Sunday, August 16, 2009

Dirgahayu Negeriku .. I Love You Full

17 Agustus 2009, tahun ini 64 tahun sudah kemerdekaan Indonesia, semoga negeri dan bangsa ini diridhai Allah SWT sehingga masyarakat adil & makmur yang dicita-citakan para pejuang dan founders negeri ini dapat tercapai.

Jika diibaratkan manusia, usia 64 tahun biasanya sudah menjadi kakek-kakek atau nenek-nenek yang semoga tambah bijaksana.. dan mungkin telah dikaruniai beberapa orang cucu ... namun bagi suatu bangsa ... usia 64 tahun belumlah cukup untuk menjadikan negara kita ini termasuk dalam kategori negara maju .. sampai saat ini negara kita masih termasuk dalam kelompok negara berkembang, entah diperlukan berapa tahun lagi untuk mendapatkan sebutan negara yang maju ... namun tentu saja kita harus yakin dan terus berusaha untuk kemajuan negeri ini sehingga menjadi negara yang mampu menciptakan masyarakat yang madani ... yang mempunyai harga diri dan mampu menjadi contoh negara yang beradab yang berperan aktif menciptakan dunia yang aman & tentram dan dihormati oleh bangsa2 lainnya.

Mengingat sekilas sejarah detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 Tahun Masehi, atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, atau 17 Ramadhan 1365 Tahun Hijriah dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat. Mari kita bersama2 mengheningkan cipta ... berdoa bagi para pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan jiwa raga dan harta bendanya demi meraih kemerdekaan bagi bangsa ini.

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta


Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605. Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing ... jalan2 dihiasi pernik2 dan gaba2 merah putih... juga bendera telah terpasang di rumah2 seminggu sebelumnya. Kemaren di sekolah Fathur juga dilakukan perayaan Hari Kemerdekaan dengan acara senam pagi dan lomba seperti tarik tambang, lomba lari estafet dan juga ada bazar ... orang tua juga ikut hadir .. namun karena ada acara lainnya, kami pamit pulang duluan dan tidak mengikuti acara sampai selesai.

Dirgahayu Republik Indonesia ... I love you full.

Salam Ina

Sunday, July 26, 2009

Flash Back - Gading-Gading Ganesha

Baru saja tamat baca novel Gading Gading Ganesha (3G) ... tumben bisa menyelesaikan novel setebal 389 halaman dalam tempo beberapa jam saja ... seperti masa muda dulu he..he, padahal sejak berusia mendekati senja ini .. sudah males banget baca novel .. mungkin penasaran dengan ceritanya karena novel ini bertemakan lika liku mahasiswa ITB era 80an dan penulisan novel ini merupakan prakarsa dari ITB angkatan 81 dalam rangka ultah emas ITB yang rencananya akan difilmkan juga. Novel ini ditulis oleh alumni ITB angkatan 1984 yang sekarang menjadi dosen yaitu Dermawan Wibisono.

Tema utama novel 3G ini adalah persahabatan 6 orang anak manusia mulai dari sejak masih calon mahasiswa ITB yang bersama2 mendaftar di gedung BAP Jl Tamansari sampai mereka menyelesaikan sekolahnya dan berkiprah pada karirnya masing2 ... juga kisah cinta yang terjadi pada diri mereka masing-masing. Tokoh utama 3G adalah Slamet yang berasal dari desa Trenggalek, Poltak yang berasal dari Pematang Siantar, Fuad dari Surabaya, Gun Gun dari Ciamis, Benny dari Jakarta dan satu-satunya cewek yaitu Ria yang berasal dari Padang.

Novel ini membuatku senyum-senyum sendiri .. karena ada sedikit persamaan latar belakang tokoh2 tersebut dengan aku ... yang juga berasal dari desa yang sekolah di ITB. Cerita keberangkatan Slamet ke Bandung yang diantar oleh orang tua dan saudara2nya serta orang sekampung menuju terminal lucu banget .. juga cerita tentang suka duka di tempat kost dan perkuliahan kadang2 membuat kita terharu, tersenyum dan berbagai kenangan masa kuliah dulu .. suka & duka tergambar kembali.

Flash back kisah pribadiku ketika ikut test Perintis I sampai keberangkatan ke Bandung dan kisah awal bersekolah di ITB mungkin perlu juga diceritakan di blog ini untuk dibaca oleh anak2ku bahwa ... jika kita berusaha dan berdoa dengan sungguh2, Insya Allah cita-cita kita akan dikabulkanNya, kalaupun tidak sesuai dengan yang kita inginkan yakinlah bahwa Allah SWT selalu memberikan yang terbaik untuk kita ... kita sebagai manusia kadang2 tidak menyadarinya... ada banyak hikmah yang bisa dipetik untuk melangkah ke depan.

Tadinya tidak terpikirkan olehku untuk bersekolah di ITB, karena cita-citaku sebelumnya adalah ingin menjadi dokter seperti yang banyak diinginkan oleh tamatan SMA angkatan 80an dan juga para orang tua... profesi dokter itu begitu mengagumkan dan mulia :-). Aku menamatkan sekolah SMA tahun 1983 di Bireuen .. suatu kota kecamatan di kabupaten Aceh Utara ... sekarang sudah naik tingkat menjadi ibukota kabupaten Bireuen, kelak teman2 seangkatanku di ITB suka meledekku bahwa .. kota Bireuen yang spellingnya aja ruwet .. nggak ada di peta :-).

Setamat dari SMA, aku berangkat ke Medan untuk mengikuti bimbingan test dan test masuk Perguruan Tinggi, waktu itu program masuk Perguruan Tinggi ada beberapa jalur yaitu jalur Perintis I yang meliputi Perguruan Tinggi Negeri yang berada di kota2 besar seperti ITB, UI, IPB, ITS, UGM, UNDIP, UNAIR, UNPAD, USU dll, jalur Perintis III yang bersifat lokal untuk Perguruan Tinggi di kota2 yang lebih kecil seperti UNSYIAH, UNAND, UNSRI dll, jalur Perintis II untuk Perguruan Tinggi dan jurusan2 tertentu yang diseleksi melalui nilai raport tanpa test, dan terakhir ada jalur Perintis IV khusus untuk Perguruan Tinggi Pendidikan seperti IKIP. Untuk Perintis I kita bisa test di salah satu kota2 besar tersebut dan bisa memilih Perguruan Tinggi yang ada di dalam kelompoknya, sedangkan Perintis III dan IV hanya bisa dilakukan test di kota dimana Perguruan Tinggi tersebut berada.

Kembali ke ceritaku ... di Medan aku dititipkan di rumah kenalan bapakku ... anak2 mereka semuanya sukses .. ada yang sudah lulus dan ada yang sedang kuliah di berbagai Fakultas .. salah satunya di kedokteran ... melihat buku2 kedokteran yang sangat tebal dan harus menghafal banyak istilah yang rumit2 .. aku berfikir wah nggak sanggup nih kalau kuliah disini ... resikonya terlalu besar ... kalau dokternya salah karena mungkin malas menghafal waktu sekolah .. bisa2 nyawa orang melayang.

Sejak itu aku berubah pikiran .. mungkin pilih jurusan teknik aja deh .. resikonya lebih kecil karena tidak langsung berhadapan dengan objek manusia ... sehingga pada saat pengisian formulir aku mengisi pilihan pertama Teknik Kimia ITB dan pilihan ke dua Teknik Kimia USU, karena waktu di SMA aku suka dan menguasai pelajaran kimia. Pilihan ITB itu awalnya iseng aja ... karena teman2 SMAku di SMA Lhokseumawe (aku pindah ke Bireuen waktu kelas III SMA) yang menjadi teman belajar dan sainganku dalam meraih peringkat kelas mulai dari SMP pada ikut bimbingan test dan test untuk ITB di Bandung tanpa memberi kabar ke aku .. terus terang aku jengkel ... dan tidak mau kalah he..he makanya milih ITB padahal sungguh aku tidak berfikir sebelumnya untuk kuliah jauh2 ke pulau Jawa ... bahkan ortu di Bireuen menyangka aku memilih kedokteran USU :-). Untuk Perintis III di UNSYIAH Banda Aceh aku tetap memilih Fakultas Kedokteran sesuai keinginan awal dan harapan ortu dan Teknik Kimia sebagai pilihan ke dua.

