filipina. Dia tadinya sdh botak bagian atasnya dan skrg tumbuh kembali
28/08/14 17.58: Dany GL: Ntr tumbuhnya....kriting pa lurus wan...
28/08/14 17.58: Dhani Prasetyawan: Iya Mid...udah disave bagian yg itu aja....😜
28/08/14 17.59: Ida Yusmiati: Wow Kelor ini too good to be true, jangan2 dia singkatan dr Kerak Telor?? Hehe tapi aku mau Niel kapsul or bubuk nya yaaa
28/08/14 17.59: Vemmy Iwanudin TK83 G83: Daniel, gw juga kena Diabetes dan rambut jadi botak. Bisa pesen juga 'Daniel ?
28/08/14 17.59: Sri Inayati tk83: Tolong juga di save bagian yg bikin kulit tetap awet muda ha...ha
28/08/14 18.01: Sri Inayati tk83: Kalau sdh makan kelor, kita minta Very nimbang lagi bisa2 umur kita jadi ABG. 😜
28/08/14 18.03: Hamid tk83: Pokoknya yang kelor yang belor yang telor yang molor sudah disave semua😜👍👍
28/08/14 18.04: Hamid tk83: Kalau nanti di bali ada program kelor bagus juga tuh
28/08/14 18.04: Hamid tk83: Seru juga kalau lihat gigi Ari tumbuh rambut
28/08/14 18.05: Sri Inayati tk83: Btw bgm cara mensave message WA (bukan dg copas), kalo BBM kan ada menu save chatnya
28/08/14 18.07: Rudy Tavinos TK83 G83: Daun lidah mertua bagus juga tuch
28/08/14 18.08: Dhani Prasetyawan: Niel....ada efek meluruskan rambut enggak
28/08/14 18.08: Sri Inayati tk83: rambut Hamid perlu diluruskan ya Dhani ? 😃
28/08/14 18.09: Rudy Tavinos TK83 G83: Yg mau mesen kapsul kelor di 087888566863
28/08/14 18.09: Hamid tk83: Buat siapa dhan😜
28/08/14 18.10: Sri Inayati tk83: Thanks Rud, loe sdh pernah coba, bener nggak campurannya, takutnya kalo nggak jelas ada campuran bahan2 berbahaya
28/08/14 18.13: Dhani Prasetyawan: Rudy perlu buat obat tinggi ya...kaboooorrr....
28/08/14 18.14: Rudy Tavinos TK83 G83: Gw suka sekali nyoba2 sampai gw di bedek aja gw coba
28/08/14 18.15: Dadang Surya tk83: Daniel yg pesen kapsul udh banyak nih
28/08/14 18.15: Dadang Surya tk83: Gimana kalo dikoordinir via Nida
28/08/14 18.15: Ida Yusmiati: @Ina, coba menu email conversation, aku pernah coba
28/08/14 18.16: Ida Yusmiati: Bu Kor jadi bu Kelor nanti.
28/08/14 18.16: Rudy Tavinos TK83 G83: Selama itu dari herbal gw makan aja lgs kebetulan pegawai gw ada yg suka nanem tumbuhan herbal
28/08/14 18.17: Dadang Surya tk83: Ada juga herbal daun pintu Rud
28/08/14 18.17: Rudy Tavinos TK83 G83: Kalau air dan buah siwalan itu sdh menjadi menu tetap karyawan gw di site terus brotowali dan lain2
28/08/14 18.17: Gusnida tk83: Oke gw koordinir... 10% ya 😂
28/08/14 18.18: Dhani Prasetyawan: Dibagikan di Bali kan Nid....
28/08/14 18.18: Rudy Tavinos TK83 G83: Nid kapsul kelor banyak yg jual sms aja nanti di kirim pakai tiki.
28/08/14 18.19: Rudy Tavinos TK83 G83: Dhan utk obat botak bisa pakai minyak buah ulin tapi baunya ngga enak
28/08/14 18.19: Ida Yusmiati: Rud..karyawan eloe anak nya banyak gak, kata Dhani rahim nya jadi kuat..
28/08/14 18.20: Rudy Tavinos TK83 G83: Karyawan gw pada doyan kawin yg halal .... Perkasa semua dhan
28/08/14 18.21: Sri Inayati tk83: Ha..ha conversation ini hrs disave, penting dan lucu2 komentarnya 😃
28/08/14 18.21: Ida Yusmiati: Rud, takut gak asli kalo beli sembarangan..
28/08/14 18.21: Ida Yusmiati: Conversation is Kelor banget deehh
28/08/14 18.22: Dadang Surya tk83: Kelor jd trending topic
28/08/14 18.22: Cara Mariko (Kiko) Pitono: Kelor kalo di kamus Oxford ada gak Jun?😜
28/08/14 18.22: Dadang Surya tk83: Hrs go international
28/08/14 18.22: Dhani Prasetyawan: Soal botak mah gue dan istri sudah super duper ridho....ikhlas dengan seikhlas ikhlasnya....
28/08/14 18.23: Hamid tk83: Makanya buruan disave jangan sampai kelor conversation
28/08/14 18.23: Sri Inayati tk83: Sdh gue coba pakai email conversation tapi kog nggak ter save semuanya ya
28/08/14 18.24: Rudy Tavinos TK83 G83: Ya rontok atau botak kan deket2 lah
28/08/14 18.24: James Wiyaka: Rebonding aja Mid
28/08/14 18.25: Sri Inayati tk83: Mgk krn  gue sudah kelor out of date, mgk yg punya HP canggih, coversation ini disave dg menu "email conversation" ke tk83 milis, please 😄
28/08/14 18.25: Hamid tk83: Soal keriting mah gue dan istri sudah super duper ridho....ikhlas dengan seikhlas ikhlasnya....
28/08/14 18.25: Dhani Prasetyawan: Oh caranya gini aja Na....elo kirim ke email elo...trus elo print...trus discan...nah baru di save....
28/08/14 18.26: Gusnida tk83: Tapi juna belum terpuaskan ama kelor.. Dia penasaran ama manggis vs sirsak
28/08/14 18.26: Dhani Prasetyawan: Hamid...huuuuu..itu deket deket sama pasrah.....
28/08/14 18.26: Sri Inayati tk83: Kelor kali Dhani ini bah 😜
28/08/14 18.26: Ida Yusmiati: Gw dah email, message lama semua terkirim, ada lebih dr 15000 message!! Debat Capres yang seru termasuk pastinya
28/08/14 18.27: Ida Yusmiati: Tadi downloadnya rasanya gak kelor kelor
28/08/14 18.27: Gusnida tk83: Manstappp

Salam Ina

Sunday, August 31, 2014

HBH & Reuni ITB'83

Walaupun bulan Syawal 1435H telah berlalu beberapa hari, namun teman-teman angkatan kuliahku ITB'83 sepakat untuk mengadakan acara halal bil halal pada hari Sabtu tanggal 30 Agustus 2014, sekaligus melakukan kegiatan donor darah, lokasinya adalah di kampus ITB (aula barat), Bandung.

Karena sudah berjanji untuk hadir di acara HBH ini, apalagi melihat persiapan teman-teman panitia di Bandung yang sudah bersusah payah mendekorasi aula barat dan mempersiapkan segala sesuatunya, walaupun aku sedang sakit flu aku usahakan tetap hadir. Aku dan teman-teman yang tinggal di Bintaro sepakat untuk berangkat bersama-sama ke Bandung. Kami berangkat sekitar jam 6.30 dan tiba di Bandung sekitar jam 9, langsung menuju jl Gempol Wetan untuk sarapan kupat tahu yang terkenal lezatnya.
foto rame-rame HBH ITB'83
Setelah itu kami berangkat menuju aula barat ITB, sesampainya di sana beberapa teman-teman yang ikut donor darah sudah mendaftarkan diri untuk diambil darahnya. Sebenarnya aku juga ingin mendonorkan darahku, namun beberapa kali screening yang kuikuti, sampai saat belum dapat kesempatan untuk bisa donor darah.  Alasan dari dokter yang melakukan screening  untuk tidak boleh donor antara lain karena baru selesai haid, tekanan darah atau HB yang kurang dll, nah kali ini kebetulan aku juga sedang haid jadi aku tidak mendaftarkan diri untuk jadi donor. Mudah2an di lain kesempatan aku bisa mendonorkan darahku.

Walaupun teman-teman yang hadir di acara HBH ini tidak banyak (kurang dari 100 orang),  acara HBH berlangsung lancar dan meriah, kebetulan di angkatan 83 ini ada kelompok band yang sudah kerap manggung pada berbagai kegiatan angkatan 83 yaitu Musicology yang menyajikan lagu2 dengan sangat bagus. Tentu saja acara foto-foto selalu dilakukan teman-teman sambil menikmati acara di panggung, makanan yang disediakan panitia juga sangat enak.

Jurusan TK'83 yang hadir (9 orang)
Pada acara HBH ini, teman kami Yuyun dari jurusan TL mempresentasikan kegiatan yayasannya dalam mengedukasi bahaya Mercuri yang banyak digunakan pada penambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat. Sedih juga melihat efek dari Mercuri ini terhadap kesehatan masyarakat di sekitar penambangan emas, banyak diantara mereka yang tidak tahu tentang bahaya Mercuri tersebut. Semoga kiprah yayasan yang dipimpin oleh teman kami ini bisa membantu masyarakat memahami dan mencegah agar tidak terpapar Mercuri.

Pada acara HBH ini juga ada penjualan kaos, pernak pernik kerajinan dan lukisan serta lelang kaos "langka" yang dilakukan oleh alumni FSRD, juga ada penjualan buku yang berjudul 'Elnusa Turn Around" yang ditulis oleh Massa Manik (alumni TL83) yang juga mantan Direktur Elnusa. Sebagian keuntungan dari penjualan ini dimasukkan ke kas yayasan G'83. Oh ya selain itu yayasan G'83 juga memberikan beasiswa kepada anak-anak dari teman-teman 83 yang telah meninggal dunia atau mengalami sakit berat.