Waktu pengumuman hasil test, yang lebih dulu diumumkan adalah Perintis III, aku diterima di Kedokteran UNSYIAH sehingga waktu itu aku langsung mendaftar .. untuk jaga2 kalau nggak lulus Perintis I. Saat pengumuman Perintis I ... kami yang berada di kota kecil agak kesulitan mendapatkan informasi, karena koran Jakarta baru nyampe ke Bireuen dalam waktu 2 hari dan biasanya lembaran pengumuman sudah raib. Waktu itu koran dari kota Medan seperti Waspada dan Analisa nyampe ke Bireuen pada malam hari .. bapakku nyari koran tersebut dan ternyata hanya berisikan pengumuman untuk USU ... dan namaku tidak tercantum disana, untuk berharap masuk ITB .. aku bahkan tidak berani bermimpi, wah .. nggak jadi Insinyur nih karena nggak keterima di USU.. mungkin takdirku harus jadi dokter .. padahal aku nggak PD jadi dokter .. malas menghafal dan juga takut lihat pisau dan darah.

Aku menangis sedih di pangkuan ibuku ... merasa diri telah gagal ... bapakku sampai marah .... nggak boleh putus asa .. mungkin Ina keterima di ITB .. halah begitu optimisnya bapakku ... beliau langsung ke kota untuk menelpon ke Medan (waktu itu di rumahku belum ada sambungan telpon), minta tolong ke anak pakwa kenalan bapakku yang ada di Medan untuk mencari tau pengumuman ITB. Mereka menyanggupi .. malah dengan isengnya anak pakwa di Medan itu bilang kayaknya ada tuh nama Sri Inayati di ITB, tapi nggak disimpan pengumumannya. Besoknya bapakku telpon lagi ke Medan .. memfollow up pengumuman itu, ternyata mereka bilang ada namaku tapi pengumumannya sudah sobek .. nggak apa2 pengumuman sobek itu tolong dikirim ke Bireuen ya ... titipkan di bus yang menuju Bireuen begitu bapakku mewanti2 anak pakwa.

Dengan harap2 cemas .. kami menanti datangnya sobekan kertas pengumuman tersebut, bapakku ke terminal bus dan pulang dengan membawa sobekan kertas yang hanya seukuran 10 x 10 cm dan namaku tertera di bawah jurusan Teknik Kimia urutan ke 3 setelah Parlindungan ... Evie Siahaan, hanya 3 orang yang test di Medan yang masuk TK ITB, urutan ke 4 dstnya adalah nama teman2 yang test di P. Jawa. Alhamdulillah, kami berpelukan dan shalat sunat syukur. Setelah itu mulailah kebingungan melanda ... kapan waktu pendaftarannya ... apa persyaratannya ... jangan2 sudah terlambat, kog tidak ada pemberitahuan dan kami tidak tau kemana harus mencari info tersebut. Dengan tegas bapakku mengambil keputusan, kita berangkat aja ke Bandung .. terus nanti kita datangin saja bagian administrasi dengan membawa sobekan kertas pengumuman itu... ayo siapkan segala sesuatunya ijazah, rapor dan segala fotocopy yang sudah dilegalisir, akte kelahiran dll.

Dengan diiringi doa ibu, kakak dan adik2ku juga nenek dan saudara2ku yang lain .. aku dan bapak berangkat melalui Medan dengan bus sekitar 8 - 9 jam, lalu naik pesawat ke Jakarta dan dilanjutkan naik mobil ke Bandung .. untung kami punya saudara dekat di Jakarta yang banyak membantu dan di Bandung juga ada kerabat sekampung bapakku. Waktu itu aku sedih banget berpisah dengan keluarga .. terbayang bagaimana kalau ortuku meninggal dunia .. bisa nggak aku melihat jasad mereka ... karena mungkin hanya setahun sekali aku bisa pulang karena jauh dan biayanya mahal.

Sesampai di Bandung, kami nginap di rumah kenalan dan diantar ke BAP di Jl Tamansari, waktu kami ke bagian administrasi petugasnya nanya ..mana surat pemberitahuannya .. walah kami nggak punya, terus kami hanya bisa menunjukkan sobekan kertas pengumuman itu, akhirnya petugas tersebut mempertemukan kami dengan Pembantu Rektor III dan beliau dengan bijaksana memaklumi keadaan dan keterbatasan kami dalam memperoleh informasi .. sehingga aku bisa mendaftar di ITB ... kalau nggak salah waktu itu adalah hari terakhir.

Setelah itu kami sibuk mencari tempat kost2an .. dibantu oleh mahasiswa yang berasal dari Aceh juga, akhirnya dapat di daerah Kebon Bibit Tengah .. tapi masuknya harus menunggu sebulan lagi, selama sebulan itu aku tinggal di rumah kenalan di Jl Cikaso dan belajar naik angkot ke ITB. Setelah urusan pendaftaran dan pencarian kostku beres, bapak pulang ke Aceh setelah memastikan bahwa tidak ada perploncoan di tahun pertama, jika ada plonco .. bapakku diwanti2 ibuku untuk menemani aku karena khawatir kejadian kakakku yang jatuh sakit saat perploncoan di Kedokteran UNDIP terulang. Perpisahan dengan bapak .. membuatku menangis, bapakku berpesan .. belajar yang rajin, jangan lupa shalat dan mengaji, baik2 jaga diri dan jaga kesehatan, kami selalu berdoa untukmu.

Awal kuliah di ITB sempat shock .. teman2 yang dari Jakarta, Bandung, Padang dan kota2 besar lain pintar2 banget, jadi minder nih .. terutama pada pelajaran Konsep Teknologi, ketika mid test pertama .. mungkin nilaiku yang terendah di kelas .. waktu itu aku seperti orang stress naik angkot sendirian dengan pikiran kosong ... untung tidak terjadi apa2 dan sampai ke kost dengan selamat. Aku nelpon ke ortu dan menceritakan hasil test tersebut, mereka membesarkan hatiku .. kamu pasti bisa jangan sedih.

Aku tersadarkan bahwa di atas langit ada langit lagi ... jadi nggak boleh sombong .. walaupun dulu di kampung juara terus .. juga nggak boleh putus asa .. disini lulus dengan nilai C aja sudah bersyukur banget he..he. Alhamdulillah .. tahun pertama bisa lulus dengan nilai yang tidak jelek2 amat he..he, momok DO sangat menakutkan bagiku :-( . Melihat hasil yang kucapai dan saingan2 yang ada, ambisi untuk mendapatkan nilai yang tinggi dan menjadi yang terbaik sirna sudah ... menyadari kemampuan diri .. dan akhirnya bisa lebih santai dalam melihat pengumuman nilai, kadang2 bagus .. seringnya sih pas2an. Allah SWT sangat baik ke aku .. Alhamdulillah aku selalu dapat partner Penelitian, Kerja Praktek dan Rancangan Pabrik yang pintar, rajin dan baik hati .. sehingga sekali lagi Alhamdulillah aku dapat lulus ITB tepat waktu dan juga tentu saja berkat doa ke dua ortu dan saudara2ku yang jauh di Bireuen.

Salam Ina

Thursday, July 16, 2009

Pemilu 2009

Apa yang istimewa di bulan Juli 2009 ? mungkin ceritanya agak garing :-( .. nggak apa2lah yang penting blog ini terupdate :-)

Untuk rakyat Indonesia, pada bulan Juli tahun ini dilaksanakannya pesta demokrasi ... ritual 5 tahunan yaitu PEMILU atau Pemilihan Umum Presiden RI (Pilpres) yang ke 7 pada tanggal 8 Juli 2009 yang lalu. Pemilu ini merupakan pemilu yang ke 2 pemilihan Presiden secara langsung. Ada 3 pasangan capres dan wapres yaitu no. urut 1 : Megawati & Prabowo atau disingkat Mega-Pro dengan jargon Ekonomi Kerakyatan, no. urut 2 : Susilo Bambang Yudhoyono & Budiono disingkat SBY-Budiono dengan jargon Lanjutkan, no urut 3 : Jusuf Kalla & Wiranto atau disingkat JK-WIN dengan jargon Lebih Cepat Lebih Baik.

Pada Pilpres kali ini juga untuk pertama kalinya dilaksanakan acara debat di TV .. walaupun debat capres yang terjadi tidak seperti di USA .. paling tidak masyarakat bisa menilai calon2 tersebut dari visi & misinya serta cara dan kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan2 dllnya. Alhamdulillah Pilpres telah berlangsung dengan tertib dan aman walau terjadi kekurangan disana-sini menurut politikus dan pengamat .. namun menurutku sudah dapat menunjukkan bahwa bangsa kita sudah semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan.