TK'83 @ Tree House, Bandung
Sekitar jam 14, acara HBH angkatan 83 selesai, kami yang dari jurusan TK yang hadir di HBH sepakat berkumpul kembali di cafe Tree House (lokasinya di belakang RS Boromeous) untuk ngobrol dan foto2. Sekitar jam 16.00 kami berangkat pulang ke Jakarta dan tiba di Jakarta sekitar 19.00. Mungkin karena kecapekan, malamnya sakit flu yang kualami semakin parah, bersin-bersin dan batuk-batuk, semoga hari Senin besok 1 September 2014 aku bisa masuk kerja seperti biasa.

Salam Ina

Monday, July 28, 2014

Selamat Idul Fitri 1435H

Hari ini merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah berpuasa dan melawan hawa nafsu sebulan penuh di bulan Ramadhan. Selamat Idul Fitri 1435 H, “taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum” yang artinya “semoga Allah menerima amalan saya dan kamu, amalan puasa saya dan kamu“. Kami juga mengucapkan "Mohon Maaf Lahir & Bathin" buat pembaca blog ini, mungkin ada kata-kata atau tulisan kami yang kurang berkenan ketika dibaca ... dengan setulus hati kami mohon dimaafkan.

foto narsis keluarga kami - Idul Fitri 1435 H
Pada puasa Ramadhan tahun ini aku tidak dapat mengikuti nikmatnya berpuasa di awal dan akhir Ramadhan karena bertepatan dengan tanggal haid bulanan (kena 2 x pula liburnya), sedih juga sih kehilangan waktu berharga tersebut terutama beberapa hari terakhir di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan saja amal ibadahku di bulan Ramadhan yang sedikit dan tidak sempurna ini dapat diterima Allah SWT. Aamiin.

foto narsis dengan Afifa si sulung
Berhubung orang tua dan mertua kami sudah lama meninggal dunia, sehingga bisa dikatakan tidak ada tempat bagi kami untuk mudik ketika lebaran, sehingga beberapa tahun terakhir ini ... waktu libur lebaran dimanfaatkan untuk jalan-jalan ke luar kota. Alasan utama lainnya adalah karena para asisten pulang kampung semua, sehingga liburan tersebut dimaksudkan juga untuk menghindari pekerjaan beres2, cuci piring, dan masak-memasak di rumah ... ha..ha, dasar emak-emak pemalas nih, jangan ditiru ya.

Libur lebaran kali ini, Insya Allah kami akan berangkat ke Bali, perencanaan ke Bali ini juga mendadak (kelamaan bingung menentukan tempat liburan yang nyaman dan biayanya terjangkau), sehingga kami harus membayar biaya tiket pesawat dan hotel yang lumayan mahal.
foto narsis dengan Hifzhan si tengah
Lebaran tahun 2012, kami pulang ke Aceh (kampung halamanku) dan Medan (tempat suamiku dibesarkan), lebaran tahun 2013, kami pergi ke Palembang (daerah asal suamiku). Nah lebaran 2014 ini kami pergi ke kampungnya orang Bali he...he.

Alasan memilih destinasi ke Bali antara lain adalah soal warung/restoran lho kog ?? ini argumen sederhananya ... karena sebagian besar penduduk Bali beragama Hindu, tentu saja mereka tidak merayakan Idul Fitri, sehingga dapat dipastikan warung2 makanan dan restoran2 pada buka sehingga pengalaman sulitnya mencari kuliner khas daerah tidak terjadi lagi seperti ketika kami libur lebaran di Aceh, Medan dan Palembang, semua warung/resto terkenal di daerah tersebut tutup selama 3 - 7 hari, praktis sampai selesai liburan kami tidak sempat merasakan kuliner khas daerah tersebut.

foto narsis dengan Fathur si bungsu
Punya tempat libur lebaran favorit ? nah ada satu destinasi lebaran yang sangat aku idam-idamkan, yang belum tercapai sampai dengan saat ini yaitu menikmati ibadah 10 hari terakhir Ramadhan dan lebaran Idul Fitri di tanah suci Mekkah & Madinah bersama keluarga tercinta (suami dan anak-anakku). Kelihatannya waktu yang tepat adalah tahun depan karena bersamaan dengan libur sekolah anak-anak, semoga Allah SWT memberikan kesempatan, kesehatan dan kemampuan, meringankan langkah kami dan memudahkan semua urusan kami untuk dapat mewujudkan hal ini. Aamiin Ya Rabb.

Salam Ina

Saturday, June 28, 2014

Marhaban Ya Ramadhan & Pilihlah Dengan Hati Capresmu

Marhaban Ya Ramadhan, tadi malam Pemerintah RI telah mengumumkan bahwa In_Syaa Allah puasa 1 Ramadhan 1435H akan dimulai pada hari Minggu tanggal 29 Juni 2014, semoga seluruh umat Islam diberi Allah SWT kekuatan dan kesabaran dalam menjalani ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Seperti yang terjadi setiap tahun, umat muslim Indonesia belum kompak juga dalam menentukan awal bulan Ramadhan maupun akhir bulan Ramadhan. Ada Ormas Islam yang telah mulai berpuasa sehari lebih awal dari yang ditetapkan Pemerintah.

Bagaimana kita menyikapi hal ini ? kebetulan dapat sharing tulisan seorang ustadz dari temanku lewat BBM grup yang aku kutip sebagai berikut : 

Bismillah, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mentaatiku berarti telah mentaati Allah, barangsiapa menentangku berarti telah menentang Allah, barangsiapa mentaati pemimpin umatku berarti telah mentaatiku & barang siapa menentang pemimpin umatku berarti telah menentangku." (HR. Bukhari Muslim) 

Imam Ibnu Abil Izz berkata, "Dalil2 dari Al Qur'an, sunnah & ijma' salaf menunjukkan bahwa seorang penguasa, imam shalat, hakim, komandan perang & petugas zakat itu wajib ditaati semua keputusannya yang berkaitan dengan hal2 yang bersifat ijtihadiah. Penguasa tidak berkewajiban untuk mentaati rakyat dalam masalah2 ijtihadiah. Bahkan kewajiban rakyat adalah mentaati penguasa & meninggalkan pendapatnya demi pendapat yang dipilih penguasa. Karena sesungguhnya manfaat persatuan & kesatuan & bahaya perpecahan & perbedaan itu lebih penting daripada ngotot dalam masalah2 ijtihadiah". (Syarh Thahawiah hal 376). 

Wahai saudaraku, bersatulah & jangan berpecah belah. Ikutilah Pemerintah dalam hal ini dan itu lebih selamat bagimu. Sungguh, Rabb-mu menyuruhmu untuk ta'at kepada Pemerintah muslim, selama dalam perkara yang ma'ruf, di dalamnya ada hikmah persatuan yang lebih utama. Jika seandainya Pemerintah salah dalam hal ini, maka dosanya untuk mereka. Sedangkan engkau lebih selamat karena mengikuti perintah Rabb-mu. Itulah hujjahmu kelak ketika berdiri dihadapanNya. 

Rasulmu bersabda: "Dengar dan taatlah (kepada penguasa). Karena yang jadi tanggungan kalian adalah yang wajib bagi kalian dan yang jadi tanggungan mereka adalah yang wajib bagi mereka" (HR. Muslim 1846). 

"Sholatlah kalian bersama imam, jika sholat imam itu benar, kalian mendapat pahala. Jika sholat imam itu salah, kalian tetap mendapat pahala dan sang imam yang menanggung kesalahannya." (HR. Bukhari no. 662) 

Sedangkan, jika engkau ikut Ormas yg menyelisihi Pemerintah, kemudian ternyata mereka salah dalam perhitungannya, apa jawabmu kelak? Sungguh tanggung jawab itu benar2 akan ada sepenuhnya di pundakmu. Allahu'alam bisshawab.

Dalam bulan Ramadhan ini, tepatnya tanggal 9 Juli 2014 yang akan datang, rakyat Indonesia akan menggunakan hak pilih masing-masing untuk menentukan Presiden dan Wakil Presiden RI yang akan menjabat dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2019.

Pemilu Presiden kali ini lumayan seru, karena capresnya hanya ada 2 pasang calon presiden & wakil presiden, masing-masing mempunyai pendukung dengan prosentase yang besarnya hampir sama pula kalau dilihat dari hasil survey berbagai lembaga. Seringkali para relawan maupun pendukung masing2 capres saling memuji-muji capresnya atau mencaci maki bahkan memfitnah capres lainnya,  persis kayak main pingpong, tenis atau badminton he...he, saling memukul bola dan dibalas oleh lawannya, apalagi kalau ada pukulan smash yang membuat lawan terkejut dan bahkan jatuh, senanglah pihak yang membuat smash tersebut :) 

Sebagai penonton bola he...he maksudnya rakyat yang akan menggunakan hak pilihnya, bijak-bijaklah mencerna berbagai informasi yang berseliweran di berbagai media seperti media cetak, media online, televisi dan media sosial seperti facebook, twitter, blog, dll. Informasi tersebut kadang-kadang berupa kampanye hitam, kampanye negatif dan kampanye positif, saringlah informasi yang diterima dan cari informasi-informasi lainnya yang dapat dipercaya. 

Agak sulit memang memilah-milah mana informasi yang benar, mana yang salah atau fitnah, karena berbagai media yang ada sudah tidak objektif lagi dan cenderung memihak pada pilihan capresnya. Pada akhirnya terpulang pada hati nurani masing-masing untuk memilih capres pada Pemilu nanti, kita sendirilah yang menentukan capres mana yang akan ditusuk pada kertas suara. 