Walaupun pengumuman resmi dari KPU belum selesai namun dari hasil quick count yang dilakukan oleh berbagai lembaga telah diketahui siapa calon terkuat untuk jadi Presiden yaitu pasangan no urut 2 : SBY-Budiono. Semoga Presiden yang terpilih bisa memimpin bangsa ini lebih baik lagi sedangkan yang belum terpilih bisa menerima dengan ikhlas dan bisa berkarya di bidang lainnya. Aku sendiri tidak memilih pasangan tersebut karena calon favoritku adalah no urut 3 .. he..he, walau tidak menang namun aku tetap menaruh hormat pada pak JK karena beliau telah memberi contoh yang baik dalam berpolitik dg menelpon SBY secara langsung untuk mengucapkan selamat ... hal ini menunjukkan kebesaran jiwanya dalam menyikapi kekalahan .. tidak seperti sikap yang ditunjukkan Mega kepada SBY lima tahun yang lalu :-)

Untuk keluargaku .. dan mungkin keluarga2 lainnya yang punya anak usia sekolah .. pada bulan Juli pengeluaran biaya RT lebih banyak dari bulan2 lainnya karena ada liburan panjang dan tentu saja biaya masuk sekolah tahun ajaran baru ... beli seragam, beli buku dan keperluan2 sekolah lainnya, bayar SPP dan uang gedung dllnya. Khusus untuk anak2ku yang semuanya berkacamata .. setiap bulan Juni atau Juli secara rutin melakukan pemeriksaan mata ... biasanya harus ganti kacamata .. sedihnya mata Fathur naiknya lumayan tinggi dari tahun lalu, sekarang silindris menjadi 6.5 dan minusnya - 2.5, sedang Hifzhan dan Afifa naik minusnya sekitar 0.5 dari ukuran tahun lalu, minus mata Hifzhan juga lumayan tinggi > -5 . Semoga kenaikan / kerusakan mata anak2 untuk tahun berikutnya tidak sebanyak tahun ini, semoga saja bisa sembuh atau paling tidak nggak bertambah ukuran minus dan silindrisnya. Amin.

Oh ya ... semoga bulan Juli ini Perusahaan juga dapat memberikan tambahan bonus, untuk menutupi pengeluaran biaya sekolah anak2 dan liburan seperti bonus pada tahun2 sebelumnya .. please .. jadi deg2an nih menunggu slip gaji di akhir bulan Juli ini :-)

Salam Ina

Thursday, June 25, 2009

Berkunjung ke Palu



Palu ... hm dulu hampir tidak pernah terpikirkan bisa berkunjung ke kota Palu ... ternyata karena ditugaskan kantor .. bisa berkunjung ke Palu, kebetulan lokasi proyek tempat aku nyangkul terletak di kabupaten Banggai, propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), sehingga ada beberapa hal yang harus diurus di kota Palu selaku ibukota Sulteng, juga ada beberapa pekerjaan yang dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Tadulako, Palu.

Tanggal 23 - 25 Juni 2009, beberapa orang tim proyek berkunjung ke Palu dalam rangka rapat dengan BKSDA Palu dan juga bersama tim dari IPB kami akan monitoring dan melakukan panen bawang merah sebagai tindak lanjut studi dengan Universitas Tadulako ... urusan pekerjaan mungkin kurang tepatlah untuk diceritakan disini. Aku hanya ingin bercerita mengenai kota Palunya. Kami berangkat naik Garuda dari Jakarta ke Balikpapan kemudian dilanjutkan dengan Sriwijaya Air dari Balikpapan ke Palu. Penerbangannya lancar dan tepat waktu .. Sriwijaya Air juga lumayan, awalnya agak takut juga .. soalnya jarang2 naik pesawat selain Garuda, Alhamdulillah selamat sampai ke Palu. Surprise .. ternyata kota Palu bagus juga ... jalan rayanya mulus, indah ... terutama pemandangan alamnya ... satu sisi terlihat gunung dan disisi lainnya terlihat laut, lalu dibelakang laut ... sejauh mata memandang ada gunung lagi. Subhanallah ... cipataanMu sangat indah.

Sampai di Mutiara airport Palu pk 14:00, kebetulan kami dijemput tim UNTAD, kalau tidak ada jemputan ada juga taxi dan rental mobil di airport. Karena belum makan siang, kami diajak menikmati kaledo di Silae Bahari, ... katanya sih ada yang lebih enak lagi, tapi tempatnya kurang memadai. Oh ya kaledo itu singkatan dari kaki lembu Donggala ... jenis masakannya seperti sop dengan rasa mirip pindang Palembang. Warung kaledo ini seperti rumah ... beberapa artis pernah makan disini terlihat banyak foto2 di dindingnya ... nunggu makanannya lumayan lama, tapi terbayarkan setelah kaledo panas terhidang disertai jeruk nipis dan bawang goreng nan garing, suasana hening ... karena masing2 sibuk menghirup kuahnya yang lezat dan sedikit berjuang melepaskan daging yang melekat di tulang ... keringetan bo... tapi puaass :-). Oh ya kaledo ini bisa dimakan dengan nasi atau ubi rebus ...

Setelah makan siang atau tepatnya makan sore ... kami diantar ke Hotel Palu Golden, hotel ini sudah tua ... sebenarnya ada hotel yang lebih bagus yaitu Swiss Bell hotel tapi penuh. Oh ya di Palu ada jembatan yang cukup bagus melintasi sungai yang panjang... lupa nanya nama sungainya. Malamnya kami diajak makan ikan bakar di Resto Taman Ria .. yang terletak di atas laut ... pinggiran laut maksudnya, makan ikan bakar ditraktir atasanku. Si bos memesan makanannya banyak banget, masing2 orang memesan ikan bakar, terus ada kepiting ... udang goreng tepung ... kepitingnya sampe nggak habis dan minta dibungkus untuk dibawa pulang oleh tim UNTAD. Rasa makanannya enak tapi menurut aku ikan bakar di Luwuk jauh lebih lezat .. mungkin karena ikannya lebih segar dan sambal2nya lebih ok.

Hari Rabu pagi kami menuju Fakultas pertanian UNTAD untuk panen bawang hasil penelitian, area kampus cukup luas tapi sayang kurang terawat ... dan baru2 ini ruang admin Fakultas Pertanian terbakar sehingga dekannya pindah ke ruangan lain untuk sementara. Menurut tim UNTAD tanah di area kampus ini miskin hara sehingga tanamannya banyak yang meranggas ... kering ... rumput/ilalang juga tinggi banget ... sedih juga ngelihatnya ... semoga ke depan bisa lebih baik lagi perawatan dan kebersihan area kampus ini. Siangnya meeting di BKSDA dan disuguhi nasi kotak saja.

Malamnya kami diajak makan ayam di Biromaru, agak ke luar kota ... penasaran juga ayam apakah ini sampe jauh2 nyarinya ... katanya sih enak, warungnya buka hanya malam Kamis dan malam Minggu saja ... beruntung kami bisa mencicipinya. Warungnya masuk gang, dekat pasar ... ada beberapa rumah yang menjual makanan yang sama, tapi yang paling laris yang rumahnya agak gedean ... wah yang mau makan pada ngantri karena tempat duduknya terbatas. Ayamnya ayam kampung yang dibakar ... mirip2 ayam bakar resto Padang .. hanya bumbunya sedikit lebih basah dan seperti dikasih kecap ... makannya dengan ketupat dan kuah santan yang disajikan terpisah ... enak juga, karena ayamnya empuk banget .. nggak kerasa sudah habis lebih dari 5 potong he..he.

Besoknya Kamis kami pulang ke Jakarta lewat Balikpapan, sebelumnya singgah di Mbok Sri, letak rumahnya di jalan menuju bandara ... beli oleh2 bawang goreng yang cukup terkenal dan abon serta jajanan2 lainnya. Mbok Sri ini sudah tua .. tapi semangat dagangnya ok banget ... cara melayani pelanggannya juga luar biasa, setiap pembeli dikasih ektra satu bungkus jajanan dan diantar serta didoakan sampai ke mobil ... omsetnya bisa jutaan perhari, oh ya dari hasil jualan bawang ini beliau ikut membangun mesjid di depan rumahnya dan menghibahkan tanahnya untuk mesjid... katanya untuk masa depannya kelak di akhirat. Subhanallah.