Bagi aku penting pula melihat siapa-siapa yang berada dalam kubu capres-capres tersebut, aku akan memilih yang lebih sedikit mudharatnya bagi kaum muslimin, yang lebih banyak didukung oleh partai Islam dan juga yang lebih banyak mendapatkan dukungan para ulama walaupun bagi kubu capres satunya, capres pilihanku terkait masalah HAM yang juga masih simpang siur.

Entahlah aku kog lebih percaya sama penilaianku sendiri bahwa capres pilihanku yaitu capres dengan nomor urut 1 ... punya rasa cinta yang sangat besar untuk bangsa ini dan dapat membawa bangsa Indonesia menjadi lebih baik, beliau tampil apa adanya dia (tidak dibuat-buat atau dipoles untuk pencitraan). Kiprahnya di masyarakat di sekitar tempat tinggalnya maupun bantuannya untuk berbagai kegiatan menurut aku luar biasa banget, hal tersebut dilakukannya sebagai "rakyat" karena beliau bukan pejabat di Pemerintahan.

Aku mengagumi karakter pribadinya yang kuat dan tangguh padahal begitu banyak cercaan, caci maki bahkan mungkin fitnah yang ditujukan kepadanya sejak karir militernya yang cemerlang diberhentikan secara tiba-tiba, kelihatannya dia tidak pernah membalas perlakuan mereka atau membuka aib orang lain. Karakter ksatria ini juga terlihat ketika debat capres, tak sekalipun dia berusaha menyudutkan lawan debatnya, bahkan sangat sportif mengakui jika pendapat lawan debatnya lebih baik. Semoga penilaian aku tidak salah dan semoga saja beliau dapat terpilih menjadi Presiden RI. Aamiin Ya Rabb.

Himbauanku untuk saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, usahakan hadir ke TPS dan jangan sampai golput atau merusak kertas suara sehingga dinyatakan tidak sah. Pilihlah capresmu sesuai dengan penilaianmu atau bisikan hatimu sendiri. Kalaupun penilaian kita ternyata salah, jangan khawatir atau merasa bersalah, karena kita hanya rakyat biasa yang tidak kenal persis dengan capres tersebut, kita mengenal mereka hanya melalui informasi dari berbagai media.

Berikut ini ada kutipan kata-kata hikmah dalam menyikapi seorang Pemimpin .... berkata Ibnu Mas'ud -radhiyallahu 'anhu-: "Jika pimpinan itu adalah seorang yang adil maka baginya pahala dan keharusan bagimu adalah bersyukur, dan jika pimpinan itu adalah seorang yang jahat maka baginya dosa dan keharusan bagimu adalah bersabar". Siapapun Presiden yang terpilih harus didukung dan dihormati oleh seluruh komponen bangsa.

Tetaplah bersatu sebagai bangsa Indonesia, jangan sampai gara-gara pemilu presiden ini, bangsa kita terpecah belah,  nanti ada negara lain yang bersorak gembira dan senang melihat bangsa kita tercerai berai, saling curiga dan mudah diadu domba. Semoga Allah SWT meridhai Pemimpin yang menjadi pilihan terbanyak rakyat Indonesia dan dapat memimpin bangsa ini menjadi bangsa yang besar, adil dan makmur, maju dan terpandang.

Salam Ina

Friday, May 30, 2014

Jalan-Jalan ke Parapat

stasiun kereta api Kualanamu
Pada minggu terakhir bulan Mei 2014, ada 3 "harpitnas" (hari terjepit nasional) karena diapit oleh dua hari libur tanggal merah, tentu saja kesempatan baik ini tidak disia-siakan oleh pekerja yang mendambakan hari libur seperti aku he...he, langsung minta cuti dan berencana untuk liburan.

Sayang sekali anak-anak tidak bisa ikut karena mereka akan ujian semester, walaupun si bungsu sudah selesai US SD, dia tidak mau ikut, katanya liburan nggak seru, kalau kakak dan abangnya tidak ikut. Akhirnya aku dan suamiku memutuskan untuk ke Medan saja karena sekalian ada urusan keluarga yang harus dibereskan, kami berangkat bareng adik suamiku dan satu orang anaknya yang sudah tamat Perguruan Tinggi.

Kami berangkat dari Jakarta menuju Medan pada pagi hari Minggu tanggal 25 Mei 2014 dengan naik Garuda, Alhamdulillah waktu berangkat dan tiba di bandara Kualanamu-Medan sesuai jadwal. Karena kami belum pernah ke Kualanamu, sambil menunggu jemputan, kamipun mengabadikan bandara ini dengan kamera masing2. Bandara ini bagus dan sering dijadikan objek wisata oleh masyarakat setempat. Di sini tersedia jalur kereta api menuju kota Medan dengan biaya sebesar Rp 60 ribu, tapi kami belum sempat mencoba jalur kereta api ini, karena kami dijemput dengan mobil.