Karena kebiasaan di Jakarta yang harus well prepared ... kami kepagian sampai di bandara, untung petugas check in Sriwijaya Airnya sudah ada, selesai check in masuk ke ruang tunggu, ternyata kami penumpang pertama pada jam tersebut ... ACnya belum dinyalakan dan baru dinyalakan jika ada penumpang, setelah penumpang berangkat dimatikan lagi menunggu jam penerbangan selanjutnya. Nggak tahan juga duduk di ruang yang panas .. untung ada loungenya bayar Rp. 35000, dikasih minum dan snack ... yang penting ACnya dingin he..he. Akhirnya setelah lebih dari 10 jam di perjalanan terhitung mulai berangkat dari hotel di Palu sampe ke rumah, Alhamdulillah dapat berkumpul kembali dengan keluarga.

Salam Ina

Friday, June 05, 2009

I Love You and I Don't Ever Want to Lose You

Ketemu kartu ucapan lama (tahun 1991, zamannya Hall Mark, AirBrush Feeling dll), waktu itu kartu2 ucapan seperti ini laku keras ... sekarang zaman sudah berubah, sudah banyak media untuk berkomunikasi ada SMS, FB, email, blog dll.

Kartu ini dikirim seseorang, now he is my husband :-)) untukku, aku lupa pernah terjadi peristiwa apa di antara kami dahulu kala he..he, pokoknya kartu itu merupakan permintaan maafnya untukku. Waktu kubaca lagi ... kayaknya cocok juga nih ditulis kembali disini sebagai permintaan maafku untuk suami tercinta karena tingkah lakuku yang mungkin tidak berkenan selama beberapa bulan terakhir ini. Oh ya tulisan dibawah ini (italic) merupakan quote dari ~Linda Tillmann seperti yang tertulis di kartu tersebut.

To my dear husband

I know we've always had the ability
To really open up and talk deeply with each other
But lately and for reasons I can't explain
I find myself feeling frightened
About what will happen with us

I know I can't predict the future, nor do I want to
But sometimes I need your assurances
That everything will be all right
And things will turn out well for us

To think of a life without you
Is to think of a life of emptiness
Filled with lonely days and lonely thoughts

I want to approach you
To let you know how I'm feeling
And in doing that
I hope we can make everything good again

I'd really hate to lose you
The very idea of it frightens me
So please try and understand
My feelings about this
Because I love you
And I don't ever want to see things change between us.

Your wife
Ina

Tingkat-tingkat Kepribadian Manusia

Ketika sedang mencari file2 lama yang ada di komputer ... nemu tulisan di bawah ini yang dikutip dari buku “Bahan Renungan Kalbu” Penghantar Mencapai Pencerahan Jiwa (by Ir. Permadi Alibasyah). Astaghfirullah, ternyata oh ternyata tingkat kepribadianku masih sering berada pada peringkat 1 dan 2, mungkin sekali2 pernah mencapai peringkat 3 namun belum sepenuhnya istiqamah, perlu usaha dan doa yang sungguh2 sehingga bisa mencapai peringkat yang lebih tinggi sebelum ajal menjemput dan semoga mendapatkan khusnul khatimah. Amin Ya Allah.

Abdul Fattah Rashid Hamid PhD, seorang psikolog Muslim lulusan St. Louis University USA dalam bukunya “Pengenalan Diri dan Dambaan Spiritual” menyebutkan bahwa perjalanan setiap individu dalam menuju kesempurnaan kepribadiannya akan melewati tingkat kepribadian sebagai berikut :

Kepribadian Tingkat 1 : An-Nafs al-Ammarah
Pada tingkat ini manusia condong pada hasrat dan kenikmatan dunia. Minatnya tertuju pada pemeliharaan tubuh, kenikmatan selera-selera jasmani dan pemanjaan ego. Di tingkat ini iri, serakah, sombong, nafsu seksual, pamer, fitnah, dusta, marah dan sejenisnya menjadi yang paling dominan.

Kepribadian Tingkat 2 : An-Nafs al-Lawwamah
Pada tingkat ini manusia sudah mulai melawan nafsu jahat yang timbul, meskipun ia masih bingung tentang tujuan hidupnya. Jiwanya sudah melawan hasrat-hasrat rendah yang muncul. Diri masih menjadi subjek yang dikendalikan hasrat-hasrat yang bersifat fisik, ia masih sering tertipu oleh muslihat dunia yang sementara ini.

Kepribadian Tingkat 3 : An-Nafs al-Mulhima
Pada tingkat ini manusia sudah menyadari cahaya sejati tidak lain adalah petunjuk Allah. Semangat taqwa dan mencari ridho Allah adalah semboyannya. Ia tidak lagi mencari kesalahan-kesalahan orang lain tetapi ia selalu introspeksi untuk menjadi hamba Allah yang lurus. Ia selalu zikir dan mengikuti sunah nabi Muhammad SAW.

Kepribadian Tingkat 4 : An-Nafs al-Qanaah
Pada tingkat ini hati telah mantap, merasa cukup dengan apa yang dimilikinya dan tidak tertarik dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Ia sudah tidak ingin berlomba untuk menyamai orang lain. Ketinggalan ‘status’ baginya bukan berarti keterbelakangan dan kebodohan. Ia menyadari bahwa ketidakpuasan atas segala sesuatu yang telah ditetapkan Allah menunjukkan keserakahan dan ketidakmatangan pribadi. Pada tingkat ini, manusia mengetahui bahwa seseorang tidak dapat memperoleh kebaikan apapun kecuali dengan kehendak Allah. Hanya Allah yang mengetahui apa yang terbaik dalam situasi apapun.

Kepribadian Tingkat 5 : An-Nafs al-Mut’mainnah
Pada tingkat ini hati manusia telah menemukan kebahagiaan dalam mencintai Allah SWT. Ia tidak ingin memperoleh “pengakuan” dari masyarakat ataupun tentang tujuannya. Jiwanya telah tenang, terbebas dari ketegangan karena pengetahuannya telah mantap bahwa segala sesuatu akan kembali kepada Allah. Ia benar-benar telah memperoleh kualitas yang sangat baik dalam ketenangan dan keheningan.

Kepribadian Tingkat 6 : An-Nafs al-Radiyah
Ini adalah ciri tambahan bagi jiwa yang puas dan tenang. Ia merasa bahagia karena Allah ridho padanya. Ia selalu waspada akan tumbuhnya keengganan yang paling sepele terhadap kodratnya sebagai hamba Allah. Ia menyadari bahwa Islam adalah fitrah insan dan iapun haqul yakin pada firman Allah,”….. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu ….”. Ia patuh pada Allah semata-mata hanya sebagai perwujudan rasa terima kasihnya.

Kepribadian Tingkat 7 : An-Nafs al-Kamilah
Ini adalah tingkat manusia yang telah sempurna (al-Insan al-Kamil). Kesempurnaannya adalah kesempurnaan moral yang telah bersih dari semua hasrat kejasmanian sebagai hasil kesadaran murni akan pengetahuan yang sempurna tentang Allah. “Selubung driri”nya telah terbuka hanya mengikuti Kesadaran Ilahi. Nabi Muhammad SAW adalah contoh manusia yang telah sampai pada tingkat ini. Kepribadiannya mengungkapkan segala hal yang mulia dalam kodrat manusia.

Di tingkat manakah kita berada ?

Berjihadlah untuk memperbaiki peringkat. Seorang ahli hikmah berkata,
“Barangsiapa hendak memperbaiki jiwa hendaklah bersungguh-sungguh menekan diri sampai terbebas dari keburukannya.”

Semoga bermanfaat

Salam Ina

Monday, May 25, 2009

Cinta - Khalil Gibran

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya
dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,

Kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah
ketika kamu menitikkan air mata dan
masih peduli terhadapnya,
ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”

Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari.

Salam Ina

Wednesday, May 13, 2009

Ulang Tahun Hifzhan & Nasehat untuk anak-anakku


13 Mei 1995 ~ 13 Mei 2009
Anakku Hifzhan sayang ...
Selamat Ulang Tahun ya Nak,
Semoga Hifzhan selalu sehat, tambah rajin, tambah pandai, tambah taat pada Allah SWT & Rasul, berakhlak mulia, sayang sama mama & papa, kakak & adik, serta sayang pada sesama makhluk-Nya.
Semoga Allah SWT selalu melindungi dan mencurahkan rahmat & karunia-Nya untuk Hifzhan, dimanapun Hifzhan berada.
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan tuk Hifzhan dalam menggapai cita-cita .... menjadi anak yang sholeh, bermanfaat dalam kebaikan, sukses dan bahagia di dunia & akhirat. Banyak sekali doa yang ingin mama ungkapkan ... semoga Allah SWT mengabulkannya. Amin. Dia Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui dan Maha Mengabulkan.