Danau Toba
Acara selama di Medan tentu saja diisi dengan mencicipi kuliner yang terkenal di kota Medan, seperti soto Medan di warung Sinar Pagi, seafood Marco, sate Padang Jo Andah, mie Aceh titi bobrok, sate Padang Waspada, lontong sayur Medan, sate kerang dll. Di Medan kami menginap di hotel Swiss Bell, ketika sarapan tersedia juga menu mie sop, mantap banget kuliner di Medan ini... selama beberapa hari disini berat badan langsung merangkak naik he..he, waduh.

Pada hari Selasa tanggal 27 Mei 2014 sekitar pukul 8:00 pagi, kami berangkat ke Parapat melalui kota Pematang Siantar agar bisa mampir makan siang dengan menu utamanya burung goreng di RM Beringin, lokasi restoran ini beberapa kilometer sebelum kota Pematang Siantar. Setelah selesai makan, kami mampir di sentra oleh2 berbagai ting-ting kacang yaitu toko Paten yang lokasinya tidak jauh dari RM Beringin. Sesampainya di kota Pematang Siantar, kami mampir membeli roti Ganda yaitu roti tawar dengan selai srikaya, tentu saja kami juga membeli selai srikaya untuk di bawa pulang ke Jakarta dari toko lainnya di sebelah toko roti Ganda, katanya sih selainya lebih enak di sini.

Kamipun melanjutkan perjalanan ke Parapat, pemandangan di jalan menuju Parapat biasa-biasa saja, hanya ada sawah dan kebun sawit. Kami tiba di Parapat sekitar pukul 14:00 dan langsung menuju hotel Inna Parapat, karena kami empat orang, kami menyewa Family room dengan tarif Rp 1,835,000 termasuk makan 3 x untuk 4 orang, lumayan mahal, tapi karena lokasi hotel ini yang dekat danau Toba, kamipun malas hunting mencari hotel lainnya.

rumah tahanan Soekarno di Parapat
Karena kami hanya satu malam saja di Parapat, selesai sholat jamak dzuhur dan ashar, kami langsung menuju pulau Samosir dengan menyewa speedboat, biayanya Rp 550,000 pergi dan pulang termasuk singgah di Tuk-tuk Siadong. Perjalanan dengan speedboat ini sekitar 20 menit dan kamipun tiba di pulau Samosir (Tomok). Di sini sudah ada guide yang menawarkan jasanya untuk mendampingi kami melihat rumah adat dan patung si gale gale, makam batu raja Sidabutar, museum Batak, biaya guide sekitar Rp 100 ribu. Disepanjang jalan di Tomok ini banyak kios-kios penjual souvenir, tapi kayaknya kurang laku karena barang-barang yang dijual menurutku kualitasnya tidak bagus, akupun tidak tertarik membeli souvenir tsb.

tanjung Onta, pemandangan ini terlihat
pada jalur parapat-Brastagi
Setelah selesai berkeliling di Tomok ini, kamipun naik speedboat menuju Tuk-tuk Siadong, speedboatnya menumpang sandar di dermaga sebuah hotel sekalian mau numpang BAK karena fasilitas umum di Tomok kurang memadai. Ternyata hotel di sini harganya relatif murah dibandingkan hotel Inna Parapat, agak menyesal juga menginap di Parapat karena pemandangan Danau Toba dilihat dari Tuktuk Siadong ini kelihatan jauh lebih indah.

Karena hari sudah menjelang maghrib, kamipun kembali ke Parapat, speedboat yang kami tumpangi sempat mogok karena terkait sesuatu di dalam air sehingga selang BBMnya copot. Aku jadi deg-degan juga karena kalau sampai speedboatnya nggak berhasil dihidupkan, seram membayangkan terkatung-katung di tengah danau Toba, mana aku nggak bisa berenang lagi. Alhamdulillah, setelah selang BBM terpasang, speedboatnya bisa berjalan lagi dan kami tiba dengan selamat di hotel Inna Parapat.

Keesokan harinya, sebelum pulang kembali ke Medan, kami singgah di rumah tempat presiden Soekarno pernah ditahan oleh Belanda pada tahun 1948. Rumah ini merupakan bangunan Belanda dan terletak agak tinggi, sehingga bisa memandang ke arah Danau Toba dan pulau Samosir, pemandangannya sangat indah, luar biasa. Kami tidak masuk ke dalam rumah tersebut, karena takutnya kelamaan karena perjalanan ke Medan masih panjang. 

pemandangan indah
Untuk pulang ke Medan ini, kami mengambil rute lainnya yaitu melalui Kabanjahe dan Brastagi, jalannya agak berkelok-kelok, namun pemandangan di sekitarnya sangat indah yaitu danau Toba dan hutan pinus, beberapa kali kami berhenti untuk mengabadikan pemandangan yang indah tersebut. Luar biasa, sepanjang jalan tak henti-hentinya aku berzikir, bertasbih mengagumi kehebatan Allah SWT yang telah menciptakan bumi Indonesia yang indah ini. Sudah seharusnya kita bersyukur dengan menjaga alam yang indah ini dan memanfaatkannya untuk kebaikan.

Sampai di Brastagi sekitar pk. 14:00, kamipun sudah lapar banget dan singgah di sebuah restoran untuk makan siang serta sholat jamak dzuhur dan ashar. Kami tidak sempat lagi singgah melihat air terjun karena harus sampai di Medan sebelum malam, untuk membeli oleh-oleh yang akan dibawa pulang ke Jakarta seperti sate kerang, teri medan, bolu meranti dan juga durian si Ucok. Koperpun harus disiapkan untuk menampung oleh-oleh tersebut, untungnya kami bawa koper yang besar, jadi hanya bolu meranti dan sate kerang saja yang dibawa ke kabin. 

Hari Kamis tanggal 29 Mei 2014, kami kembali ke Jakarta dengan koper dan badan yang timbangannya naik tajam he...he, semoga ada kesempatan lagi untuk membawa anak-anak berlibur ke menikmati pemandangan danau Toba dan pulau Samosir. 

Salam Ina

Monday, April 28, 2014

Siklus Kehidupan

Akhir minggu yang lalu ada beberapa peristiwa yang membuatku merenung dan berusaha memahami makna kehidupan yang Allah anugerahkan kepadaku. Ada waktunya duka dan ada waktunya suka, silih berganti dalam kehidupan setiap makhluk Allah SWT di muka bumi  yang fana ini. Semoga endingnya kehidupan kita dalam keadaan "husnul khatimah" dan berada dalam rahmat dan ridha Allah SWT dunia & akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal'alamin.

Ada yang Meninggal Dunia
Hari Jumat 25 April 2014, sekitar jam 10.30 anakku kirim kabar via blackberry message bahwa ada yang telpon ke rumah menyampaikan berita dukacita. Karena nama yang didengar anakku kurang jelas dan alamatnya juga tidak disebutkan, membuatku bertanya-tanya siapa yang meninggal tersebut. Mulailah aku mencari nama keluarga yang mirip dengan nama yang didengar anakku, kebetulan ada adik ipar kakakku yang namanya mirip, sebut saja "F" yang kebetulan memang sedang sakit dan dirawat di RS. Aku segera menghubungi saudara-saudara kandungnya, tapi tak satupun yang mengangkat telponku bahkan ada message yang mengatakan "busy". 

Lutut ini mulai lemas, jangan-jangan benar "F" yang meninggal, usianya masih muda ...  jauh di bawah usiaku. Aku membayangkan duka yang bakal dialami istri, putra-putrinya yang masih kecil dan juga keponakanku (satu-satunya anak kakakku yang selamat dari tsunami) yang tinggal dengan "F" selaku pamannya yang memperlakukan keponakanku itu seperti anak kandungnya sendiri. Aku juga mulai bertanya ke adik-adik kandungku yang berada di Medan dan Banda Aceh apakah mereka ada menerima kabar duka dari keluarga ? mereka menjawab tidak ada. 

Sekitar jam 12-an siang, ada salah satu kakak kandung dari "F" yang dapat dihubungi, akupun menceritakan kabar duka yang kuterima dan kutanyakan bagaimana keadaan adiknya, dia menjawab baik-baik saja dan "F" sudah keluar dari RS, rasanya lega banget karena dugaanku salah. Akupun melanjutkan aktivitas makan siang bersama dengan teman-temanku. Tiba-tiba sekitar jam 12.30 datang SMS dari pamanku di Banda Aceh, mengabarkan bahwa yang meninggal dunia adalah suami dari sepupu ibuku yang tinggal di Ciputat, aku memanggilnya Om "S". Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. 

Setelah jelas siapa yang meninggal, akupun pamit pada atasanku untuk pulang ke rumah dan berkunjung ke rumah duka. Sampai di rumah duka sekitar jam 15:30, jenazah belum dikuburkan karena menunggu salah satu keponakan dari Om "S" tersebut yang datang dari Medan. Om dan bibik memang tidak mempunyai anak kandung, tapi keponakannya yang di Medan itu sangat dekat dengan beliau dan minta ditunggu kedatangannya karena ingin melihat jenazah Om "S" untuk terakhir kalinya. Karena sampai jam 16.30, yang ditunggu belum datang juga, akhirnya jenazah segera di bawa ke mushola dekat rumah duka untuk disholatkan dan dimakamkan.

Setelah sholat jenazah selesai, jenazah diantar ke pemakaman dan prosesi pemakaman berjalan lancar. Pak RW setempat menyampaikan kata-kata sambutan yang menyatakan bahwa warga sangat kehilangan Om "S" dengan kepergiannya yang mendadak karena beliau sudah banyak berkontribusi terhadap warga sekitar antara lain mengajar mengaji dan rajin sholat berjamaah ke mesjid. Pagi itu beliau sempat sholat subuh berjamaah di mushola dan sekitar jam 9-an nafasnya agak sesak dan sempat memanggil istrinya, lalu beliau muntah dan langsung meninggal dunia sebelum sempat di bawa ke RS. Sungguh kematian yang cepat, tidak merepotkan keluarga dan semoga husnul khatimah. Semoga beliau mendapat ampunan dan kasih sayang Allah SWT serta mendapat tempat yang mulia di surga Allah SWT.