Nasehat untuk Anak-anakku tersayang … Afifa, Hifzhan & Fathur,

Setiap orang tua pasti mengharapkan anaknya menjadi anak yang sholeh, taat pada Allah SWT & Rasul, hormat & sayang pada orang tua, selalu berbuat kebaikan, bermanfaat, berakhlak mulia, tidak sombong dan sayang pada sesama, sukses dan bahagia dunia & akhirat, mendapatkan akhir hidup yang baik (khusnul khatimah) dan pada akhirnya dapat masuk ke surga-Nya Allah SWT.

Mungkin sudah terlalu sering mama memberikan nasehat, mudah2an anak-anak tidak bosan mendengarnya. Mama menyadari nasehat yang paling tepat adalah memberikan contoh dan teladan kepada anak-anak, namun sebagai manusia biasa yang tidak luput dari berbagai kesalahan/kekeliruan, mungkin tanpa disadari, mama & papa selaku orang tua sering memberikan contoh/perilaku yang buruk bagi anak-anak, untuk itu mama mengharapkan anak-anak hanya mencontoh hal-hal yang baik2 saja dari orang tuamu dan janganlah melakukan hal-hal buruk yang telah kami lakukan. Maafkan kami jika ada perilaku kami yang membuat anak2 takut, kecewa dan sedih, sungguh kami sangat mencintai kalian dan tidak pernah bermaksud membuat kalian terluka.

Menurut pendapat mama, pesan dan nasehat yang paling ok dari orang tua kepada anaknya adalah seperti nasehat yang diberikan oleh Luqman kepada anaknya. Luqman adalah seorang hamba Allah yang diberikan banyak hikmah oleh Allah SWT, beliau merupakan hamba Allah yang sholeh, sangat taat kepada Allah SWT, selalu bersyukur dan bersabar dalam ujian kesenangan dan kesusahan yang menimpanya. Nama beliau diabadikan sebagai nama salah satu surat di dalam Al Quran.

Nasehat Luqman kepada anaknya tersebut tercantum di dalam Al Quran yang merupakan Firman Allah SWT yang harus kita yakini dan amalkan dalam kehidupan kita. Untuk itu mama mengutip beberapa ayat dari Al Quran surat Luqman tersebut, tentunya lebih baik lagi jika anak-anak mau membacanya sendiri, memahami dan mengamalkannya.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya dan dia mengajarinya, ”Hai anakku, janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukanNya adalah kezaliman yang besar. (QS 31;13)

Di surat Luqman tersebut, (QS31, Ayat 14 & 15), Allah SWT memerintahkan agar manusia berbuat baik kepada ibu bapaknya sebagai berikut:

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada ibu-bapaknya. Ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah dan makin lemah dan menyapihnya dalam 2 tahun. Hendaknya manusia bersyukur kepada-Ku dan ke dua ibu bapakmu. Hanya kepada-ku lah tempat kembali. (QS 31;14).

Dan apabila keduanya memaksamu supaya menyekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada bagimu ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi mereka dan pergaulilah mereka dengan baik di dunia dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembali kamu, lalu Aku khabarkan kepada kamu apa-apa yang telah kamu kerjakan. (QS 31;15).

(Luqman berkata), Hai anakku, sungguh jika ada (kebaikan) seberat biji sawi, kemudian tersimpan dalam batu atau di langit maupun di bumi, niscaya Allah akan mendatangkan balasannya. Sesungguh Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS:31;16).

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat kebaikan dan laranglah mereka dari kemungkaran dan bersabarlah atas apa-apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah urusan yang diutamakan. (QS:31;17).

Dan janganlah engkau palingkan pipimu kepada manusia dan janganlah berjalan dengan sombong di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi congkak. (QS:31;18).

Dan sederhanalah dalam berjalan dan lunakkan suaramu, sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai. (QS:31;19).

Maha benar Allah atas segala FirmanNya.

Semoga anak-anak dapat menjalankan perintah Allah SWT tersebut diatas dan perbanyaklah membaca Al Quran, memahaminya dan berusaha mengamalkannya.
I love you always ....

Peluk cium
mama,

Friday, May 08, 2009

Untuk Ibu & Bapak (Renungan Hari Lahir)

09 Mei 1965, di Medan ... 44 tahun yang lalu
Ibu berjuang mengatur nafas, mengedan ... melahirkan sang bayi
Perasaan Bapak bercampur antara bahagia dan cemas
Berharap sang bayi terlahir sehat & lengkap dan Ibu juga selamat
Lantunan doa terus bergema kepada Yang Maha Kuasa
Tempat melabuhkan segala asa dan pinta

Alhamdulillah segera terucap
Ketika mendengar tangis bergema, tanda bayi terlahir sehat
Senyum ibu segera terlihat dengan peluh sekujur tubuh
Jarum jahit yang bekerja sudah tidak terasa
Hilang semua rasa sakit ... berganti dengan rasa bahagia

Bapak segera bergegas, mengumandangkan azan di telinga
Sebagai kata-kata pertama yang harus diperdengarkan
Perkenalan dengan Sang Pencipta, Sang Pemilik Semesta Raya

Ibu & Bapak ... andai kita masih bersama
Hari ini sang bayi yang dulu terlahir
Telah beranjak menuju senja
Telah menjadi orang tua dari 3 orang titipan-Nya
Telah bisa merasakan pengalaman yang sama
Menjadi orang tua dengan segala suka, duka, sedih dan bahagia
Tugas mulia yang kelak akan diminta pertanggung jawaban
Di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala ... Sang Penguasa Alam Semesta

Ibu & Bapak tercinta
Terima kasih atas segalanya
Kasih sayang yang tidak terbatas yang telah kau curahkan
Walau kadang tak mendapatkan penghargaan yang layak dari sang anak
Yang belum menyadari betapa berat tanggung jawab sebagai orang tua
Maafkanlah anakmu yang tak tahu diri ini

Ibu & Bapak tercinta
Kusadari sebagai hamba-Nya, kita tak bisa memilih
Terlahir dari rahim dan benih siapa
Tapi yang pasti ...
Aku sangat bersyukur Allah SWT menitipkan aku pada Ibu & Bapak
Yang tidak pernah lelah menyayangi dan mendidikku
Memberikan teladan bagaimana menjadi seorang hamba
Yang tunduk dan patuh pada Sang Pencipta, Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Serta berakhlak dan beribadah seperti yang dicontohkan manusia mulia
Rasulullah Muhammad SAW, Shalawat & salam semoga selalu tercurah untuknya

Ibu & Bapak tercinta
Betapa aku merindukanmu, ingin memelukmu
Namun, saat ini kita berada di alam yang berbeda
Hanya doa yang selalu kupanjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Semoga Ibu & Bapak di alam sana mendapatkan seberkas cahayaNya

Rabbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa
Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa ke dua orang tuaku.
Dan sayangilah mereka sebagaimana mereka
Menyayangi dan mendidikku sejak aku kecil.

Ya Rabbi .. Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Luaskan dan lapangkanlah kuburan orang tua hamba
Jadikanlah kuburan mereka sebagai taman-taman surgaMu
Ya Rabbi, Masukkanlah mereka ke SurgaMu yang paling indah
Bersama2 dengan orang2 yang Engkau cintai dan ridhai.

Ya Rabbi, ampunkanlah dosa dan kesalahan mereka
Jauhkanlah mereka dari siksa dan murkaMu
Hindarilah mereka dari panasnya api nerakaMu
Duhai Yang Maha Melihat dan Maha Mendengar
Pertemukanlah kami kelak di SurgaMu

Salam Ina
"sang anak yang telah beranjak senja"

Thursday, May 07, 2009

Terbengkalai

Sudah lama banget tidak mengupdate blog ini ... jadi terbengkalai :-( soalnya aku dan anak2 lebih sering akses ke Facebook (FB) ... seperti mendapatkan mainan baru .. mainan yang lama disimpan dulu.

Sebenarnya banyak cerita yang ingin di share tapi saat ini waktunya belum tepat ... peristiwa yang terjadi dalam kehidupan keluargaku menguras begitu banyak energi termasuk energi airmata ... yang entah berapa banyak sudah tertumpah saat bersujud ke Sang Pemilik ... Allah SWT. Hanya kepada-NYA lah aku leluasa berkeluh kesah ... karena Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui apa yang terbaik buat hamba-hamba-NYA.

Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU dengan kemuliaan-MU. Berilah aku kesabaran untuk menyikapi setiap ujian-MU. Berilah aku jalan keluar dari setiap kesulitan dalam ridha-MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat. Aku hanyalah noktah hitam dalam Jagat Ciptaan-MU maka ampunilah kesalahan dan kekhilafanku.

Jika waktunya sudah tepat ... Insya Allah aku ingin kembali menulis di blog ini.

Salam Ina

Tuesday, April 14, 2009

Long Week End - April 2009





Melihat kalender merah tanggal 10 April 2009 jatuh pada hari Jumat ... secara otomatis otak memikirkan liburan keluarga yang asyik he..he. Awalnya pengen nyoba nginap di hotel Mason Pine Kota Parahyangan Bandung, karena ada science centernya .. selain itu papa dan teman2nya M-82 berencana main golf di Bandung, sudah sempat booking hotel Mason Pine, ternyata rencana golf tidak jadi ... akhirnya papanya anak2 menawarkan bagaimana kalau liburan ke Hongkong, wow .. mimpi apa nih ? kog papa berbaik hati, anyway thank you very much ....

Hari Minggu papa mulai menyusun rencana, dan menyarankan ambil cuti tanggal 8 April, anak2 terpaksa diliburkan dan dengan terpaksa juga kami jadi golput nggak jadi ikut Pemilu tanggal 9 April 2009, padahal sudah punya partai favorit yang akan dicontreng he..he. Untunglah tiket ke Hongkong masih dapat walaupun rencana bepergian mendadak, hotelpun sudah dibooking. Anak-anak sangat senang ... walaupun kondisi Hifzhan belum fit bener setelah terkena flu dan diare, dengan Bismillahirrahmanirrahim kami siap berangkat berlibur, semoga dimudahkan oleh Allah SWT.

Hari Rabu tanggal 8 April 2009, kami berangkat ke Hongkong, pesawatnya jam 8.20 pagi berarti harus berangkat dari rumah pukul 5.30 ... proses check in dan imigrasi berjalan lancar, pas mau nyari lounge .. ternyata di sekitar gate D, kartu kredit yang kami miliki sudah nggak berlaku ...he..he mau nyari lounge Citibank sudah malas dan anak2 pada kebelet pipis, eh ternyata toilet perempuan sedang dibersihkan dan kami diminta mencari toilet lain ... ternyata tidak ada saudara2, ketemu toilet agak jauh ... karena mamanya yang sangat kebelet, minta izin masuk duluan, secara mendadak Afifa bilang perutnya sakit, kebelet buang air besar dan teriak2 minta mamanya keluar ... nggak taunya Afifa nggak bisa nahan lagi ... keluarlah isi perutnya itu sebelum sempat buka celana jeansnya :-(.

Wah agak panik nih mama ... sambil lari2 megang si Fathur, nyari toko yang jual celana panjang dan pakaian dalam, nggak ada ... kalaupun ada harganya mahal banget hampir Rp. 1 juta untuk rok batik, dengan memelas mama cerita ke yang jaga toko, tolong dong carikan yang lebih murah ... anak saya diare, mungkin karena kasihan akhirnya dapat juga celana pendek yang harga sebenarnya mungkin sekitar Rp. 25.000, di bandara dijual Rp. 70.000, tinggal pakaian dalam ... terus ditunjukin ke toko lainnya, untung ada dan hanya tinggal 2 buah.

Papanya anak2 bingung ... lihat aku lari2, dia tidak tahu apa yang terjadi karena papa dan Hifzhan ada di toilet laki2 yang agak jauh dari tempat kami. Aku menerangkan dengan singkat ke papa dan minta tolong pegangin Fathur ... aku harus balik ke tempat Afifa. Sempat malu juga karena yang antri di toilet sudah rame banget, aku mohon maaf dan bilang ke yang ngantri ... anak saya diare ... terus aku kasih pakaian yang baru ke Afifa sehingga dia bisa keluar dari toilet. Terpaksalah kami mencuci sekilas celana jeans Afifa dan pakaian dalamnya, bau boo .... mau dibuang sayang .. akhirnya dimasukkan ke plastik dan ikut ke Hongkong. Moral story ... kalau bepergian jangan lupa sediakan 1 stel pakaian dalam tas jinjing karena kita tidak tau ... apa yang akan terjadi pada diri kita.

Sampai di Hongkong sekitar pk 14:00, hari pertama dan kedua kami nginap di hotel Hollywood Disney, di area Disneyland yang terletak di Lantau Island, ongkos taxi dari airport ke hotel sekitar 120 HK$. Sorenya jalan2 ke Disneyland, untuk foto2 aja, sebelum melanjutkan naik MTR ke Hongkong Island untuk makan malam. Sayangnya kami tidak beli tiket Disneyland di hotel hari itu, karena kami pikir besok aja, nyesal juga karena ternyata untuk tamu hotel, beli tiket Disneynya dapat untuk 2 hari, oh ya harga tiket masuk untuk dewasa 350 KH$ dan anak2 250 HK$.

Besoknya baru kami ke Disneyland ... ternyata rame banget karena hari Kamis 9 April itu merupakan hari libur juga, mungkin dalam rangka hari paskah. Sempat nyoba naik space mountain ... seperti jet coaster, tapi cahaya ruangannya gelap yang ada hanya kerlip2 cahaya bintang seperti melayang2 di luar angkasa, aku sempat takut ... pas lagi melayang2 itu sempat terpikir ... mungkin seperti inilah saat ruh kita lepas dari tubuh ketika meninggal dunia dan melayang2 untuk ditunjukkan tempat tinggal kita kelak ..... di neraka atau surga sesuai ketentuan-Nya sebelum dikembalikan lagi ke jasad kita untuk merasakan alam kubur, Astaghfirullah, aku beristigfar dan terus berzikir. Wahana lainnya standar Disneylah ... masih lebih seru dan sport jantung wahana yang ada di Dufan ... menurut aku lho, oh ya pas jam 20:00 sebelum tutup ada attraksi kembang api .. warna-warni dan berbagai bentuk berterbangan di langit malam ... indahlah pokoknya.

Hari Jumat 10 April, kami check out dari Disney dan pindah ke hotel yang ada di Kowloon yaitu hotel Panorama, dapat di lt 25 dan terletak di sudut sehingga bisa melihat kota Hongkong, sangat indah melihat lampu2 di hutan beton di malam hari, mungkin karena sedang krisis global, tengah malam lampu2 iklan dan gedung pada dimatikan ... hanya sedikit lampu yang menyala. Acara hari Jumat pagi jalan2 ke Harbor city ... mal, disana ada toko Toy's R Us yang cukup besar, senanglah si Fathur ... melihat berbagai jenis lego favoritnya dan minta dibelikan. Ada sedihnya juga, karena kondisi Hifzhan yang masih sering buang2 air besar ... acara jalan2nya agak sedikit tertunda karena harus antri ke kamar mandi karena kami hanya menyewa 1 kamar hotel saja yang juga berisi 2 double bed, jadi cukup untuk kami berlima.

Sorenya setelah shalat dhuhur dan ashar yang di jamak & qashar, kami berangkat ke the Peak, rutenya naik ferry ke Central Pier yang terletak di Hongkong Island dan dilanjutkan naik taxi ke stasiun tram. Sampai disana ternyata antriannya sangat panjang, nunggu sekitar 1 jam, papanya tidak setuju untuk ke the Peak sore itu dan mengajak ke tempat lain... yaitu Ladies Market apalagi kalau bukan belanja, aku nggak setuju ... tujuan kita bukan belanja ... aku mengingatkan, sempat terjadi perdebatan, akhirnya kita coba ke space museum yang terletak tidak terlalu jauh dari hotel. Ternyata museum sedang direnovasi sehingga tidak ada pertunjukan apapun, akhirnya nggak jadi masuk karena harga tiketnya juga tidak murah2 banget, akhirnya kita cari tempat makan malam ... yang paling gampang ya ke McD.