Setiap yang bernyawa pasti merasakan mati ... mati itu pasti, hanya waktu, tempat dan penyebabnya yang masih misteri dan hanya Allah SWT saja yang mengetahuinya. Semoga kita sempat menyiapkan bekal ketakwaan dan amal sholeh untuk dibawa pulang ke kampung akhirat kelak.

Ada yang sedang sakit 
Hari Sabtu 26 April 2014 pagi, aku dan temanku pergi membezoek teman kami yang sedang sakit yang tinggal di BSD sebut saja namanya "E". Kami satu angkatan ketika kuliah di ITB, tapi berbeda jurusan. Temanku "E" ini sejak tahun lalu sudah diketahui menderita penyakit kanker payudara dan sudah dilakukan operasi. Mungkin karena kankernya tipe ganas, setelah dioperasi, benjolannya tumbuh lagi, sehingga dia sudah beberapa kali dioperasi.
Waktu reuni angkatanku yang ke 30 tahun pada bulan November 2013 yang lalu, kondisi "E" masih segar, malah dia ikut aktif membuka stand, menjual hasil karyanya dan teman-teman Seni Rupa lainnya. Nggak nyangka hanya dalam beberapa bulan kondisinya begitu drop, saat ini kankernya sudah menyebar sampai ke anggota tubuh yang lain seperti tulang leher, sehingga harus dilakukan radiasi dan chemotherapy. Dia hanya dapat berbaring, bahkan untuk komunikasipun sudah susah, hanya orang-orang terdekatnya yang mengerti apa yang akan disampaikannya. Jika berdiri dan berjalan "E" harus memakai penyangga leher dan harus dibantu/dipapah. Sedih banget melihat kondisinya.

Yang kukagumi dari "E" adalah kesabarannya, hampir tidak terdengar keluhannya ketika kami disana, padahal menurut yang kuketahui dari teman-teman yang pernah sakit kanker, rasa sakitnya luar biasa. Kesetiaan teman-temannya juga luar biasa, bahkan ada teman SMAnya yang hampir setiap hari berada di rumahnya, mengurus keperluan "E", ada yang mengantar dan antri ke RS dan ada pula yang menunggu "E" ketika dia dioperasi. 

Tentunya ketika masih sehat "E" seorang sahabat yang sangat baik dan penuh perhatian sehingga teman-temannya tanpa diminta ikut membantu dan memberi dukungan yang sangat dibutuhkannya. Semoga "E" sabar menghadapi ujian sakit yang sangat berat ini dan semoga Allah SWT menyembuhkan penyakitnya sampai tuntas. Semoga saja suami dan anaknya dapat mendampingi "E" dan menyayanginya dengan sepenuh hati.

Ada yang menikah 
Hari Sabtu 26 April 2014 sore dan malam aku mendapat undangan pernikahan/resepsi anak dari salah seorang teman sekantorku dan malam harinya juga ada undangan acara 40 hari meninggalnya keluarga besan dari tante suamiku. Karena waktu acaranya bersamaan, aku merencanakan hadir pada acara pernikahannya saja yang dilaksanakan sore hari setelah ashar. Mengingat lokasi acara pernikahan di Bekasi Barat dan acara lainnya di sekitar Lebak Bulus, aku dan suami berbagi tugas, takutnya waktunya tidak terkejar  untuk kami dapat hadir bersama-sama di ke dua acara tersebut.
Suamiku akan hadir di acara yang di Lebak Bulus, sedangkan aku berdua anakku Hifzhan berangkat ke Bekasi Barat. Karena waktunya tanggung, kami sholat ashar dulu di rumah baru berangkat ke sana. Perjalanan dari rumah sampai memasuki tol Cikampek berjalan lancar, begitu sampai tol Cikampek, ya ampun macet banget, apalagi untuk keluar dari pintu tol Bekasi Barat, antriannya sangat panjang. Waduh bisa-bisa acara pernikahannya sudah bubaran ketika kami sampai, aku bilang ke anakku, kalau acaranya sudah bubar, maka kita akan tunggu di sana untuk hadir ke acara resepsinya saja.

Akhirnya kami sampai juga ke lokasi acara pernikahan sekitar pukul 17.00, ternyata acara akad nikahnya belum dilaksanakan, lega rasanya he...he, karena nggak perlu nunggu acara resepsinya. Kami mengikuti acara akad nikah sampai selesai dan bertemu dengan orang tua mempelai, setelah salaman dan ngobrol2 sebentar kami pamit pulang karena sebentar lagi akan masuk waktu maghrib. Alhamdulillah perjalanan pulang berjalan lancar dan kami sampai Bintaro sekitar 18.30, masih ada waktu untuk sholat maghrib. Sampai di rumah, ternyata suamiku sudah berangkat ke Lebak Bulus pada pukul 18.00, semoga acara di Lebak Bulus juga berjalan lancar.

Salam Ina