Besoknya sabtu, pagi2 sekitar pukul 8.30 kami berangkat lagi ke the Peak, karena masih pagi, antrian tidak terlalu panjang, naik tram sekita 10 - 15 menit, kami sampai ke the Peak, naik tramnya seru juga karena mendaki di ketinggian., ada sebelnya juga ada beberapa bule yang nyerobot waktu naik tram ... sehingga mood papa agak terganggu dan sedikit ngomel2. Waktu pulangnya kita naik tram dengan arah duduk menghadap kebelakang seperti mundur ... ngeri juga kalau tali penariknya putus, bisa meluncur bebas ke bawah :-(

Di The Peak ada museum patung lilin Madame Tussaud, replika artis dan tokoh2 terkenal yang terbuat dari lilin dan mirip banget dengan aslinya. Kebetulan kami nyampe pas museum baru buka sehingga kami pengunjung pertama hari itu dan agak leluasa untuk foto2. Dipintu masuk museum patung lilin, kita bisa berfoto dengan Obama dan harus dipotret oleh petugas, foto tersebut optional boleh dibeli, boleh tidak jika tidak berminat, hanya patung Obama yang tidak boleh dipotret dengan kamera pengunjung ... yang lainnya sih boleh dan bebas2 aja. Setelah puas foto2 dengan patung lilin yang ada ... kami naik keatas ke Sky Terrace untuk foto2 lagi, wow dingin dan anginnya lumayan kencang, beberapa lantai di bawahnya banyak restoran dan toko2 ... mulailah papa dan anak2 belanja, kaos di hard rock dan di Giordano ... padahal di Jakarta juga ada, tapi kata penjualnya sih desain setiap negara pasti beda-beda. Juga beli tas kabin ...untuk barang2 yang dibeli ... oh my God, berapa tagihan credit card yang harus dibayar bulan depan :-)

Setelah puas jalan2 di the Peak, kami pulang ke hotel untuk shalat dhuhur dan ashar yang dijamak & qashar. Setelah shalat kami naik MTR ke Cause Way, disini ada Victoria Park ... tempat kumpulnya TKI bersosialisasi jika Sabtu dan Minggu, kami tidak kesana karena katanya rame banget, akhirnya kita cari tempat makan di Cause Way Plaza ... nyari resto harus hati2 banget karena susah cari makanan yang tidak ada B2 ... akhirnya dapat juga menu yang tidak ada B2nya, kami makan dan makanannya lumayan enak. Setelah kenyang .. kamipun pulang dan sampe hotel sekitar pk 20.30, siap2 packing karena pagi2 harus ke airport untuk kembali ke Jakarta.

Hari Minggu 12 April, kami berangkat kembali ke Jakarta, di pesawat Fathur sempat ketumpahan air minum, dan harus ganti baju ... karena sudah pengalaman sebelumnya ... kali ini kami ready dengan baju ganti untuk setiap anak. Alhamdulillah pk 13:00 WIB kami sampe di Jakarta, surprise di terminal kedatangan bandara, dekat tempat pengambilan bagasi ternyata ada toilet yang masih baru, katanya sih sudah sekitar 7 bulan, tapi sayang ada beberapa dudukan toilet yang sudah kotor karena dipakai untuk jongkok dan tissuenya pada habis belum diganti ...

Heran ya bangsa kita kog tidak mau ikut merawat fasilitas umum yang ada, juga petugasnya tidak mau serius dalam bertugas ... padahal kalau di luar negeri, bangsa kita bisa patuh dan fasilitas umum toilet di negeri orang patut diacungin jempol, bersih dan tissue melimpah ruah, di Hongkong hanya satu tempat yang toiletnya agak memble yaitu di Central Pier, tissue harus beli ... kalau ke LN aku selalu siap2 botol Aqua kosong di tas ... rasanya belum afdol kalau tidak membersihkan diri dengan air.

Syukur Alhamdulillah terus kupanjatkan kepada Allah SWT karena diberi rezeki dan kesempatan melancong bawa anak2 ... semoga perjalanan ini makin mendekatkan keluarga kami kepada Allah SWT. Amin.

Salam Ina

Tuesday, March 31, 2009

Doa Seorang Istri

Hasil searching di Internet, dapat bacaan doa seorang istri yang solehah ..... kalau tidak salah ini doa istri Fir'aun yang merupakan contoh seorang istri yang solehah ... tetap bertakwa kepada Allah SWT walaupun mempunyai suami seorang manusia yang sangat sombong/zalim.

Semoga aku dapat berdoa seperti ini setiap harinya, dan berharap menjadi istri yang solehah ... hanya kepada Allah SWT lah tempat kita mengadu dan tempat kita menyerahkan cinta yang hakiki.

Ya Allah, hamba mengaku begitu banyak dosa dan kekurangan
Ilhamkan pada diri hamba cara berakhlak yang lebih mulia lagi pada suami tercinta
Ya Allah, dengan segala kemurahan-Mu ...
Hamba memohon jangan murkai suami hamba karena kelalaiannya
Maafkanlah dia dan Ampunilah dia

Dengan sepenuh cinta hamba masih tetap menyayanginya
Ya Allah, berilah hamba kekuatan untuk tetap berbakti dan memuliakannya
Engkau Maha Tahu Ya Allah ...
Hamba begitu mencintainya karena-Mu
Sampaikanlah rasa cinta ini kepadanya dengan cara terbaik-Mu
Tegurlah ia dengan jalan terbaik menuju keridhaan-Mu

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa aku beriman kepada-Mu dan Rasul-Mu dan aku menjaga kehormatanku hanya untuk suamiku, maka lindungilah aku daripada dikuasai oleh orang-orang kafir dan zalim (Riwayat Al-Bukhari, no 2104,2/722)

Salam Ina

Friday, March 20, 2009

Kuingin tetap bersujud kepada-Mu


Rabbi ..
Kubersyukur atas semua rahmat dan karuniaMu untukku
Dari dulu, sekarang hingga nanti
Dilahirkan dari rahim seorang ibu yang luar biasa dan
Didampingi oleh seorang ayah yang juga luar biasa
Dididik dan dibesarkan oleh ke dua orang tua yang sudah mengenalkan Engkau kepadaku
Orang tua yang telah mengajarku untuk mematuhi Perintah-Mu dan menjauhi Larangan-Mu
Orang tua yang telah memberikan contoh tentang kebaikan
Orang tua yang telah menyekolahkanku dengan susah payah
Orang tua yang telah memberi kasih sayangnya tanpa batas
Rabbi, ampuni dan sayangi mereka ... seperti mereka telah menyayangiku

Rabbi ..
Kubersyukur atas kehidupanku saat ini
Kau anugerahkan tubuh yang lengkap dan kesehatan yang baik
Kau amanahkan suami dan anak-anak yang menyejukkan
Yang Insya Allah dapat menjadi ladang amal-shaleh untukku
Kau amanahkan pekerjaan yang dapat memberikan hidup yang berkecukupan
Kau berikan saudara-saudara yang saling menyayangi
Kau berikan teman-teman yang baik hati
Kau berikan mbak-mbak asisten di rumah yang setia dan baik hati
Kau berikan begitu banyak kemudahan dan keberuntungan dalam hidupku
Yang takkan mampu kusebutkan satu persatu ...

Rabbi…
Sering ku bertanya dalam hatiku
Akankah aku tetap bersujud kepada-Mu jika semua rahmat dan karunia tersebut tidak kudapatkan ?
Akankah aku tetap bersujud kepada-Mu jika kehidupanku tidak seindah saat ini ?
Akankah aku tetap bersujud kepada-Mu jika Kau cabut semua kenikmatan hidupku saat ini ?Akankah aku tetap bersujud kepada-Mu jika tidak Kau ciptakan surga dan neraka ?

Rabbi …
Kuingin tetap bersujud kepada-Mu apapun kondisi yang Kau takdirkan untukku
Kuingin tetap bersujud kepada-Mu tanpa mengharapkan kenikmatan hidup belaka
Kuingin tetap bersujud kepada-Mu walaupun mendapatkan kesusahan dalam hidup ini
Kuingin tetap ikhlas atas ujian kesenangan dan kesusahan yang Kau pergilirkan kepadaku
Ku ingin bersujud kepada-Mu hanya mengharapkan keridhaan-Mu, kasih sayang-Mu, ampunan-Mu

Rabbi …
Kuingin hidup sesuai tuntunan-Mu dan teladan rasul-Mu
Kuingin hidupku bermanfaat
Kuingin matiku dalam keadaan khusnul khatimah (Al Fajr : QS89, ayat 27 – 30)

Ya ayyatuhan nafsul muthmainnah (Hai jiwa yang tenang)
Irji’ii ilaa rabbiki raadhiyatam mardhiyyah (Kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai)
Fad khulii fii ’ibaadii (maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu)
Wad khulii jannatii (dan masuklah ke dalam surga-Ku)

Salam Ina

Wednesday, March 18, 2009

Kambing Jantan the movie (tulisan Hifzhan)

Assalamualaikum wr wb.

Hahai akhirnya gw nulis juga, mo yg mana dulu? Nonton Kambing Jantan/kejadian nyeremin (voting nih boss). Oke nonton pelem dulu yak, Kambing Jantan siapa yg ga tau sih tuh film, pertama berawal dari sebuah blog iseng berjudul Kambing Jantan, jadi gini nih bagi yg belom tau jadi dia adalah Raditya Dika yg ingin melanjutkan kuliah, pertama di bingung akhirnya ortunya ngasih 2 pilihan (choise boss), mo di UI jadi dokter atau jadi ahli finance, setelah voting dgn anggota keluarganya akhirnya dptlah finance akhirnya dia memilih University of Adelaide di Australia setelah ke sana dia dpt temen dari Kediri namanya Harianto yah lika liku ia lewati di Australia, namun saying dia gagal di Australia, sedangkan temenya berhasil, iapun memutuskan balik ke Indonesia namun ia akhirnya membukukan blognya Kambing Jantan yg bercerita tentang kesehariannya di sana dan di sini jadi bestseller dan dptlah royalty pula hebat. Ada stu petuah dari dia yg sgt menyentuh yaitu,’’Bukan gw yg gagal di Australia, tapi Australia yg gagal ke gw.’’ Keren bgt yah sekarang dia melanjutkan studinya di FISIP UI.

Nah sekarang baru bagian paling menakutkan dlm hidup gw, tau sendiri kan banyak penculikan sekarang, gini nih ceritanya, baru aja gw keluar dari bioskop dan turun ke bawah tiba2 dtg org tak dikenal. Dia menghampiri gw, dan berkata,’’ Boleh pinjem hp anda saya mau telepon abang saya.’’. Dia orgnya ky rada Arab ke bule gitu postur tubuhnya kira2 tingginya yah kira2 180cm. Akhirnya gw: ‘’ maaf saya ada urusan’’ gw udh curiga bkn suudzon yah jgn slh sangka, dia: Ayolah sebebtar saja. Gw pun terbesit buat bikin alas an gini nih,’’ Maaf sya harus ke RS karena ada sodara saya, dia perlu saya jenguk”. So gw lari keluar BP (Bintaro Plaza) dan naik taxi. Gobloknya supir gw dah nungguin tapi gw ga’ ngeliat. Alhamdulillah semua selamat gw, hp gw, tukang taxi, dan baju gw tentunya kalo ga’ selamat bisa brabe dah. Pesan Moral: Hati2 terhadap siapapun yg ga’ lu kenal biarpun org baik sekalipun, dan tolong jgn meminjamkan gadget pada siapapun yg ga’ lu kenal ato ga’ terpercaya.

Salam Hifzhan

Tuesday, March 03, 2009

Tugas ke Lokasi Proyek


Beberapa waktu yang lalu, aku ditugaskan kantor untuk mengawasi pengambilan sample gas di lokasi pemboran sumur gas yang terletak di lokasi proyek sekitar 60 km dari Luwuk, Sulawesi Tengah. Sebenarnya sudah lama pengen melihat lokasi proyek, setiap disuruh berkunjung kesana aku belum mau ... karena ngeri membayangkan naik pesawat yang kecil dari Menado ke Luwuk, untunglah sejak tahun 2008 tersedia penerbangan dengan ukuran yang lebih besar dari Makassar ke Luwuk, sehingga dengan ucapan Bismillahirrahmanirahim aku siap ditugaskan kesana.

Hari Rabu 25 Februari 2009, aku berangkat dari Jakarta ke Makassar dengan Garuda pk 7.10 WIB pagi dan sampai di Makassar sekitar pukul 10.10 WIT, kemudian dilanjutkan naik Batavia Makssar - Luwuk dengan jadwal pk. 12.25 WIT, ternyata pesawatnya delay sekitar 1 jam, sehingga aku sempat melihat-lihat suasana di Bandara Sultan Hasanuddin Makssar, yang ternyata keren .. he..he mungkin airport yang paling bagus se Indonesia ... ruangannya terlihat luas karena langit-langitnya tinggi, dengan layout ruang tunggu yang mirip2 Changi Singapore.
Sampai di Luwuk pk 15.30 WIT dijemput oleh team proyek dan langsung ke Hotel Igora yang terletak sekitar 2 km dari airport Bubung Luwuk, tadinya aku membayangkan hotelnya besar .. ternyata kecil ... tapi lumayan bersih dan pelayanannya bagus termasuk sarapan yang disiapkan sendiri oleh ibu yang punya hotel, sarapan paginya enak ala masakan rumah, setiap pagi berganti2, nasi goreng, nasi kuning, nasi uduk dan juga disediakan bubur dan roti serta kue dan pisang emas yang ukurannya kecil2 khas Luwuk. Selama aku disana, tiap malam diajak makan di restoran Nelayan .. karena selain dekat dengan hotel dan juga tempatnya cukup ok ... makan ikan bakar dengan sambe dabu2, sambel mangga, cah kangkung dan kepiting saus tiram .. hmm lezat, ah .. lupakan berat badan ..ntar di Jakarta harus diet he..he.
Kota Luwuk merupakan ibukota kabupaten Banggai, jalan rayanya terletak di pinggir laut dan kemudian disisi lainnya langsung bukit .. sehingga sangat sukar mencari dataran yang luas untuk lokasi tapak kilang LNG maupun lokasi fasilitas produksi untuk gas, sebagian besar harus meratakan bukit-bukit yang ada, sungguh pekerjaan yang tidak mudah dan butuh biaya yang cukup besar, semoga saja proyek ini jadi terlaksana. Menurut aku pemandangan laut kota Luwuk cukup indah ... apalagi kalau dilihat di malam hari ... saat lampu-lampu dinyalakan di kota dan rumah2 yang terletak di perbukitan.
Kabupaten Banggai menghasilkan makanan laut yang cukup melimpah yang dikirim ke berbagai kota lainnya .. juga merupakan lumbung padi bagi pulau Sulawesi. Kotanya juga cukup aman .. katanya jarang ada kriminal di daerah ini, semoga suasana seperti ini dapat terus dipertahankan walaupun nantinya akan ada beberapa proyek besar di daerah tersebut. Sayangnya listrik di kota Luwuk dan kota kecamatan lainnya masih sering hidup-mati, jatahnya digilir .. hampir setiap hari kena giliran pemadaman, sehingga sering harus kipas2 pakai koran he..he, bayangkan di hotel nggak ada AC dan TV karena tidak ada listrik, genset di hotel hanya cukup untuk lampu saja.
Setiap pagi aku berangkat ke lokasi proyek dan terus berada di camp sampai sore atau bahkan malam, ini pengalaman pertamaku melihat suasana pemboran sumur, sebagai kegiatan sektor hulu industri minyak dan gas, karena sebelumnya aku lebih banyak berkarir di sektor hilirnya. Petugas laboratory yang bertugas mengambil dan menganalisa sample dari Schlumberger ternyata perempuan ada 3 orang .. mereka masih sangat muda dan trampil melaksanakan tugasnya, penampilan sudah seperti cowok aja ... memakai coverall dan perlengkapan keselamatan lainnya serta memegang berbagai kunci he..he untuk membuka dan memasang sample silinder, berminggu2 berada di lokasi pemboran bersama2 dengan petugas lainnya yang dikuasai kaum laki-laki. Bravo ... kaum perempuan.
Hari Senin 2 Maret 2009, aku dan 2 orang teman kantor berangkat kembali ke Jakarta, ternyata pesawat Batavia Luwuk - Makassar delay 2.5 jam sehingga kami baru sampai di Makassar pk 18.15 WIT, padahal jadwal pesawat Garuda yang terakhir pk 17.35 WIT, wah .. harus nginap di Makssar nih .. kami sudah merencanakan makan Konro atau Coto Makassar he..he. Ternyata kami masih beruntung ... pesawat Garudanya juga delay 1 jam, dengan berlari2 kami menuju counter Garuda dan Alhamdulillah bisa berangkat malam itu juga dan sampai di Jakarta pk. 19.30 WIB. Oh ya ... sambil menunggu waktu delay pesawat di Luwuk ..kami menyempatkan diri mencari durian he..he karena belum musimnya hanya ketemu 1 orang penjual, langsung deh .. durian itu dibeli dan dimakan di tempat, hm ...yummi.

Salam Ina